banner 728x250

Breaking News! FIFA Dukung Penuh Erick Thohir Rangkap Jabatan, Ini Penjelasan Infantino yang Bikin Lega

Presiden FIFA Gianni Infantino dan Erick Thohir memegang jersey timnas Indonesia.
Presiden FIFA Gianni Infantino tunjukkan dukungan kepada Erick Thohir pasca pertemuan di New York.
banner 120x600
banner 468x60

Jakarta, CNN Indonesia – Kabar gembira datang dari kancah sepak bola internasional! Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Gianni Infantino, secara tegas menyatakan dukungannya terhadap Erick Thohir yang kini menjabat sebagai Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Keputusan ini sontak menjadi sorotan, mengingat perdebatan seputar rangkap jabatan yang sempat mencuat.

Pernyataan penting ini disampaikan Infantino usai pertemuannya dengan Presiden RI Prabowo Subianto di New York, Amerika Serikat, pada Rabu (24/9) waktu setempat. Kehadiran pemimpin tertinggi FIFA di tengah isu ini seolah menjadi penegasan resmi dari otoritas sepak bola dunia. Ini bukan sekadar dukungan biasa, melainkan pengakuan atas kapasitas seorang Erick Thohir.

banner 325x300

FIFA Turun Tangan: Mengapa Rangkap Jabatan Jadi Sorotan?

Sebelumnya, isu rangkap jabatan Erick Thohir sempat menimbulkan pro dan kontra di kalangan publik serta pengamat sepak bola nasional. Kekhawatiran muncul terkait potensi konflik kepentingan, fokus kerja yang terpecah, hingga beban tugas yang terlalu berat. Apalagi, posisi Ketua Umum PSSI dan Menpora sama-sama membutuhkan perhatian penuh.

Namun, FIFA memiliki pandangan yang berbeda. Melalui Presiden Gianni Infantino, organisasi sepak bola dunia itu justru melihat rangkap jabatan ini sebagai sebuah kekuatan. Ini menunjukkan kepercayaan FIFA terhadap kemampuan manajerial dan kepemimpinan Erick Thohir yang dinilai luar biasa.

Infantino: Erick Thohir Sosok Multitalenta yang Kompeten

Gianni Infantino tak sungkan melontarkan pujian setinggi langit untuk Erick Thohir. Ia menyebut Erick sebagai sosok multitalenta yang mampu menjalankan berbagai peran dengan sangat baik. "Itu tidak masalah, tentu saja tidak masalah [Erick rangkap jabatan]," tegas Infantino, menepis segala keraguan yang ada.

Menurut Infantino, rekam jejak Erick Thohir sudah membuktikan kemampuannya. Baik dalam mengelola federasi sepak bola (PSSI), peran di pemerintahan, maupun kontribusinya untuk olahraga secara keseluruhan di Indonesia. Pengakuan ini tentu menjadi angin segar bagi perjalanan sepak bola Tanah Air.

"Dia bisa melakukan banyak hal dengan cara yang luar biasa, apa yang sudah dia lakukan di federasi [PSSI], di pemerintah, yang dia lakukan untuk olahraga di Indonesia," kata Presiden FIFA, dikutip dari YouTube resmi Sekretariat Presiden. Pujian ini bukan tanpa dasar, mengingat berbagai terobosan yang telah dilakukan Erick di PSSI.

Infantino bahkan mencontohkan peran Erick Thohir sebagai anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC). Posisi tersebut, yang juga diemban bersamaan dengan tugas-tugas lainnya, menunjukkan kapasitas Erick dalam mengelola berbagai tanggung jawab besar. Ini adalah bukti nyata bahwa Erick memiliki kapabilitas untuk menyeimbangkan banyak peran penting.

"Dia juga rekan saya sebagai anggota Komite Olimpiade Internasional, jadi saya tidak sabar untuk terus bekerja sama bersama Indonesia dan Erick Thohir," tambah Infantino. Ia menegaskan bahwa Erick bukan hanya seorang teman, tetapi juga pria yang sangat kompeten, yang telah membawa sepak bola Indonesia ke level yang lebih tinggi.

Surat Sakti dari FIFA: Menjawab Keraguan Publik

Dukungan FIFA ini bukanlah sekadar lisan. Erick Thohir sendiri telah menerima surat resmi dari FIFA pada Senin (22/9), yang menyatakan bahwa rangkap jabatan yang diembannya tidak melanggar peraturan FIFA. Surat ini secara hukum dan statuta telah mengamankan posisi Erick dari potensi konflik kepentingan.

"Tadi pagi saya dapat surat FIFA, yang menyatakan secara statuta dengan track record saya yang sudah ada selama ini di sepak bola itu tidak ada benturan kepentingan. Jadi saya clean and clear," ujar Erick dalam keterangan tertulis pada Senin (22/9). Pernyataan ini sekaligus menenangkan kekhawatiran publik dan memastikan legalitas posisinya.

Erick juga menegaskan komitmennya untuk menjaga keseimbangan dalam menjalankan kedua tugas penting tersebut. Sebagai Menpora, ia akan memastikan kebijakan yang diambil tidak berpihak dan tetap profesional. Sementara sebagai Ketum PSSI, fokusnya tetap pada kemajuan sepak bola nasional.

Dampak Positif bagi Sepak Bola Indonesia

Restu dari FIFA ini membawa implikasi positif yang besar bagi sepak bola Indonesia. Pertama, stabilitas kepemimpinan di PSSI akan terjaga. Dengan adanya dukungan internasional, program-program yang telah dicanangkan Erick Thohir untuk PSSI dapat terus berjalan tanpa hambatan.

Kedua, ini memperkuat posisi Indonesia di mata dunia sepak bola. Pengakuan dari Presiden FIFA secara langsung menunjukkan bahwa Indonesia, melalui Erick Thohir, dianggap sebagai mitra penting dan kompeten dalam ekosistem sepak bola global. Hal ini bisa membuka lebih banyak peluang kerja sama dan investasi.

Ketiga, sinergi antara PSSI dan Kemenpora berpotensi semakin kuat. Dengan satu orang memegang kendali di kedua institusi, koordinasi kebijakan dan program pembangunan olahraga, khususnya sepak bola, bisa berjalan lebih efektif dan efisien. Ini adalah kesempatan emas untuk mempercepat reformasi sepak bola.

Visi Erick Thohir: Antara PSSI dan Kemenpora

Erick Thohir sendiri dilantik sebagai Menpora yang baru oleh Presiden Prabowo Subianto pada 17 September, menggantikan Dito Ariotedjo. Penunjukannya sebagai Menpora menambah daftar panjang tanggung jawab yang diemban oleh mantan pemilik Inter Milan ini. Namun, ia telah menunjukkan bahwa ia siap menghadapi tantangan tersebut.

Sebagai Ketum PSSI, Erick telah memulai berbagai program strategis, mulai dari perbaikan liga, pembinaan usia dini, hingga persiapan tim nasional. Dengan dukungan penuh dari FIFA dan kini sebagai Menpora, ia memiliki platform yang lebih luas untuk mewujudkan visi besar sepak bola Indonesia.

Tentu saja, tantangan tidak akan hilang begitu saja. Erick Thohir harus membuktikan bahwa ia memang mampu menjaga keseimbangan dan memberikan yang terbaik di kedua posisi tersebut. Namun, dengan rekam jejak dan kepercayaan yang diberikan FIFA, harapan akan masa depan sepak bola Indonesia semakin membumbung tinggi.

Pertemuan Penting di New York: Diplomasi Olahraga Indonesia

Pertemuan antara Gianni Infantino dan Presiden Prabowo Subianto di New York juga memiliki makna tersendiri. Ini menunjukkan bahwa Indonesia, di bawah kepemimpinan Prabowo, aktif dalam diplomasi olahraga internasional. Kehadiran Presiden FIFA di tengah agenda penting seperti Sidang Umum PBB, menegaskan betapa pentingnya peran Indonesia dalam peta sepak bola global.

Melalui pertemuan ini, Infantino juga menyatakan tidak sabar untuk terus bekerja sama dengan Indonesia. Ini bukan hanya tentang sepak bola, tetapi juga tentang bagaimana olahraga dapat menjadi jembatan diplomasi dan memperkuat hubungan antarnegara. Indonesia kini dipandang sebagai negara yang memiliki potensi besar dan pemimpin yang kompeten di bidang olahraga.

Pengakuan ini menjadi modal berharga bagi Indonesia untuk terus mengembangkan potensi olahraga, khususnya sepak bola. Dengan dukungan penuh dari FIFA dan kepemimpinan yang diakui secara internasional, era baru sepak bola Indonesia tampaknya sudah di depan mata.

[Gambas:Video CNN]

(har)

banner 325x300