Siapa sangka, domain kebanggaan Indonesia, .id, kini benar-benar menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Dengan pencapaian fantastis lebih dari 1,3 juta pengguna, domain lokal ini berhasil menyingkirkan dominasi .com yang selama ini merajai ranah digital Tanah Air. Ini bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata transformasi digital Indonesia yang semakin mandiri dan berdaulat di era serba digital.
Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) baru-baru ini mengumumkan kabar gembira tersebut. Hingga September 2025, tercatat ada 1.331.180 domain .id yang aktif digunakan, sebuah lonjakan signifikan yang melampaui ekspektasi. Ketua PANDI, John Sihar Simanjuntak, bahkan optimis target 1.350.000 domain di akhir tahun akan tercapai lebih cepat dari jadwal.
Domain .ID, Identitas Digital Kebanggaan Bangsa
Capaian ini bukan sekadar statistik belaka, melainkan cerminan dari semakin kuatnya identitas digital Indonesia. John Sihar Simanjuntak menegaskan bahwa domain .id kini telah diterima luas oleh berbagai lapisan masyarakat. Mulai dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga perusahaan raksasa, lembaga pemerintahan, dan komunitas kreatif, semuanya menunjukkan kepercayaan terhadap domain lokal.
Sejak Januari 2024, domain .id secara resmi mengambil alih takhta dari .com sebagai domain paling banyak digunakan di Indonesia. Sebuah momen bersejarah yang menandai kemandirian digital bangsa. Ini adalah bukti bahwa ekosistem digital kita semakin matang dan siap bersaing di kancah global.
Bagaimana .ID Mengalahkan .COM? Ini Angka-angkanya!
Pergeseran dominasi ini bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari pertumbuhan yang konsisten dan strategis yang dilakukan PANDI. Data PANDI menunjukkan adopsi domain .id terus meroket dalam beberapa tahun terakhir, menunjukkan peningkatan signifikan dari waktu ke waktu. Dari 680 ribu situs pada tahun 2022, angka itu melonjak menjadi 885 ribu pada 2023, kemudian menembus 1,15 juta pada 2024, hingga mencapai 1,3 juta di tahun 2025 ini.
Pada awal tahun 2024, market share .id berhasil menyalip .com dengan perbandingan 48 persen berbanding 40 persen. Tren positif ini terus berlanjut, dan di awal tahun 2025, dominasi .id semakin tak terbantahkan. Dengan market share mencapai 57 persen, domain lokal ini jauh meninggalkan .com yang hanya mencatatkan 35 persen. Angka-angka ini berbicara banyak tentang preferensi pengguna internet di Indonesia yang semakin sadar akan pentingnya identitas lokal.
Mengapa Domain .ID Begitu Diminati?
Ada beberapa alasan kuat mengapa domain .id kini menjadi pilihan utama bagi banyak pihak. Pertama, penggunaan domain .id memberikan kesan profesionalisme dan kredibilitas yang tinggi, terutama bagi bisnis yang menargetkan pasar Indonesia. Ini membangun kepercayaan konsumen lokal yang merasa lebih dekat dengan merek yang menggunakan identitas negara mereka.
Kedua, dari segi optimasi mesin pencari (SEO), domain .id memiliki keunggulan tersendiri untuk pencarian lokal. Google dan mesin pencari lainnya cenderung memprioritaskan situs dengan domain lokal untuk hasil pencarian di wilayah geografis tersebut. Ini sangat menguntungkan UMKM dan bisnis yang ingin menjangkau pelanggan di Indonesia secara efektif.
Ketiga, penggunaan domain .id juga merupakan bentuk dukungan terhadap kemandirian digital bangsa. Dengan memilih domain lokal, kita turut berkontribusi dalam memperkuat ekosistem internet di Indonesia. Ini adalah langkah kecil namun berdampak besar untuk membangun kedaulatan digital negara.
Dari Lokal ke Global: .ID Mendunia!
Kabar baiknya, popularitas domain .id tidak hanya terbatas di dalam negeri saja. John Sihar Simanjuntak mengungkapkan bahwa sebanyak 16 persen dari total pengguna domain .id berada di luar Tanah Air. Ini menunjukkan bahwa domain .id juga memiliki daya tarik dan pengakuan di kancah internasional.
Angka 16 persen pengguna global ini membuktikan bahwa domain .id bukan hanya sekadar identitas lokal, melainkan juga simbol kredibilitas yang diakui secara internasional. Ini membuka peluang besar bagi bisnis dan individu Indonesia untuk membangun merek global dengan tetap membawa identitas kebangsaan mereka. Dengan demikian, domain .id menjadi jembatan bagi Indonesia untuk semakin dikenal di seluruh dunia.
Terobosan Baru: Lahirnya .AI.ID untuk Masa Depan AI Indonesia
Tak berhenti di situ, PANDI terus berinovasi untuk mendukung perkembangan teknologi di Indonesia. Mereka baru saja mengungkap langkah barunya dengan menghadirkan Second Level Domain (SLD) baru, yaitu .ai.id. Ini adalah sebuah inisiatif revolusioner yang dirancang khusus untuk mendukung ekosistem Kecerdasan Buatan (AI) di Indonesia.
Domain .ai.id ini akan dicanangkan bersama Kolaborasi Riset & Inovasi Kecerdasan Artificial Indonesia (Korika) pada gelaran AI Innovation Summit (AIIS) tanggal 16 September 2025. Peluncuran ini diharapkan menjadi tonggak penting bagi perkembangan AI di Tanah Air. Dengan adanya domain ini, Indonesia dapat menjadi pusat inovasi AI yang kredibel dan terpercaya.
Domain .ai.id dirancang untuk dimanfaatkan oleh para pelaku industri, peneliti, startup, maupun komunitas yang bergerak di bidang teknologi AI. Ini akan menjadi identitas digital yang kuat bagi mereka yang berkecimpung di dunia kecerdasan buatan. Dengan demikian, Indonesia diharapkan mampu menjadi wadah identitas yang kredibel bagi para inovator AI, menarik talenta terbaik, dan mendorong kolaborasi yang lebih erat.
Apa Artinya Ini Bagi Kamu?
Bagi kamu pemilik bisnis, startup, atau bahkan individu yang ingin membangun kehadiran online, ini adalah momen tepat untuk mempertimbangkan domain .id. Selain mendapatkan manfaat SEO lokal dan membangun kepercayaan konsumen, kamu juga turut serta dalam gerakan kemandirian digital Indonesia. Memilih .id berarti memilih identitas yang kuat dan relevan di pasar digital saat ini.
Masa depan internet Indonesia tampak semakin cerah dengan dominasi domain .id dan inovasi seperti .ai.id. Ini adalah bukti nyata bahwa Indonesia tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pemain kunci dalam lanskap digital global. Mari bersama-sama kita dukung dan manfaatkan potensi luar biasa dari domain .id untuk kemajuan bangsa!


















