Pendidikan tinggi adalah pilar utama kemajuan suatu bangsa, dan di era yang serba cepat ini, inovasi menjadi kunci mutlak untuk bertahan dan berkembang. Di tengah gelombang transformasi digital yang tak terhindarkan, dua institusi pendidikan terkemuka di Indonesia, Universitas Nusa Mandiri (UNM) dan Universitas Krisnadwipayana (UNKRIS), mengambil langkah proaktif yang patut diacungi jempol. Mereka bersinergi dalam sebuah kegiatan studi banding yang sangat strategis.
Bertajuk ‘Best Practice Sistem Penjaminan Mutu Internal dan Kurikulum Prodi Unggul’, acara ini berlangsung di Kampus UNM Margonda, Depok, pada Selasa, 30 September 2025. Ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan sebuah forum penting yang mencerminkan komitmen mendalam kedua universitas. Tujuannya jelas: memperkuat fondasi akademik dan tata kelola mutu pendidikan tinggi, demi melahirkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas, tetapi juga siap bersaing di kancah global.
Awal Mula Sinergi: Misi Bersama Menuju Pendidikan Unggul
Kolaborasi antara UNM dan UNKRIS ini lahir dari kesadaran kolektif akan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan di tanah air. Mereka memahami betul bahwa di tengah arus informasi yang deras dan perubahan teknologi yang konstan, kurikulum haruslah dinamis dan responsif. Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) pun tak boleh ketinggalan, harus selalu dievaluasi dan diperbarui agar relevan dengan kebutuhan zaman.
Inisiatif studi banding ini menjadi jembatan emas untuk saling bertukar gagasan dan praktik terbaik yang telah terbukti efektif. Kedua belah pihak bertekad untuk memastikan bahwa standar pendidikan yang mereka tawarkan tidak hanya memenuhi kriteria nasional, tetapi juga mampu bersaing di tingkat internasional. Ini adalah upaya nyata untuk menciptakan lingkungan akademik yang inovatif dan berdaya saing tinggi.
Mengapa Studi Banding Ini Penting? Membedah Tujuan dan Manfaat
Eni Heni Hermaliani, Sekretaris Prodi Ilmu Komputer (S2) UNM, dengan lugas menjelaskan esensi dari kegiatan ini. Menurutnya, studi banding ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama dalam implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, sebuah pilar penting yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Fokus utamanya adalah pada peningkatan mutu akademik yang berkelanjutan.
Lebih lanjut, Eni menekankan pentingnya pengembangan kurikulum unggul yang adaptif terhadap perubahan zaman, serta implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang tidak hanya sesuai, tetapi juga melampaui standar nasional. Ini adalah langkah proaktif yang visioner, dirancang untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dan dibutuhkan oleh pasar kerja yang terus berkembang pesat.
Wajah-wajah di Balik Kolaborasi: Siapa Saja yang Terlibat?
Dari jajaran UNM, hadir sejumlah figur kunci yang menunjukkan keseriusan institusi. Ada Kaprodi Sistem Informasi (S1) Sukmawati Anggraeni Putri, yang dikenal dengan inovasinya di bidang kurikulum. Turut mendampingi adalah Sekretaris Prodi Ilmu Komputer (S2) Eni Heni Hermaliani, yang aktif dalam pengembangan program studi. Tim Badan Penjaminan Mutu (BPM) diwakili oleh Endang Pujiastuti, sementara urusan komunikasi dan publikasi dipegang oleh Humas UNM, Panggah S Muanif.
Delegasi UNKRIS pun tak kalah mentereng. Mereka dipimpin langsung oleh Direktur Pascasarjana, yang membawa visi strategis untuk program studi lanjutan. Ada pula Kaprodi Program Doktoral Ilmu Hukum Fakultas Hukum, yang memberikan perspektif mendalam tentang standar akademik tertinggi. Tak ketinggalan, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Internal UNKRIS turut hadir, menegaskan komitmen institusi terhadap kualitas pendidikan. Kehadiran para pimpinan ini menjadi bukti nyata keseriusan dan komitmen penuh dari kedua belah pihak untuk mencapai tujuan bersama.
Diskusi Mendalam: Bongkar Rahasia Kurikulum dan Penjaminan Mutu
Suasana di Kampus UNM Margonda pada hari itu begitu hidup, hangat, dan penuh antusiasme. Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan resmi dari kedua belah pihak, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi mendalam yang menjadi inti acara. Forum ini menjadi wadah interaktif di mana para ahli dari UNM dan UNKRIS saling bertukar pengalaman, strategi, dan praktik terbaik dalam mengelola sistem penjaminan mutu serta mengembangkan kurikulum yang inovatif.
"Melalui forum diskusi interaktif ini, kami saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik guna menjawab tantangan pendidikan tinggi di era transformasi digital," ungkap Eni Heni Hermaliani, yang memberikan pandangannya pada Kamis (2/10/2025). Pernyataan ini menegaskan betapa krusialnya dialog terbuka dan kolaborasi antar institusi untuk menemukan solusi terbaik di tengah kompleksitas dunia pendidikan saat ini. Diskusi ini tidak hanya teoritis, tetapi juga praktis, mencari implementasi nyata yang bisa langsung diterapkan.
Tantangan Era Digital dan Solusi Inovatif
Era transformasi digital bukan lagi masa depan, melainkan realitas yang harus dihadapi oleh setiap institusi pendidikan. Tantangannya besar: bagaimana memastikan kurikulum mampu membekali mahasiswa dengan keterampilan abad ke-21 yang relevan, seperti pemikiran kritis, kreativitas, kolaborasi, dan literasi digital? Di sisi lain, sistem penjaminan mutu harus terus berevolusi untuk memastikan relevansi dan kualitas lulusan, agar mereka tidak hanya memiliki gelar, tetapi juga kompetensi yang dibutuhkan industri.
Dalam sesi diskusi, kedua universitas mengupas tuntas bagaimana mereka berinovasi dalam merancang kurikulum yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga praktik dan proyek nyata. Mereka juga membahas strategi implementasi SPMI yang efektif, termasuk penggunaan teknologi untuk monitoring dan evaluasi. Tujuannya adalah agar setiap program studi dapat menghasilkan output terbaik, sesuai dengan standar yang ditetapkan dan bahkan melampauinya, menciptakan lulusan yang siap menjadi agen perubahan di masyarakat.
Harapan dan Langkah Nyata: Menuju Ekosistem Pendidikan Berkelas Dunia
Sukmawati Anggraeni Putri dari UNM, dengan penuh optimisme, menyampaikan harapannya agar kolaborasi strategis ini tidak berhenti di sini. "Kami berharap UNM dan UNKRIS dapat terus berkolaborasi membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas, yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional," ujarnya. Ini adalah visi jangka panjang yang membutuhkan komitmen berkelanjutan dari kedua belah pihak.
Fokus utama kolaborasi ini adalah pada penerapan penjaminan mutu yang komprehensif dan pengembangan kurikulum berbasis prodi unggul. Ini bukan hanya tentang memenuhi standar akreditasi, tetapi juga melampauinya untuk menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif, inovatif, dan berdaya saing tinggi. Tujuannya adalah agar setiap mahasiswa mendapatkan pengalaman pendidikan terbaik yang mempersiapkan mereka untuk masa depan yang dinamis.
Dari sisi UNKRIS, Direktur Pascasarjana Ismail Razak, turut menegaskan pentingnya studi banding ini sebagai langkah strategis yang visioner. "Kegiatan ini tidak hanya sebatas silaturahmi, tetapi juga menjadi wadah penting untuk membangun sinergi dalam penerapan penjaminan mutu internal serta pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman," kata Ismail. Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa kolaborasi ini adalah investasi untuk masa depan pendidikan tinggi Indonesia.
Inspirasi untuk Perguruan Tinggi Lain: Membangun Masa Depan Bersama
Melalui studi banding yang produktif ini, Universitas Nusa Mandiri kembali menegaskan posisinya sebagai kampus yang sangat terbuka terhadap kolaborasi dan inovasi. Mereka terus berupaya menghadirkan terobosan-terobosan baru, baik dalam pengembangan kurikulum yang adaptif maupun dalam penyempurnaan sistem penjaminan mutu internal yang efektif. Ini adalah bukti nyata komitmen UNM untuk menjadi pelopor dalam peningkatan kualitas pendidikan.
"Kami berharap, sinergi antara UNM dan UNKRIS ini dapat menjadi contoh praktik baik yang menginspirasi perguruan tinggi lainnya di seluruh Indonesia," tambah Sukmawati. Visi ini melampaui kepentingan dua institusi saja; ini adalah ajakan untuk seluruh ekosistem pendidikan tinggi agar bersama-sama membangun masa depan yang lebih cerah. Tujuannya adalah menciptakan pendidikan tinggi yang unggul, adaptif terhadap perubahan, dan berkelanjutan, demi kemajuan bangsa.
Kolaborasi ini membuktikan bahwa dengan semangat kebersamaan, keinginan untuk terus belajar, dan komitmen terhadap kualitas, perguruan tinggi dapat menciptakan dampak positif yang jauh lebih luas. Ini adalah langkah nyata menuju masa depan pendidikan yang lebih cerah, di mana setiap lulusan tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga keterampilan dan karakter yang kuat untuk menghadapi tantangan global dengan percaya diri dan menjadi pemimpin di bidangnya masing-masing. Ini adalah investasi jangka panjang untuk generasi penerus bangsa.


















