banner 728x250

Bikin Bangga! PNM Raih Penghargaan BIFA 2025, Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi Komunitas dan Perempuan Ultra Mikro

Empat pria memegang penghargaan Bisnis Indonesia Financial Award 2019.
PT PNM meraih penghargaan "The Most Impactful Community Resilience through Microfinance" di BIFA 2025.
banner 120x600
banner 468x60

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali menorehkan prestasi gemilang yang patut diacungi jempol. Perusahaan pembiayaan ultra mikro ini berhasil menyabet penghargaan spesial kategori "The Most Impactful Community Resilience through Microfinance" dalam ajang Bisnis Indonesia Financial Awards (BIFA) 2025. Acara bergengsi tersebut diselenggarakan di Jakarta pada Rabu, 17 September 2025, dan menjadi bukti nyata komitmen PNM dalam membangun ekonomi kerakyatan.

Penghargaan ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pengakuan atas keberhasilan PNM dalam memperkuat sektor ultra mikro di seluruh penjuru negeri. Mereka melakukannya melalui akses permodalan yang mudah dijangkau dan pendampingan berkelanjutan, khususnya bagi para perempuan pra-prasejahtera yang berjuang menjadi pengusaha ultra mikro. Inilah yang menjadi inti dari program andalan mereka, PNM Mekaar.

banner 325x300

PNM Sabet Penghargaan Bergengsi BIFA 2025

PNM dinilai berhasil menunjukkan bagaimana intervensi keuangan yang tepat sasaran, dipadukan dengan pendampingan yang konsisten, mampu mendorong ketahanan ekonomi komunitas secara signifikan. Mereka tidak hanya memberikan modal, tetapi juga membekali para pelaku usaha dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk berkembang. Ini adalah jawaban konkret atas tantangan inklusi keuangan dan pengembangan ekonomi mikro di Indonesia.

Pencapaian luar biasa PNM ini juga selaras dengan komitmen pemerintah pusat yang tertuang dalam Asta Cita poin 3. Poin tersebut berfokus pada peningkatan lapangan kerja berkualitas, pendorong kewirausahaan, pengembangan industri kreatif, serta kelanjutan pembangunan infrastruktur. PNM hadir sebagai garda terdepan dalam mewujudkan poin-poin penting ini.

Peran Vital PNM dalam Membangun Ketahanan Komunitas

Dalam konteks ini, PNM tidak hanya berperan sebagai penyedia modal semata. Lebih dari itu, mereka aktif melakukan pendampingan usaha secara berkelanjutan kepada industri kreatif di level ultra mikro. Tujuannya jelas: agar usaha-usaha kecil ini mampu bertahan dari berbagai gejolak ekonomi, menciptakan lapangan pekerjaan baru, dan tumbuh secara berkelanjutan.

Bayangkan, ribuan perempuan di pelosok desa yang sebelumnya kesulitan mengakses permodalan, kini memiliki kesempatan untuk membangun usahanya sendiri. Mereka tidak hanya menjadi tulang punggung ekonomi keluarga, tetapi juga agen perubahan di komunitasnya. Inilah esensi dari ketahanan komunitas yang dibangun oleh PNM.

PNM Mekaar: Program Unggulan yang Mengubah Hidup Perempuan

PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) adalah salah satu program unggulan yang menjadi pilar utama kesuksesan PNM. Program ini dirancang khusus untuk memberdayakan perempuan pra-prasejahtera, memberikan mereka akses ke pembiayaan ultra mikro tanpa agunan. Lebih dari sekadar pinjaman, PNM Mekaar juga menyediakan pelatihan dan pendampingan intensif.

Para ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok PNM Mekaar tidak hanya mendapatkan modal untuk memulai atau mengembangkan usaha mereka. Mereka juga diajari tentang manajemen keuangan sederhana, strategi pemasaran, hingga cara mengatasi tantangan dalam berbisnis. Ini adalah investasi jangka panjang yang mengubah mereka dari sekadar bertahan hidup menjadi pengusaha yang mandiri dan berdaya.

Melalui PNM Mekaar, ribuan perempuan telah berhasil "naik kelas". Mereka yang tadinya hanya mengandalkan penghasilan suami atau pekerjaan serabutan, kini mampu menciptakan produk-produk kreatif, membuka warung kecil, atau mengembangkan jasa di lingkungan mereka. Dampaknya terasa langsung pada peningkatan kesejahteraan keluarga dan perputaran ekonomi lokal.

Inovasi Lewat Orange Bonds: Dukungan Nyata untuk Perempuan Pra-Sejahtera

Di balik kesuksesan program-programnya, PNM juga meluncurkan instrumen keuangan inovatif yang disebut Orange Bonds. Obligasi senilai total Rp16 triliun ini secara khusus didedikasikan untuk pemberdayaan perempuan pra-sejahtera melalui program PNM Mekaar. Ini menunjukkan komitmen serius PNM dalam mendukung inklusi keuangan berbasis gender.

Orange Bonds adalah terobosan penting yang menunjukkan bagaimana sektor keuangan dapat berinovasi untuk tujuan sosial. Dana yang terkumpul dari obligasi ini disalurkan langsung untuk mendukung operasional dan ekspansi PNM Mekaar, memastikan lebih banyak perempuan mendapatkan kesempatan untuk berkembang. Ini adalah langkah maju dalam pembiayaan berkelanjutan.

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, mengungkapkan rasa syukurnya atas penghargaan ini. "Alhamdulillah terima kasih untuk BIFA atas apresiasinya terhadap PNM," ujar Arief dalam keterangannya, Minggu (21/9). Ia menekankan bahwa penghargaan ini adalah hasil kerja keras dan dedikasi seluruh tim PNM serta kepercayaan dari para nasabah.

"Kami percaya bahwa dengan Orange Bonds dan dukungan pendampingan yang sistematis, PNM ingin agar setiap perempuan kuat ini bisa naik kelas menjadi tulang punggung ekonomi keluarga," lanjut Arief. Ia berharap para perempuan tidak sekadar bertahan hidup, tetapi menjadi pelopor lahirnya keluarga yang sejahtera dan mandiri secara finansial.

Sejalan dengan Visi Pemerintah: Asta Cita dan Indonesia Emas 2045

Kontribusi PNM ini tidak hanya berhenti pada pemberdayaan individu, tetapi juga memiliki dampak makro yang signifikan. Dengan memperkuat sektor ultra mikro, PNM secara langsung mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja yang berkualitas dan mendorong kewirausahaan di seluruh lapisan masyarakat. Ini adalah fondasi kuat untuk pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Pengembangan industri kreatif di level ultra mikro, yang menjadi fokus PNM, juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendiversifikasi ekonomi. Usaha-usaha kecil yang didampingi PNM seringkali menghasilkan produk-produk unik dan bernilai tambah, yang pada gilirannya memperkaya khazanah industri kreatif nasional.

Pada akhirnya, semua upaya ini bermuara pada visi besar Indonesia Emas 2045. PNM melihat bahwa dukungan terhadap ekonomi kerakyatan, khususnya melalui pemberdayaan perempuan, adalah kunci untuk mencapai kesejahteraan rakyat yang merata. Usaha rakyat harus memiliki peranan sentral dalam kemajuan nasional, bukan hanya sebagai pelengkap.

Optimisme dan Ajakan Kolaborasi untuk Masa Depan Ekonomi Indonesia

PNM optimistis bahwa sektor ultra mikro akan semakin kuat, inklusif, dan produktif di masa depan. Penghargaan BIFA 2025 ini diharapkan bukan hanya menjadi apresiasi semata, tetapi juga pemicu untuk kolaborasi yang lebih luas. PNM mengajak pemerintah, lembaga keuangan, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan.

Dukungan seperti ini sangat penting untuk membangun fondasi ekonomi yang kokoh, di mana setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Dengan sinergi yang kuat, Indonesia dapat melangkah menuju visi Indonesia Emas 2045, di mana kesejahteraan rakyat merata dan usaha rakyat menjadi motor penggerak utama kemajuan bangsa. PNM telah membuktikan, bahwa dengan fokus pada yang paling membutuhkan, dampak positif bisa menyebar ke seluruh negeri.

banner 325x300