banner 728x250

Gebrak Kirgistan! Timnas Futsal Indonesia Pimpin Dramatis di Babak Pertama Piala Asia

gebrak kirgistan timnas futsal indonesia pimpin dramatis di babak pertama piala asia portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Timnas Futsal Indonesia berhasil menunjukkan mental baja saat menghadapi Kirgistan dalam lanjutan Grup A Piala Asia Futsal 2026. Bermain di hadapan publik sendiri di Indonesia Arena, skuad Garuda Futsal memimpin 2-1 di akhir babak pertama. Laga ini diwarnai drama, gol cepat, hingga keputusan penting dari Video Assistant Referee (VAR).

Awal Laga Penuh Gairah: Saling Jual Beli Serangan

banner 325x300

Peluit kick-off dibunyikan, kedua tim langsung tancap gas dengan intensitas tinggi. Saling berbalas serangan menjadi pemandangan umum di dua menit awal pertandingan. Indonesia, dengan paketan kedua pemainnya, mulai menciptakan ancaman serius. Wendy Brian Lindrey sempat melepaskan sontekan berbahaya, meski belum menemui sasaran.

Kirgistan tak tinggal diam dan membalas lewat tendangan bebas keras dari Iliasov Bektur di menit keempat. Beruntung bagi Indonesia, sepakan Iliasov masih melenceng tipis di sisi kanan gawang. Reza Gunawan juga mencoba peruntungannya semenit kemudian, namun tembakannya masih bisa diamankan kiper lawan.

Kirgistan Mengejutkan, Indonesia Tak Gentar

Tiga puluh detik berselang, Kirgistan kembali mengancam melalui tembakan terarah Amanbaev Donierbek. Kiper Indonesia, Ahmad Habiebie, sigap memblok tendangan tersebut. Namun, di menit keenam, kejutan datang dari Kirgistan. Makhmadaminov Shokhrukh berhasil mencetak gol pembuka, memanfaatkan tangkapan kurang sempurna dari Ahmad Habiebie. Kirgistan unggul 1-0.

Gol tersebut tidak membuat mental para pemain Indonesia runtuh. Justru sebaliknya, skuad Garuda semakin gencar melancarkan serangan. Israr mencoba peruntungannya di menit ketujuh, tembakannya diblok kiper Kirgistan dan menghasilkan tendangan ke dalam.

Iqbal Sang Kapten Penyelamat: Gol Penyama Kedudukan

Momen tendangan ke dalam ini dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Indonesia. Rizki Xavier mengirimkan umpan manis yang disambut sundulan tajam oleh kapten Timnas Futsal Indonesia, Mochammad Iqbal. Gol penyama kedudukan 1-1 tercipta di menit ketujuh, membangkitkan semangat seluruh tim dan suporter.

Ini merupakan gol kedua Iqbal dalam dua laga awal di Grup A Piala Asia Futsal 2026, menegaskan perannya sebagai pencetak gol krusial. Indonesia terus menekan, Rio Pangestu dan Syauqi Saud sempat melepaskan tendangan voli serta sontekan dari jarak dekat, namun masih belum berhasil menambah keunggulan.

VAR Jadi Kunci: Penalti Kontroversial dan Keunggulan Indonesia

Tekanan Indonesia semakin menjadi-jadi memasuki menit ke-11. Akselerasi Yogi Saputra menciptakan peluang berbahaya, namun tembakannya diblok kiper Kirgistan. Semenit kemudian, Yogi kembali mendapatkan peluang, namun dilanggar pemain lawan dan menghasilkan tendangan bebas.

Tendangan bebas yang dilepaskan Samuel Eko menciptakan drama. Bola membentur tangan pemain Kirgistan, Amanbaev, di kotak penalti. Wasit kemudian mengecek Video Review (VAR) dan memutuskan memberikan penalti untuk Indonesia. Firman Ardiansyah dengan tenang menjadi eksekutor, sukses membawa Indonesia memimpin 2-1 di menit ke-12.

Momen Panas dan Penyelamatan Gemilang Habiebie

Keunggulan Indonesia tak membuat Kirgistan menyerah. Di menit ke-13, Wendy Brian melakukan kesalahan fatal sebagai pemain terakhir, memberikan peluang emas bagi Kirgistan. Beruntung, sontekan pemain lawan berhasil ditepis Ahmad Habiebie.

Momen ini kembali memicu permintaan Video Review dari Kirgistan, yang menganggap Wendy Brian melakukan pelanggaran berpotensi kartu merah. Namun, setelah meninjau ulang, wasit memutuskan bahwa tidak ada pelanggaran serius. Ahmad Habiebie kembali menunjukkan kelasnya di menit ke-14 dengan menggagalkan tembakan keras pemain Kirgistan.

Serangan Bertubi-tubi Tanpa Hasil: Peluang Emas Terbuang

Meski sudah unggul, Indonesia tidak mengendurkan serangan. Beberapa peluang emas tercipta di sisa babak pertama. Reza Gunawan tampak terkejut dengan datangnya bola dari tendangan Dewa Rizki Amanda di menit ke-16, sehingga gagal memaksimalkan peluang.

Yogi Saputra juga sempat berhadapan satu lawan satu dengan kiper Kirgistan di menit ke-17, namun gagal mengecoh penjaga gawang. Israr dan Firman Ardiansyah juga memiliki kesempatan emas, bahkan sontekan Firman dari jarak satu meter di muka gawang masih melambung tinggi. Kirgistan juga sempat membalas dengan serangan rapi, namun tembakan Amanbaev melambung di atas mistar.

Hingga peluit babak pertama dibunyikan, skor 2-1 untuk keunggulan Timnas Futsal Indonesia tetap bertahan. Drama, gol-gol, dan keputusan VAR mewarnai 20 menit pertama yang penuh intensitas. Hasil ini menjadi modal berharga bagi skuad Garuda Futsal untuk menghadapi babak kedua yang dipastikan tak kalah sengit.

banner 325x300