banner 728x250

VAR Bikin Jantung Berdebar! Timnas Futsal Indonesia Tetap Perkasa, Kunci Juara Grup A AFC Futsal 2026!

var bikin jantung berdebar timnas futsal indonesia tetap perkasa kunci juara grup a afc futsal 2026 portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Jakarta, CNN Indonesia — Timnas Futsal Indonesia kembali menunjukkan taringnya di kancah Asia! Dalam laga penentuan juara Grup A AFC Futsal 2026 yang berlangsung sengit, Garuda harus puas berbagi angka 1-1 dengan Irak. Meski begitu, hasil imbang ini sudah cukup mengukuhkan posisi Indonesia sebagai pemuncak klasemen, siap melaju ke perempat final dengan kepala tegak.

Pertandingan yang digelar di markas kebanggaan, Indonesia Arena, Jakarta, pada Sabtu (31/1) kemarin, benar-benar menyajikan tontonan yang memacu adrenalin. Sejak peluit kick-off ditiup, atmosfer di dalam stadion sudah terasa membara, dipenuhi sorakan dukungan dari para suporter setia.

banner 325x300

Awal Pertandingan Penuh Gairah

Duel antara Indonesia dan Irak bukan sekadar perebutan poin, melainkan juga adu gengsi untuk menentukan siapa yang layak menyandang status juara grup. Kedua tim sama-sama tampil agresif sejak menit awal, menunjukkan pressing ketat yang membuat bola sulit berlama-lama di kaki lawan. Setiap sentuhan, setiap umpan, terasa krusial.

Peluang emas pertama bagi skuad Garuda datang di menit kedua. Sebuah tembakan keras dari luar area penalti dilepaskan, namun kiper Irak, Ibrahim Ahmed Albustani, dengan sigap menepis bola, menggagalkan upaya pembuka keunggulan. Para pendukung sempat menahan napas, sebelum akhirnya menghela napas kecewa.

Tak mau kalah, Irak pun langsung membalas dua menit berselang. Sang kapten, Salim Faisal, melancarkan tembakan keras yang sayangnya masih membentur mistar gawang. Bola memantul kembali ke lapangan, seolah memberi peringatan dini bahwa pertandingan ini tidak akan mudah bagi Indonesia.

Samuel Eko Buka Keunggulan, Irak Tak Tinggal Diam

Kegigihan Timnas Futsal Indonesia akhirnya membuahkan hasil manis di menit kelima. Adalah Samuel Eko yang berhasil memecah kebuntuan, membuat seisi Indonesia Arena bergemuruh. Menerima umpan pendek nan cerdik dari sepak pojok, Samuel langsung menyambar bola dengan tembakan keras yang tak mampu dihalau kiper lawan. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan Indonesia!

Euforia gol Samuel Eko belum reda, semenit berselang, Israr Megantara nyaris menggandakan keunggulan. Tembakan akuratnya kembali membentur mistar gawang Irak, membuat para pendukung kembali gigit jari. Andai saja bola masuk, tentu jalannya pertandingan bisa berbeda.

Indonesia terus melancarkan serangan bertubi-tubi, mencoba memanfaatkan momentum keunggulan. Beberapa peluang tercipta, namun belum ada yang berhasil dikonversi menjadi gol tambahan. Pertahanan Irak yang mulai rapat dan kiper Albustani yang tampil gemilang menjadi tembok penghalang.

Menjelang lima menit terakhir babak pertama, Irak mencoba strategi powerplay. Mereka ingin segera menyamakan kedudukan sebelum jeda. Namun, solidnya pertahanan Indonesia dan kesigapan Muhammad Nizar di bawah mistar gawang berhasil meredam setiap ancaman. Keunggulan 1-0 untuk Indonesia bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua Makin Panas, Irak Balas Menyamakan

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan tidak sedikit pun menurun. Irak tampil lebih menekan, bertekad mengejar ketertinggalan. Mereka mendapat peluang emas di menit ke-25, namun lagi-lagi, Muhammad Nizar tampil heroik dengan penyelamatan gemilang, menjaga gawang Garuda tetap aman.

Tak lama berselang, Samuel Eko kembali menunjukkan ancamannya. Ia mendapat celah bagus untuk melepaskan tembakan dari luar area penalti. Sayang seribu sayang, tembakannya melenceng tipis di sisi kanan gawang, membuat para pendukung kembali menahan napas.

Irak terus berupaya mendominasi penguasaan bola, konsisten menerapkan powerplay. Kerja keras mereka akhirnya berbuah manis di menit ke-30. Haedr Majed, yang bertindak sebagai kiper terbang, berhasil melepaskan tembakan keras ke gawang Indonesia setelah memanfaatkan umpan sepak pojok. Bola melesat deras, tak terbendung. Skor pun berubah imbang 1-1!

Gol penyama kedudukan ini membuat pertandingan makin panas dan menegangkan. Permainan cepat dan agresif yang dilancarkan kedua kubu mengakibatkan sejumlah pelanggaran terjadi. Wasit harus bekerja keras untuk menjaga jalannya pertandingan tetap terkendali di tengah tensi yang meninggi.

Drama VAR di Detik-Detik Akhir: Jantung Berdebar Kencang!

Lima menit terakhir menjadi momen krusial. Kedua tim saling serang, kerap mengandalkan serangan balik cepat yang mematikan. Indonesia yang lebih banyak menguasai bola di fase ini, mencoba mencari celah untuk mencetak gol kemenangan. Namun, pertahanan Irak tetap kokoh, tidak memberi ruang sedikit pun.

Puncak drama terjadi di detik-detik akhir pertandingan. Sebuah insiden kontroversial membuat wasit harus meninjau VAR. Kiper terbang Irak, Haedr Majed, tampak sudah menangkap bola melewati garis gawangnya sendiri. Seisi stadion menanti dengan jantung berdebar kencang, berharap gol dianulir dan Indonesia bisa mendapat keuntungan.

Setelah melihat tayangan ulang VAR dengan seksama, wasit akhirnya memutuskan untuk menganulir gol tersebut. Keputusan ini disambut sorak sorai lega dari para pendukung Indonesia. Skor imbang 1-1 pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, mengakhiri pertandingan yang penuh drama dan ketegangan.

Lolos Sebagai Juara Grup, Garuda Siap Hadapi Vietnam!

Meskipun berakhir imbang, hasil ini sudah cukup untuk mengantarkan Timnas Futsal Indonesia ke babak perempat final sebagai juara Grup A. Sebelumnya, Indonesia dan Irak sejatinya sudah sama-sama memastikan lolos setelah kompak meraup dua kemenangan di laga-laga sebelumnya.

Dengan koleksi tujuh poin, Indonesia berhak menyegel status juara grup lantaran unggul selisih gol atas Irak yang menempati posisi runner-up. Ini adalah pencapaian penting yang menunjukkan konsistensi dan kualitas skuad Garuda di turnamen ini.

Di babak perempat final yang akan datang, tantangan berat sudah menanti Timnas Futsal Indonesia. Mereka akan berhadapan dengan rival kuat, Vietnam, dalam laga yang diprediksi akan berlangsung sengit. Sementara itu, Irak akan menghadapi Thailand, tim kuat lainnya di kompetisi ini.

Para punggawa Garuda kini harus fokus mempersiapkan diri menghadapi Vietnam. Dukungan penuh dari seluruh rakyat Indonesia tentu akan menjadi suntikan semangat bagi mereka untuk terus melaju dan mengharumkan nama bangsa di kancah futsal Asia. Semoga sukses, Garuda!

banner 325x300