Kabar membanggakan sekaligus mengejutkan datang dari Universitas Nusa Mandiri (UNM), Kampus Digital Bisnis yang tak henti mencetak talenta-talenta unggul. Salah satu mahasiswi terbaiknya, Nanda Khairunnisa, berhasil menorehkan prestasi gemilang yang membuat banyak pihak berdecak kagum. Ia sukses lolos seleksi ketat Program Magang Mandiri yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III.
Ini bukan sekadar magang biasa, melainkan gerbang emas menuju pengalaman profesional yang tak ternilai di salah satu lembaga pendidikan tinggi paling penting di Indonesia. Keberhasilan Nanda menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa UNM memiliki daya saing yang luar biasa. Mereka siap menghadapi tantangan dunia kerja yang sesungguhnya.
Siapa Nanda Khairunnisa dan Apa yang Ia Raih?
Nanda Khairunnisa adalah mahasiswi aktif Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNM. Prestasinya ini menjadi bukti nyata dedikasi, ketekunan, dan kemampuannya di bidang akademik serta kesiapan untuk terjun ke dunia profesional. Ia telah menunjukkan bahwa dengan kerja keras, impian besar bisa diraih.
Ia akan memulai petualangan magangnya yang berharga mulai 1 September hingga 31 Desember 2025. Penempatannya di posisi strategis Tata Usaha & Barang Milik Negara akan memberinya kesempatan langka. Nanda akan mendalami tata kelola administrasi, manajemen aset negara, serta berbagai aspek operasional penting di lingkungan LLDikti.
Bayangkan, empat bulan penuh di jantung birokrasi pendidikan tinggi yang vital! Pengalaman ini tentu akan sangat berharga untuk membentuk karier Nanda di masa depan, memberinya pemahaman mendalam tentang sistem dan praktik terbaik dalam manajemen pemerintahan. Ini adalah fondasi kuat untuk karier yang cemerlang.
Program Magang Mandiri LLDikti: Gerbang Emas Karier
Program Magang Mandiri LLDikti Wilayah III dikenal sebagai salah satu program paling kompetitif dan bergengsi di kalangan mahasiswa. Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di wilayah III berlomba-lomba untuk mendapatkan kesempatan emas ini setiap tahunnya. Seleksi yang ketat memastikan hanya kandidat terbaik yang terpilih.
Keberhasilan Nanda menunjukkan bahwa mahasiswa UNM memiliki daya saing yang tinggi, bahkan di kancah yang lebih luas. Mereka tidak hanya unggul dalam teori yang diajarkan di kelas, tetapi juga memiliki keterampilan praktis dan mental yang siap menghadapi tantangan dunia kerja. Ini adalah cerminan kualitas pendidikan di UNM.
Magang di LLDikti bukan hanya tentang mendapatkan pengalaman kerja, tetapi juga membangun jaringan profesional yang luas. Nanda akan berinteraksi dengan para profesional di bidang pendidikan dan administrasi, membuka pintu bagi peluang karier di masa depan yang mungkin tidak terpikirkan sebelumnya. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depannya.
UNM, Kampus Digital Bisnis yang Tak Hanya Jual Teori
Di balik kesuksesan Nanda, ada ekosistem pendidikan UNM yang mendukung penuh pengembangan karier mahasiswanya. Universitas Nusa Mandiri memang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis yang fokus pada relevansi industri dan kebutuhan pasar kerja masa kini. Mereka memahami bahwa dunia terus berubah, dan pendidikan harus beradaptasi.
UNM tak hanya mengajarkan teori-teori klasik, tetapi juga memastikan mahasiswanya memiliki bekal praktis dan keterampilan digital yang relevan. Kurikulum mereka dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan analisis data, pemasaran digital, manajemen proyek berbasis teknologi, dan inovasi bisnis. Inilah yang membedakan UNM dari kampus lainnya.
Fokus pada "Digital Bisnis" berarti mahasiswa UNM tidak hanya belajar cara mengelola bisnis, tetapi juga cara memanfaatkan teknologi digital untuk menciptakan nilai, memecahkan masalah, dan berinovasi. Mereka dilatih untuk menjadi pemimpin yang adaptif dan siap menghadapi era revolusi industri 4.0 dan 5.0.
Nusa Mandiri Career Center (NCC) dan IEP 3+1: Kunci Sukses Mahasiswa
Salah satu program unggulan UNM yang menjadi kunci keberhasilan mahasiswa seperti Nanda adalah Internship Experience Program (IEP) 3+1. Program ini digagas oleh Nusa Mandiri Career Center (NCC) dan dirancang khusus untuk menjembatani kesenjangan antara dunia kampus dan dunia kerja secara efektif. Ini adalah investasi nyata UNM pada masa depan mahasiswanya.
Melalui IEP 3+1, mahasiswa menjalani tiga tahun pembelajaran intensif di kampus, mendalami teori dan konsep dasar. Setelah itu, mereka akan menjalani satu tahun penuh pengalaman kerja profesional di perusahaan atau instansi mitra yang telah bekerja sama dengan UNM. Ini adalah kesempatan emas untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari.
Hasilnya? Mahasiswa UNM tak hanya lulus dengan ijazah yang menunjukkan kualifikasi akademik mereka. Mereka juga membawa pulang portofolio pengalaman kerja yang konkret, relevan, dan sangat dicari oleh perusahaan saat ini. Portofolio ini menjadi bukti nyata kemampuan dan kesiapan mereka untuk langsung berkontribusi di dunia kerja.
Apresiasi Kampus dan Inspirasi untuk Generasi Muda
Kepala Kampus Universitas Nusa Mandiri Jatiwaringin, Bryan Givan, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi gemilang yang diraih Nanda Khairunnisa. Keberhasilan ini menjadi sorotan dan kebanggaan bagi seluruh civitas academica UNM.
Menurut Bryan, keberhasilan Nanda adalah bukti nyata bahwa mahasiswa UNM tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga siap bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif dan dinamis. Mereka adalah calon-calon pemimpin masa depan yang telah dibekali dengan keterampilan dan mental juara.
"Program unggulan seperti IEP 3+1 adalah langkah strategis kampus dalam menyiapkan mahasiswa agar memiliki kompetensi dan pengalaman yang relevan," paparnya. "Kami bangga Nanda bisa mewakili UNM dalam program bergengsi ini, semoga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan meraih impian mereka."
Pencapaian ini sekaligus menegaskan posisi UNM sebagai Kampus Digital Bisnis yang konsisten melahirkan generasi unggul. Mereka adalah para profesional muda yang kompetitif, inovatif, dan berdaya saing tinggi, siap menghadapi tantangan global dengan percaya diri. UNM terus berkomitmen untuk menjadi garda terdepan dalam pendidikan.
"Keberhasilan Nanda menjadi bukti bahwa mahasiswa UNM tidak hanya belajar teori," kata Bryan. "Mereka juga siap beradaptasi dan berkontribusi secara nyata di dunia kerja profesional, bahkan sejak sebelum lulus. Ini adalah nilai tambah yang tak ternilai bagi para lulusan kami."
Masa Depan Cerah Menanti Lulusan UNM
Dengan bekal pengalaman magang di LLDikti Wilayah III, Nanda Khairunnisa kini memiliki keunggulan kompetitif yang signifikan di pasar kerja. Ia telah membuktikan bahwa kesempatan emas selalu ada bagi mereka yang berani mencoba, berjuang, dan terus mengembangkan diri. Kisahnya adalah inspirasi bagi banyak orang.
Kisah Nanda adalah cerminan dari visi UNM untuk mencetak lulusan yang tak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga siap terjun langsung ke industri dengan bekal keterampilan yang mumpuni. Mereka adalah para inovator, pemecah masalah, dan pemimpin masa depan yang akan membawa perubahan positif.
Jadi, apakah kamu siap mengikuti jejak Nanda dan meraih karier impianmu? Universitas Nusa Mandiri terus membuka pintu bagi talenta-talenta muda yang ingin mengembangkan diri, mengeksplorasi potensi, dan membangun masa depan yang cerah. Jangan lewatkan kesempatan emasmu untuk menjadi bagian dari Kampus Digital Bisnis ini!


















