Persib Bandung kembali menunjukkan taringnya di Super League 2025/2026. Dalam laga pekan kelima yang berlangsung dramatis di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang, Maung Bandung berhasil menundukkan tuan rumah Arema FC dengan skor tipis 2-1. Kemenangan ini terasa lebih manis mengingat Persib harus bermain dengan 10 pemain di sebagian besar babak kedua.
Pelatih kepala Persib, Bojan Hodak, tak ragu menyebut tim asuhannya pantas meraih kemenangan ini. Menurutnya, kegigihan dan semangat juang para pemain adalah kunci utama di balik tiga poin berharga yang mereka bawa pulang dari markas Singo Edan. Hasil ini sekaligus mengukuhkan posisi Persib di papan atas klasemen sementara.
Drama Penuh Liku di Kanjuruhan
Sejak peluit awal dibunyikan, tensi pertandingan sudah terasa panas. Kedua tim saling jual beli serangan, menciptakan beberapa peluang berbahaya di depan gawang lawan. Arema FC yang bermain di hadapan pendukung sendiri tampil ngotot, berusaha menekan pertahanan Persib sejak menit pertama.
Namun, Persib juga tidak tinggal diam. Serangan balik cepat dan kombinasi umpan pendek menjadi andalan Maung Bandung untuk membongkar lini belakang Arema. Sayangnya, dewi fortuna belum berpihak pada Persib di awal laga, di mana beberapa kali tendangan keras mereka hanya membentur tiang gawang, termasuk sepakan akurat dari Beckham Putra.
Arema FC berhasil memanfaatkan kelengahan di pertahanan Persib dan mencetak gol pembuka, membuat seisi Stadion Kanjuruhan bergemuruh. Tertinggal satu gol tidak membuat mental para pemain Persib runtuh. Mereka justru semakin termotivasi untuk mengejar ketertinggalan dan menyamakan kedudukan sebelum babak pertama usai.
Momen Krusial: Kartu Merah dan Perubahan Taktik
Memasuki babak kedua, Persib meningkatkan intensitas serangan. Mereka bermain lebih agresif, berusaha keras mencari celah di pertahanan Arema. Gol penyeimbang akhirnya tercipta, membangkitkan semangat juang seluruh tim dan para suporter yang menyaksikan.
Namun, drama belum berakhir. Di menit ke-63, wasit Asker Nadjfaliev membuat keputusan krusial dengan mengganjar Frans Putros kartu merah. Keputusan ini sontak membuat Persib harus melanjutkan pertandingan dengan hanya 10 pemain di lapangan, sebuah tantangan besar di tengah tekanan laga tandang.
Situasi ini bisa saja meruntuhkan mental tim lain, namun tidak bagi Persib. Bojan Hodak dengan sigap melakukan penyesuaian taktik, menginstruksikan para pemainnya untuk tetap solid dalam bertahan sembari mencari peluang lewat serangan balik cepat. Para pemain pun menunjukkan kedewasaan dan disiplin tinggi dalam menjalankan instruksi pelatih.
Bojan Hodak: Kemenangan yang Pantas dan Penuh Perjuangan
"Secara keseluruhan, kami layak mendapat kemenangan ini karena kami terus berusaha mencetak gol meski sebelumnya dua kali mengenai tiang," kata Bojan Hodak usai pertandingan, dilansir dari laman resmi Persib. Ia menyoroti kegigihan timnya yang tak pernah menyerah, bahkan ketika peluang emas membentur mistar gawang.
Pelatih asal Kroasia itu juga secara khusus memuji penampilan timnya setelah bermain dengan 10 pemain. Baginya, kemampuan untuk tetap mencetak gol dan mempertahankan keunggulan dalam kondisi pincang adalah bukti nyata karakter juara yang dimiliki Maung Bandung. Ini menunjukkan bahwa mereka tidak hanya mengandalkan jumlah pemain, tetapi juga mentalitas dan strategi yang matang.
"Yang salah satunya datang dari tendangan Beckham. Sejak babak pertama, kami sudah bermain dengan baik," tambah Hodak. Ia menekankan bahwa dominasi dan upaya menyerang Persib sudah terlihat sejak awal pertandingan, membuktikan bahwa kemenangan ini bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil dari kerja keras yang konsisten.
Mengenai kartu merah yang diterima Frans Putros, Hodak tidak terlalu mempermasalahkannya. Sebaliknya, ia justru mengacungi jempol cara para pemain bertahan dengan minus satu pemain. "Tapi masih bisa mencetak gol meski harus bermain dengan sepuluh pemain. Setelah itu kami bisa bertahan dengan baik, dan saya pikir itulah segala yang kami butuhkan," tegasnya, menunjukkan kepuasannya terhadap respons tim.
Mengatasi Kelelahan Pasca Liga Champions Asia Two
Hodak juga mengakui bahwa ada satu gol yang bersarang ke gawang Persib, dan hal itu akan menjadi bahan evaluasi. Ia mengindikasikan bahwa salah satu faktor penyebab gol tersebut adalah kelelahan pemain setelah tampil di Liga Champions Asia Two. Jadwal padat memang menjadi tantangan tersendiri bagi tim-tim yang berkompetisi di berbagai ajang.
"Lawan mencetak satu gol dari satu peluang yang tentu akan kami perbaiki. Ini laga kedua dalam empat hari yang cukup melelahkan, tapi saya pikir kami bermain cukup baik," ujar Hodak. Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun ada faktor kelelahan, tim tetap mampu menunjukkan performa yang solid dan meraih hasil maksimal.
Manajemen kelelahan pemain menjadi prioritas bagi staf pelatih Persib. Hodak dan timnya akan terus memantau kondisi fisik setiap pemain, memastikan mereka mendapatkan pemulihan yang cukup agar selalu siap menghadapi jadwal pertandingan yang padat. Ini adalah bagian integral dari strategi jangka panjang untuk menjaga performa tim tetap optimal.
Dampak Kemenangan: Persib Merangkak Naik di Klasemen
Berkat kemenangan atas Arema FC ini, Persib Bandung kini menduduki peringkat keempat di klasemen sementara Super League 2025/2026. Mereka berhasil mengumpulkan 10 poin dari lima laga yang telah dimainkan, sebuah awal musim yang cukup menjanjikan dan menunjukkan konsistensi tim.
Posisi ini tentu menjadi modal berharga bagi Maung Bandung untuk terus bersaing di papan atas. Kemenangan tandang, apalagi dengan skenario dramatis seperti ini, akan semakin meningkatkan kepercayaan diri para pemain dan memperkuat mentalitas tim dalam menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya yang tak kalah berat.
Tantangan ke Depan dan Evaluasi Berkelanjutan
Perjalanan di Super League masih panjang, dan Persib Bandung akan menghadapi banyak tantangan. Namun, kemenangan atas Arema FC ini menjadi bukti bahwa mereka memiliki kedalaman skuad dan mentalitas yang kuat untuk bersaing memperebutkan gelar juara. Bojan Hodak dan staf pelatih akan terus melakukan evaluasi menyeluruh.
Setiap pertandingan adalah pelajaran berharga, dan Hodak berkomitmen untuk terus memperbaiki kekurangan tim. Fokus akan tetap pada peningkatan performa, baik secara individu maupun kolektif, agar Persib Bandung bisa tampil lebih solid dan konsisten di setiap laga. Para suporter pun berharap Maung Bandung dapat terus mempertahankan momentum positif ini.
Kemenangan dramatis ini bukan hanya sekadar tambahan tiga poin, tetapi juga penegasan bahwa Persib Bandung adalah tim yang patut diperhitungkan. Dengan mental baja dan strategi yang matang, mereka siap menghadapi setiap rintangan di Super League 2025/2026.


















