banner 728x250

Terkuak! Ledakan Gas Dahsyat Guncang Ruko MOI, 6 Karyawan Terluka Parah

terkuak ledakan gas dahsyat guncang ruko moi 6 karyawan terluka parah portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Sebuah insiden mengerikan mengguncang Mall of Indonesia (MOI), Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Kamis lalu. Ledakan tabung gas dahsyat di sebuah ruko lantai dua melukai enam karyawan, meninggalkan duka dan pertanyaan besar. Polisi kini tengah menyelidiki penyebab pasti dari kejadian tragis ini.

Kronologi Kejadian Mencekam

banner 325x300

Pagi itu, sekitar pukul 05.00 WIB, aktivitas memasak di lantai dua Ruko French Walk F03 berjalan seperti biasa. Karyawan bernama Fikri yang sedang beristirahat di lantai satu, tiba-tiba dikejutkan oleh suara ledakan keras yang memekakkan telinga. Suara dahsyat itu berasal dari lantai dua, memecah keheningan dini hari.

Fikri segera terbangun dan dengan panik mencoba mencari tahu apa yang terjadi. Ia melihat Ali, salah satu rekan kerjanya, turun dari lantai dua dengan kondisi kaki terluka parah. Pemandangan itu sontak membuat Fikri terkejut dan khawatir.

Tak lama berselang, Fais menyusul, wajahnya berlumuran minyak, menunjukkan betapa dekatnya ia dengan sumber ledakan. Situasi di lokasi kejadian sangat kacau, dengan asap mengepul dan reruntuhan di mana-mana.

Detik-detik Upaya Penyelamatan Dramatis

Melihat kondisi genting, Fikri tak berani naik ke lantai dua karena atap plafon sudah runtuh dan membahayakan. Ia menyadari bahwa ada karyawan lain yang mungkin masih terjebak di atas. Dengan sigap, ia mencari cara lain untuk menolong.

Fikri memutuskan untuk menggunakan tangga dari luar ruko, berusaha menjangkau tiga karyawan lain yang terjebak di lantai dua. Melalui jendela, ia berhasil membantu satu perempuan dan dua laki-laki untuk keluar dari bangunan yang rusak parah itu. Upaya penyelamatan ini berlangsung dramatis di tengah kepanikan.

Daftar Korban dan Kondisinya

Enam orang dipastikan menjadi korban luka-luka dalam insiden ledakan gas di Ruko MOI ini. Mereka adalah Ali, Kevin, Anang, Alif, Fais, dan seorang ibu-ibu yang identitasnya belum diketahui. Jumlah korban ini menunjukkan betapa seriusnya dampak ledakan tersebut.

Ali, Korban Pertama yang Teridentifikasi

Ali menjadi korban pertama yang teridentifikasi dan langsung dilarikan ke RS Mitra Kelapa Gading untuk mendapatkan penanganan medis. Ia mengalami luka bakar serius di bagian kaki dan tangan, membutuhkan perawatan intensif dari tim dokter. Kondisinya dilaporkan cukup memprihatinkan, namun ia sudah dalam penanganan medis yang tepat.

Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Seto Handoko Putra, membenarkan laporan mengenai Ali. "Kami dapat laporan dari RS Mitra Kelapa Gading bahwa ada satu orang pasien perawatan luka bakar pada bagian kaki dan tangan bernama Ali," ujarnya.

Lima Korban Lain yang Belum Jelas Kondisinya

Sementara itu, lima korban lainnya, yaitu Kevin, Anang, Alif, Fais, dan seorang ibu-ibu, sempat meninggalkan lokasi kejadian menggunakan taksi. Hingga kini, kondisi dan lokasi penanganan medis mereka masih dalam pencarian polisi. Pihak berwenang terus berupaya menghubungi mereka untuk memastikan keselamatan dan penanganan medis yang layak.

Polisi menerima laporan adanya lima korban luka lainnya akibat kebakaran tersebut. Namun, untuk kelima orang karyawan lainnya, belum diketahui kondisi maupun lokasi penanganan medisnya secara pasti.

Dugaan Penyebab dan Kerugian

Dari hasil pemeriksaan saksi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sementara, ledakan diduga kuat berasal dari kebocoran tabung gas. Kebocoran ini terjadi di dapur lantai dua ruko, memicu ledakan hebat yang kemudian menyebabkan reruntuhan plafon.

Dampak kerusakan akibat tabung gas sangat signifikan, terutama di lantai dua. Perlengkapan memasak hancur berantakan, dan struktur bangunan mengalami kerusakan parah akibat reruntuhan plafon dari lantai dua ke lantai satu. Insiden ini meninggalkan kerugian material yang tidak sedikit.

Penyelidikan Polisi Terus Berlanjut

Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Seto Handoko Putra, menyatakan bahwa pihaknya masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti ledakan. Lokasi kejadian telah dipasang garis polisi untuk mengamankan area dan mempermudah proses investigasi.

Polisi telah memeriksa beberapa saksi, termasuk Fikri, untuk mengumpulkan informasi detail mengenai kronologi kejadian. Keterangan para saksi sangat penting untuk membantu penyidik dalam mengungkap misteri di balik ledakan dahsyat ini.

"Saat ini, lokasi kejadian sudah dipasang garis polisi. Sementara kasusnya masih dalam penyelidikan Polsek Kelapa Gading," tegas Kompol Seto Handoko Putra. Pihak kepolisian berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini secepatnya.

Imbauan Keselamatan Penggunaan Gas

Insiden ledakan gas di Ruko MOI ini menjadi pengingat penting akan bahaya kebocoran gas yang bisa terjadi kapan saja. Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kondisi tabung gas dan selang secara berkala untuk memastikan tidak ada kerusakan atau kebocoran. Pastikan tidak ada bau gas menyengat di area dapur atau tempat penyimpanan tabung gas.

Jika tercium bau gas, segera buka jendela dan pintu untuk ventilasi, jangan menyalakan api atau listrik, dan segera hubungi pihak berwenang atau teknisi gas. Penggunaan regulator berstandar SNI (Standar Nasional Indonesia) adalah langkah preventif krusial yang tidak boleh diabaikan.

Selain itu, pastikan ventilasi di dapur berfungsi dengan baik agar sirkulasi udara lancar. Penempatan tabung gas yang aman, jauh dari sumber panas dan mudah dijangkau saat darurat, juga sangat penting. Edukasi tentang penanganan darurat kebocoran gas juga sangat diperlukan bagi setiap rumah tangga dan tempat usaha.

Kasus ledakan gas di Ruko MOI ini masih dalam penanganan Polsek Kelapa Gading. Diharapkan, hasil penyelidikan dapat segera terungkap untuk memberikan kejelasan bagi para korban dan keluarga. Selain itu, diharapkan kejadian ini dapat menjadi pelajaran berharga untuk mencegah insiden serupa di masa mendatang, demi keselamatan bersama.

banner 325x300