Malut United sukses mencuri tiga poin penting dari markas Bhayangkara FC dalam lanjutan Super League 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung sengit di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Kamis (25/9/2025), berakhir dengan skor tipis 1-0 berkat gol cepat nan spektakuler dari bintang Timnas Indonesia, Yakob Sayuri. Kemenangan ini tentu menjadi suntikan moral berharga bagi Laskar Kie Raha.
Duel Panas di Stadion Sumpah Pemuda
Sejak peluit kick-off dibunyikan, atmosfer pertandingan sudah terasa begitu panas. Bhayangkara FC, yang bertindak sebagai tuan rumah, langsung tancap gas dan mencoba mendominasi jalannya laga. Mereka berambisi meraih poin penuh di hadapan pendukung sendiri untuk memperbaiki posisi di tabel klasemen Super League.
Namun, Malut United datang dengan strategi yang jelas: bertahan kokoh dan melancarkan serangan balik mematikan. Mereka tahu betul kekuatan Bhayangkara FC yang dihuni banyak pemain berkualitas, sehingga disiplin dalam menjaga pertahanan menjadi kunci utama. Pertarungan lini tengah pun tak terhindarkan, dengan kedua tim saling berebut kendali permainan.
Magis Yakob Sayuri: Gol Solo Run yang Bikin Melongo!
Di tengah dominasi Bhayangkara FC, Malut United menunjukkan taringnya pada menit ke-32. Sebuah skema serangan balik cepat yang dibangun dengan apik menjadi mimpi buruk bagi pertahanan tuan rumah. Bola yang berhasil direbut di lini tengah langsung dialirkan ke sisi sayap kanan, tempat Yakob Sayuri berdiri.
Apa yang terjadi selanjutnya adalah momen magis yang membuat seisi stadion terdiam. Yakob Sayuri, dengan kecepatan dan kelincahan luar biasanya, berhasil melewati tiga pemain Bhayangkara FC sekaligus! Bek sayap Timnas Indonesia itu seolah menari di antara hadangan lawan, sebelum akhirnya berhadapan satu lawan satu dengan kiper Aqil Savik. Dengan tenang, Yakob melepaskan tembakan terukur yang tak mampu dijangkau Savik. Gol! Malut United unggul 1-0.
Gol ini bukan sekadar gol biasa. Ini adalah bukti kualitas individu Yakob Sayuri yang tak perlu diragukan lagi. Sebuah aksi solo run yang penuh determinasi dan diakhiri dengan penyelesaian dingin, benar-benar menjadi highlight pertandingan. Para penggemar sepak bola tentu akan mengingat gol ini sebagai salah satu yang terbaik di musim ini.
Bhayangkara FC Nyaris Samakan Kedudukan, Tiang Gawang Jadi Penyelamat
Tertinggal satu gol, Bhayangkara FC tak tinggal diam. Mereka meningkatkan intensitas serangan dan mencoba merespons secepat mungkin. Tekanan demi tekanan dilancarkan ke pertahanan Malut United, yang dipimpin oleh Alan di bawah mistar gawang. Bhayangkara FC menunjukkan bahwa mereka tidak mudah menyerah.
Menjelang berakhirnya babak pertama, tuan rumah sebenarnya memiliki dua peluang emas untuk menyamakan kedudukan. Sayangnya, dewi fortuna belum berpihak kepada mereka. Dua tembakan keras yang dilepaskan para pemain Bhayangkara FC secara berturut-turut masih membentur tiang gawang Malut United. Sebuah momen yang membuat para suporter Bhayangkara FC harus menahan napas dan menghela napas panjang. Keunggulan 1-0 untuk Malut United pun bertahan hingga jeda pertandingan.
Babak Kedua: Bhayangkara Agresif, Malut United Bertahan Mati-matian
Memasuki babak kedua, Bhayangkara FC tampil lebih agresif. Pelatih mereka tampaknya memberikan instruksi khusus untuk menekan sejak awal dan mencari celah di pertahanan Malut United. Dendy Sulistyawan, Ilija Spasojevic, dan Wahyu Subo Seto mencoba membangun serangan dari berbagai sisi, sementara Plazonja dan Ilic terus mengancam di lini depan.
Namun, Malut United menunjukkan mental baja. Mereka bermain dengan sangat disiplin, menjaga lini pertahanan tetap rapat, dan tidak memberikan banyak ruang bagi para penyerang Bhayangkara FC. Igor Inocencio, Tahar, dan Gustavo bekerja keras mengamankan area pertahanan mereka, dibantu oleh gelandang seperti Angulo dan Setiawan.
Ancaman Balik dari Ciro Alves dan David da Silva
Meskipun lebih banyak bertahan, Malut United tidak sepenuhnya pasif. Mereka tetap mengandalkan serangan balik cepat yang mengancam. Duet maut Ciro Alves dan David da Silva di lini depan seringkali membuat barisan pertahanan Bhayangkara FC was-was. Kecepatan dan insting gol keduanya selalu menjadi momok yang harus diwaspadai.
Beberapa kali, Ciro dan David berhasil menembus pertahanan lawan, menciptakan situasi berbahaya di kotak penalti. Hanya saja, penyelesaian akhir mereka masih belum sempurna atau berhasil dihalau oleh bek-bek Bhayangkara FC. Ini menunjukkan bahwa Malut United punya senjata mematikan yang siap diledakkan kapan saja.
Drama di Masa Injury Time dan Peluit Panjang
Pertandingan semakin memanas di menit-menit akhir. Bhayangkara FC terus menggempur, berharap bisa mencetak gol penyama kedudukan. Mereka mencoba segala cara, mulai dari umpan silang, tendangan jarak jauh, hingga kombinasi satu-dua di dalam kotak penalti. Namun, pertahanan Malut United yang digalang Alan dan kawan-kawan tetap kokoh.
Di masa injury time, Malut United nyaris menggandakan keunggulan lewat serangan balik cepat. Ciro Alves berhasil lolos dan melepaskan tembakan keras yang sayangnya masih membentur mistar gawang. Namun, wasit kemudian mengangkat bendera tanda offside, sehingga gol tersebut tidak akan dihitung sekalipun masuk. Sebuah momen yang menegangkan bagi kedua tim.
Akhirnya, peluit panjang dibunyikan. Malut United berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 hingga akhir laga. Kemenangan ini menjadi bukti kerja keras dan strategi jitu yang diterapkan oleh tim tamu. Mereka sukses membawa pulang tiga poin berharga dari markas Bhayangkara FC, meninggalkan tuan rumah dengan kekecewaan mendalam.
Susunan Pemain yang Berlaga:
Bhayangkara FC XI: Savik; Sadiki, Andika, Damjanovic, Moises Gaucho; Dendy Sulistyawan, Ilija Spasojevic, Wahyu Subo Seto; Plazonja, Ilic, Ferarri.
Malut United XI: Alan; Igor Inocencio, Tahar, Gustavo, Yance Sayuri; Angulo, Setiawan; Yakob Sayuri, Tyronne, Ciro; David da Silva.
Kemenangan ini menempatkan Malut United dalam posisi yang lebih baik di Super League 2025/2026, sementara Bhayangkara FC harus segera berbenah untuk pertandingan selanjutnya. Super League memang selalu menyajikan drama dan kejutan yang tak terduga!


















