banner 728x250

Bang Si-hyuk HYBE Terseret Skandal IPO Triliunan: Diperiksa Polisi, Apa yang Terjadi?

bang si hyuk hybe terseret skandal ipo triliunan diperiksa polisi apa yang terjadi portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Pendiri sekaligus Pimpinan HYBE, Bang Si-hyuk, baru-baru ini memenuhi panggilan pemeriksaan polisi. Sosok di balik kesuksesan global grup idola BTS ini terseret dalam dugaan kasus penipuan penawaran umum perdana (IPO) yang melibatkan keuntungan fantastis senilai 190 miliar won, atau setara dengan Rp2,25 triliun. Pemeriksaan ini sontak mengguncang industri hiburan Korea Selatan dan menimbulkan pertanyaan besar tentang transparansi di balik gemerlapnya K-Pop.

Bang Si-hyuk hadir di Kantor Kepolisian Metropolitan Seoul di Mapo, Seoul barat, untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Ia diduga melanggar Undang-Undang Pasar Modal, sebuah tuduhan serius yang bisa berujung pada konsekuensi hukum yang berat. Kasus ini bukan sekadar masalah finansial biasa, melainkan menyentuh integritas pasar modal dan kepercayaan investor.

banner 325x300

"Saya minta maaf atas tindakan saya yang menimbulkan kekhawatiran," ujar Bang Si-hyuk kepada awak media. Ia menambahkan, "Saya akan menjalani penyelidikan dengan sungguh-sungguh." Pernyataan singkat ini mencerminkan gravitasi situasi yang sedang dihadapinya, sekaligus menunjukkan kesediaannya untuk kooperatif dengan pihak berwenang.

Mengapa Bang Si-hyuk Diperiksa Polisi? Dugaan Penipuan IPO Triliunan Rupiah

Inti dari permasalahan ini berpusat pada dugaan manipulasi informasi terkait rencana IPO HYBE di tahun 2019. Bang Si-hyuk diduga menipu investor dengan menyatakan bahwa ia tidak berencana untuk melakukan penawaran umum perdana pada saat itu. Pernyataan ini disinyalir menjadi strategi untuk membujuk para investor agar menjual saham perusahaan kepada perusahaan ekuitas swasta yang terafiliasi dengannya.

Para investor, yang kemudian merasa dirugikan, meyakini bahwa HYBE sebenarnya sudah bersiap untuk go public. Polisi menduga bahwa setelah proses IPO benar-benar terlaksana, Bang Si-hyuk berhasil mengantongi keuntungan besar senilai 190 miliar won. Keuntungan ini diduga berasal dari penjualan saham perusahaan ekuitas swasta tersebut, yang sebelumnya telah mengakuisisi saham dari investor yang "tertipu." Skema ini, jika terbukti benar, merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip-prinsip pasar modal yang adil dan transparan.

Dugaan penipuan ini bukan hanya soal angka triliunan rupiah, tetapi juga tentang etika bisnis dan perlindungan investor. Pasar modal mengandalkan informasi yang akurat dan jujur agar investor dapat membuat keputusan yang tepat. Jika ada indikasi manipulasi, hal itu bisa merusak kepercayaan publik terhadap seluruh sistem.

Kronologi Penyelidikan: Jejak Panjang Kasus Triliunan

Kasus ini memiliki jejak penyelidikan yang cukup panjang dan melibatkan beberapa lembaga. Awalnya, Bang Si-hyuk sudah menjadi target penyelidikan oleh Komisi Sekuritas dan Berjangka di bawah Komisi Jasa Keuangan sejak tahun 2019. Penyelidikan awal ini berfokus pada dugaan menyesatkan investor, yang menjadi cikal bakal kasus yang lebih besar.

Setelah melalui proses awal, pihak kepolisian mulai mengambil alih dan memperdalam penyelidikan kasus ini pada akhir tahun 2024. Langkah-langkah konkret pun diambil untuk mengumpulkan bukti. Pada Juni 2025, polisi menggeledah Bursa Korea untuk menyita dokumen-dokumen penting yang terkait dengan pencatatan saham HYBE.

Tidak berhenti di situ, bulan berikutnya, tepatnya Juli 2025, kantor pusat HYBE juga digerebek. Penggerebekan ini bertujuan untuk mencari bukti tambahan yang bisa menguatkan dugaan penipuan IPO. Serangkaian tindakan ini menunjukkan keseriusan pihak berwenang dalam mengungkap kebenaran di balik dugaan skandal triliunan rupiah ini.

Dampak dan Reaksi: Dari Publik hingga Pasar Saham

Kasus yang menimpa Bang Si-hyuk tentu saja menimbulkan berbagai reaksi. Di kalangan publik, khususnya penggemar K-Pop, berita ini menjadi sorotan utama. HYBE, dengan artis-artis globalnya seperti BTS, adalah simbol kesuksesan Korea Selatan di panggung dunia. Skandal yang melibatkan pimpinannya bisa mencoreng citra perusahaan dan bahkan industri secara keseluruhan.

Di sisi pasar saham, kabar pemeriksaan ini berpotensi memicu gejolak. Saham HYBE bisa mengalami tekanan jual akibat sentimen negatif dari investor. Kepercayaan investor adalah aset yang sangat berharga, dan kasus hukum semacam ini dapat mengikisnya dengan cepat. Analis pasar akan memantau ketat perkembangan kasus ini untuk menilai dampaknya terhadap valuasi perusahaan.

Selain dugaan penipuan IPO, HYBE juga menghadapi investigasi pajak terpisah dari Layanan Pajak Nasional. Investigasi ini terkait dugaan transaksi sekuritas yang curang sehubungan dengan IPO perusahaan. Adanya dua investigasi besar secara bersamaan menambah kompleksitas dan tekanan bagi HYBE serta pimpinannya. Ini menunjukkan bahwa otoritas Korea Selatan sedang serius menyoroti praktik bisnis di perusahaan hiburan raksasa ini.

Apa Selanjutnya untuk Pendiri HYBE?

Pemeriksaan polisi yang dijalani Bang Si-hyuk hanyalah langkah awal dalam proses hukum yang panjang. Setelah pemeriksaan, pihak kepolisian akan mengumpulkan semua bukti dan keterangan untuk memutuskan apakah ada cukup dasar untuk mengajukan dakwaan. Jika dakwaan diajukan, kasus ini akan berlanjut ke pengadilan.

Konsekuensi hukum yang mungkin dihadapi Bang Si-hyuk bisa sangat berat, mulai dari denda besar hingga hukuman penjara, jika terbukti bersalah. Selain itu, dampak reputasi bagi dirinya dan HYBE akan sangat signifikan. Citra sebagai pemimpin yang inovatif dan visioner bisa tercoreng oleh tuduhan penipuan.

Sejak awal, Bang Si-hyuk telah menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan masalah ini dengan cepat. "Saya berkomitmen untuk menyelesaikan masalah ini dengan cepat, sehingga Anda dapat fokus pada keahlian Anda, menciptakan dan berbagi hiburan dan budaya yang bergema di seluruh dunia," ujarnya. Pernyataan ini mungkin ditujukan untuk menenangkan karyawan dan para artis di bawah naungan HYBE, agar mereka tetap fokus pada pekerjaan kreatif mereka di tengah badai hukum yang sedang berlangsung.

Kasus ini menjadi pengingat penting akan pentingnya tata kelola perusahaan yang baik dan transparansi di semua sektor, termasuk industri hiburan. Bagaimana kasus ini berakhir akan menjadi pelajaran berharga bagi banyak perusahaan di Korea Selatan dan dunia. Kita tunggu saja bagaimana kelanjutan dari drama hukum yang melibatkan salah satu tokoh paling berpengaruh di balik fenomena K-Pop global ini.

banner 325x300