banner 728x250

Karyawan Hanung-Zaskia Dihajar di Jalan, Pelaku Ngaku ‘Anggota’ Bikin Geram, Anak Ikut Trauma!

Wanita memegang surat, kemungkinan terkait visum penganiayaan karyawan Hanung-Zaskia.
Bukti visum Faisal disiapkan untuk pelaporan kasus penganiayaan ke pihak kepolisian.
banner 120x600
banner 468x60

Insiden penganiayaan brutal menimpa Faisal, karyawan kepercayaan pasangan sutradara kondang Hanung Bramantyo dan artis Zaskia Adya Mecca, di Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kejadian nahas ini tak hanya menyisakan luka fisik bagi Faisal, tetapi juga trauma mendalam bagi anak Hanung dan Zaskia yang turut menyaksikan langsung aksi kekerasan tersebut. Pihak keluarga kini telah mengambil langkah hukum dengan melakukan visum dan bersiap melaporkan kejadian ini ke polisi.

Kronologi Penganiayaan di Jalan Ampera Raya

banner 325x300

Peristiwa memilukan ini terjadi pada Senin pagi, saat Faisal sedang menjalankan tugasnya mengantar salah satu anak Hanung dan Zaskia menuju sekolah. Di tengah perjalanan, tepatnya di Jalan Ampera Raya, ia terlibat cekcok dengan seorang pengendara lain yang berujung pada pemukulan. Tanpa disangka, cekcok sepele di jalanan itu berubah menjadi aksi kekerasan yang disaksikan langsung oleh anak di bawah umur.

Hanung Bramantyo, yang dihubungi di Jakarta pada Senin, mengungkapkan kekecewaannya yang mendalam atas insiden ini. Ia menegaskan bahwa tindakan kesewenang-wenangan di jalanan, apalagi sampai berujung pemukulan, sangat ia tentang keras. Terlebih lagi, kejadian tersebut berlangsung di depan mata anaknya sendiri, yang tentu saja meninggalkan bekas luka emosional.

Pelaku Ngaku "Anggota", Hanung Curiga Panik

Yang membuat Hanung dan banyak pihak semakin geram adalah pengakuan pelaku usai melancarkan aksinya. Menurut Hanung, Faisal menceritakan bahwa pelaku sempat mengaku sebagai "anggota" ketika warga mulai berkerumun hendak melerai. Pengakuan ini sontak menimbulkan pertanyaan besar mengenai identitas dan motif pelaku.

Hanung sendiri menduga bahwa pengakuan "saya anggota" tersebut lebih didasari oleh kepanikan pelaku. Ia berasumsi bahwa pelaku merasa terancam akan dikeroyok massa yang mulai berkumpul, sehingga ia melontarkan klaim tersebut. Namun, Hanung menegaskan bahwa tidak ada kejelasan mengenai "anggota" dari instansi atau organisasi apa yang dimaksud oleh pelaku.

Dampak Trauma pada Anak Hanung dan Zaskia

Dampak paling menyedihkan dari insiden ini adalah trauma yang dialami oleh anak Hanung dan Zaskia. Hanung membenarkan bahwa anaknya sangat terpukul dan mengalami ketakutan pasca-kejadian. Bahkan, saat berusaha mengabari Hanung, sang anak masih dalam kondisi syok.

Anak tersebut bahkan sampai menutup mata ketika melewati kembali lokasi kejadian (TKP) penganiayaan. Ini menunjukkan betapa dalamnya luka psikologis yang ditorehkan oleh aksi kekerasan tersebut. Hanung berharap kejadian ini tidak akan meninggalkan trauma jangka panjang bagi buah hatinya.

Langkah Hukum dan Penyelidikan Polisi

Menanggapi insiden ini, Hanung Bramantyo memastikan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam. Faisal telah menjalani proses visum sebagai bukti medis yang kuat untuk mendukung laporan polisi. Laporan resmi akan segera diajukan agar pelaku dapat segera diidentifikasi dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Di sisi lain, pihak kepolisian juga telah bergerak cepat. Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela, mengonfirmasi bahwa timnya sudah langsung melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP). Pengecekan ini dilakukan bersama dengan korban, Faisal, sesaat setelah laporan diterima.

Pencarian Bukti dan Identifikasi Pelaku

Penyelidikan polisi saat ini berfokus pada pengumpulan bukti-bukti yang relevan. Kompol Anggiat Sinambela menjelaskan bahwa pihaknya tengah mendalami rekaman kamera pengawas (CCTV) yang mungkin ada di sekitar lokasi kejadian. Rekaman CCTV diharapkan dapat memberikan petunjuk penting mengenai identitas pelaku dan detail kronologi penganiayaan.

Selain itu, polisi juga akan mencari keterangan dari saksi-saksi lain yang mungkin melihat keributan tersebut. Upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua informasi terkumpul dengan lengkap demi mengungkap kasus ini secara tuntas. Pihak kepolisian berkomitmen untuk menindaklanjuti kasus ini dengan serius.

Seruan Hanung Terhadap Keadilan

Hanung Bramantyo, sebagai seorang figur publik dan juga kepala keluarga, menyuarakan harapannya agar keadilan dapat ditegakkan. Ia menekankan pentingnya menindak tegas pelaku kekerasan di jalanan, terutama yang berani melakukan pemukulan di depan anak-anak. Hanung berharap kasus ini menjadi pelajaran bagi semua pihak agar tidak ada lagi tindakan semena-mena di jalan raya.

Insiden ini sekali lagi mengingatkan kita akan pentingnya etika berkendara dan bahaya dari emosi yang tidak terkontrol di jalan. Kekerasan bukanlah solusi dan hanya akan menimbulkan kerugian bagi banyak pihak, baik korban, pelaku, maupun saksi yang tak bersalah. Publik menantikan hasil penyelidikan polisi dan keadilan bagi Faisal serta keluarga Hanung Bramantyo dan Zaskia Adya Mecca.

banner 325x300