banner 728x250

Motor Kebanjiran? Jangan Panik! Ini 7 Langkah Wajib yang Harus Kamu Lakukan Sekarang Biar Gak Nyesel!

motor kebanjiran jangan panik ini 7 langkah wajib yang harus kamu lakukan sekarang biar gak nyesel portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Banjir memang momok menakutkan, apalagi buat para pengendara motor. Ketika motor kesayanganmu terendam air bah, rasa panik pasti langsung menyerbu. Tapi tenang, jangan buru-buru pasrah! Penanganan yang cepat dan tepat adalah kunci untuk menyelamatkan motormu dari kerusakan fatal.

Motor yang terkena banjir bisa mengalami kerusakan serius jika tidak segera ditangani. Air banjir mengandung berbagai kotoran, lumpur, bahkan zat kimia yang bisa merusak komponen vital motormu. Jika dibiarkan, karat bisa menyerang, sistem kelistrikan konslet, hingga mesin jebol.

banner 325x300

Para teknisi ahli sepakat bahwa pengecekan menyeluruh adalah langkah pertama yang wajib dilakukan. Willy, teknisi dari bengkel resmi Honda Utama Motor, dan Ammar dari Dewa Motor Buncit Jaya, sama-sama menekankan pentingnya pemeriksaan ini. Mereka bilang, ada beberapa bagian krusial yang harus jadi prioritas utama.

Oli Mesin: Pelumas Vital yang Wajib Diganti Segera

Oli mesin adalah darah bagi motormu. Fungsinya sangat penting untuk melumasi komponen bergerak di dalam mesin, mendinginkan, dan membersihkan. Ketika air banjir masuk dan bercampur dengan oli, kualitas pelumasannya akan langsung hancur.

Air dan oli yang bercampur akan membentuk emulsi berwarna seperti kopi susu atau putih keruh. Kondisi ini sangat berbahaya karena bisa menyebabkan gesekan berlebihan antar komponen mesin. Akibatnya, mesin bisa cepat aus, overheat, bahkan macet total karena karat.

"Paling utama kita cek oli mesin," tegas Willy. Ia menjelaskan bahwa pengurasan oli harus dilakukan sesegera mungkin. Bahkan, prosesnya seringkali bertahap untuk memastikan tidak ada sisa air yang bersembunyi.

Setelah dikuras pertama kali, bengkel biasanya akan merekomendasikan pengurasan dan penggantian oli lagi setelah motor dipakai sekitar satu minggu. "Takutnya masih ada sisa-sisa air kan," jelas Willy, memastikan tidak ada lagi sisa air yang bersembunyi di dalam mesin.

Jangan Lupakan Oli Gardan (Khusus Motor Matic)

Bagi kamu pemilik motor matic, oli gardan juga tak kalah penting untuk diperiksa. Oli gardan berfungsi melumasi gigi-gigi transmisi otomatis di bagian belakang motor. Sama seperti oli mesin, jika oli gardan tercampur air, kemampuannya melumasi akan menurun drastis.

"Oli gardan juga sama, kuras, kita cek, selebihnya ganti lagi," tambah Willy. Oli gardan yang bercampur air biasanya akan berubah warna menjadi putih keruh. Jika dibiarkan, ini bisa merusak gearbox dan menyebabkan suara berisik atau bahkan macet pada transmisi.

CVT: Sumber Getaran dan Suara Berisik Jika Terendam

Continuously Variable Transmission (CVT) adalah jantung transmisi pada motor matic. Komponen ini sangat sensitif terhadap kotoran dan air. Jika air banjir berhasil masuk ke sela-sela komponen CVT, masalah serius bisa muncul.

"Kayak gredek atau bisa kalo pas lewat banjir kan kadang dia masuk," kata Willy. Gejala umum yang muncul adalah motor terasa bergetar saat dikendarai atau mengeluarkan suara berisik yang tidak wajar. Ini menandakan ada kotoran atau air yang mengganggu kinerja komponen di dalamnya.

Oleh karena itu, pembersihan menyeluruh pada area CVT sangat diperlukan. Teknisi akan membongkar, membersihkan setiap komponen seperti roller, v-belt, dan mangkok kampas ganda, lalu melumasinya kembali. "Kalau dia terendam banjir, paling kita bersihin. Takutnya kan ada air pada masuk semua, jadi selebihnya kita bersihkan," tuturnya.

Busi: Si Pemantik Api yang Rentan Mati

Ammar dari Dewa Motor Buncit Jaya menambahkan beberapa komponen lain yang tak boleh luput dari perhatian. Salah satunya adalah busi. Busi berfungsi memercikkan api untuk membakar campuran udara dan bahan bakar di ruang bakar.

Jika busi terkena air, kemampuannya untuk memercikkan api akan terganggu. Motor bisa jadi susah dihidupkan, brebet, atau bahkan mati total. Pengecekan dan pembersihan, atau bahkan penggantian busi, sangat direkomendasikan setelah motor terendam banjir.

Filter Udara: Penjaga Pernapasan Mesin yang Wajib Kering

Filter udara bertugas menyaring udara yang masuk ke ruang bakar agar bersih dari debu dan kotoran. Ketika motor terendam banjir, filter udara bisa basah kuyup dan kotor oleh lumpur. Filter yang basah dan kotor akan menghambat aliran udara ke mesin.

Akibatnya, pembakaran tidak sempurna, motor jadi ngempos, boros bahan bakar, bahkan bisa merusak komponen mesin lainnya. "Filter udara itu pasti masuk," kata Ammar, menekankan betapa mudahnya air banjir merusak komponen ini. Penggantian filter udara adalah langkah terbaik jika sudah terendam.

Throttle Body atau Karburator: Pengatur Asupan Bahan Bakar

Baik motor injeksi (dengan throttle body) maupun karburator, keduanya berfungsi mengatur campuran udara dan bahan bakar yang masuk ke mesin. Jika air banjir masuk ke komponen ini, kinerja mesin akan terganggu parah.

Motor bisa jadi susah langsam, brebet, atau bahkan mati mendadak. Pembersihan menyeluruh pada throttle body atau karburator adalah wajib untuk memastikan tidak ada sisa air atau kotoran yang menyumbat saluran.

Sistem Kelistrikan: Ancaman Korsleting dan Kerusakan Sensor

Ini adalah salah satu bagian paling krusial dan rentan setelah banjir. Air adalah konduktor listrik yang baik, sehingga risiko korsleting sangat tinggi. Kabel-kabel, soket, sensor, hingga aki bisa rusak parah.

Korsleting bisa menyebabkan kerusakan permanen pada modul ECU (Electronic Control Unit) yang biayanya tidak murah. Pastikan semua soket dan konektor dibersihkan dan dikeringkan dengan benar. Pengecekan kondisi aki juga penting, karena air bisa mempercepat korosi pada terminalnya.

Knalpot: Jalur Masuk Air yang Sering Terlupakan

"Air pasti masuk dari knalpot," jelas Ammar. Banyak pemilik motor yang lupa bahwa knalpot juga bisa menjadi jalur masuk air ke dalam mesin. Jika air masuk ke knalpot dan mengendap di dalamnya, motor akan susah dihidupkan.

Selain itu, air yang mengendap di knalpot bisa menyebabkan karat dari dalam, memperpendek usia knalpotmu. Pastikan knalpot dikeringkan dengan benar, bahkan jika perlu, dilepas untuk membuang semua sisa air di dalamnya.

Pentingnya Bawa ke Bengkel Profesional SEGERA!

Ammar menyarankan agar motor kebanjiran segera dibawa ke bengkel untuk pengecekan total. "Kalau ganti oli, setelah kebanjiran ya, itu mending langsung diganti karena kalau olinya enggak diganti, dia kecampur air tuh nanti bakal terjadi masalah di dalam mesinnya," tegasnya.

Meskipun penggantian oli normalnya setiap 2.500 km, motor yang terdampak banjir harus segera diperiksa kondisinya. "Kalau udah kena banjir, langsung aja ganti. Langsung diganti, saran," tutup Ammar. Jangan tunda, karena penundaan bisa berujung pada kerusakan yang lebih parah dan biaya perbaikan yang jauh lebih mahal.

Tips Tambahan Setelah Perbaikan Awal

Setelah motormu selesai diperbaiki di bengkel, jangan langsung percaya 100% aman. Pantau terus kondisi motormu selama beberapa hari atau minggu ke depan. Perhatikan jika ada suara aneh, getaran yang tidak biasa, atau performa mesin yang menurun. Jika ada indikasi masalah, segera kembali ke bengkel untuk pengecekan ulang.

Motor kebanjiran memang bikin pusing, tapi bukan berarti kiamat. Dengan penanganan yang cepat, tepat, dan profesional, motormu bisa kembali prima. Jangan coba-coba perbaiki sendiri jika tidak punya keahlian. Percayakan pada teknisi ahli untuk memastikan setiap komponen vital motormu diperiksa dan diperbaiki dengan benar. Ingat, mencegah kerusakan fatal jauh lebih baik daripada mengobati!

banner 325x300