banner 728x250

PLN Bocorkan Rahasia! Konsumsi Listrik SPKLU Meledak 479% Saat Nataru, Mobil Listrik Siap Gantikan Dominasi BBM?

pln bocorkan rahasia konsumsi listrik spklu meledak 479 saat nataru mobil listrik siap gantikan dominasi bbm portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Periode Siaga Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) baru saja usai, namun meninggalkan catatan mengejutkan bagi PT PLN (Persero). Konsumsi listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) melonjak drastis hingga 479 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan sebuah sinyal kuat tentang pergeseran perilaku masyarakat Indonesia.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengungkapkan bahwa lonjakan ini menunjukkan perubahan signifikan dalam pola penggunaan kendaraan listrik. Jika dulu mobil listrik identik dengan perjalanan jarak dekat di perkotaan, kini ceritanya berbeda.

banner 325x300

Revolusi Mobilitas: Mobil Listrik Bukan Sekadar Gaya Hidup Kota

Darmawan Prasodjo menegaskan, data Nataru membuktikan bahwa kendaraan listrik kini dimanfaatkan untuk perjalanan jarak jauh. Mobilitas masyarakat yang meningkat selama libur Natal dan Tahun Baru, termasuk aktivitas mudik dan liburan lintas wilayah, menjadi pemicu utama. Ini adalah bukti nyata bahwa kekhawatiran tentang "jarak tempuh" pada mobil listrik perlahan mulai teratasi.

Pergeseran ini menandai babak baru dalam ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Mobil listrik tidak lagi hanya menjadi simbol gaya hidup ramah lingkungan di kota-kota besar, melainkan telah menjadi pilihan praktis dan andal untuk menempuh perjalanan jauh. Infrastruktur yang memadai menjadi kunci utama di balik perubahan perilaku ini.

Angka-angka Fantastis di Balik Lonjakan Konsumsi Listrik

Selama periode Siaga Nataru 2025/2026, yang berlangsung dari 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, total energi listrik yang tersalurkan untuk pengisian daya kendaraan listrik di SPKLU mencapai angka fantastis: 5.619 megawatt hour (MWh). Angka ini jauh melampaui periode Nataru 2024/2025 yang hanya mencatat 1.174 MWh. Peningkatan hampir lima kali lipat ini benar-benar mencengangkan.

Tidak hanya dari sisi volume energi, frekuensi aktivitas pengisian daya juga menunjukkan peningkatan yang luar biasa. Tercatat sebanyak 234.136 kali pengisian daya dilakukan, melonjak 485 persen dari periode sebelumnya yang hanya 48.254 kali. Ini mengindikasikan bahwa semakin banyak pemilik kendaraan listrik yang memanfaatkan SPKLU, dan mereka melakukannya lebih sering.

Kesiapan PLN: Jaringan SPKLU yang Semakin Merata dan Kuat

Lonjakan masif ini tentu tidak akan terjadi tanpa kesiapan infrastruktur yang mumpuni. PLN telah menyiagakan 4.648 unit SPKLU di seluruh Indonesia, didukung oleh 5.190 tenaga kerja yang siap siaga. Kesiapan ini menjadi tulang punggung yang memastikan mobilitas pengguna kendaraan listrik tetap lancar, bahkan di tengah puncak kepadatan perjalanan.

Khusus untuk jalur utama yang menjadi arteri mobilitas masyarakat, seperti Sumatra, Jawa, dan Bali, PLN mengoperasikan 1.515 unit SPKLU. Jumlah ini meningkat hingga tiga kali lipat dari periode Nataru tahun sebelumnya. Peningkatan signifikan ini menunjukkan komitmen PLN dalam memperluas jangkauan dan kapasitas layanan, menjawab kebutuhan yang terus bertumbuh.

Inovasi Digital: PLN Mobile Jadi Sahabat Pengguna EV

Selain penguatan infrastruktur fisik, PLN juga memaksimalkan dukungan operasional melalui inovasi digital. Aplikasi PLN Mobile menjadi "sahabat" tak terpisahkan bagi pengguna kendaraan listrik. Fitur Trip Planner, misalnya, memungkinkan pengguna merencanakan perjalanan dengan mempertimbangkan jarak tempuh dan lokasi SPKLU terdekat. Ini sangat membantu mengurangi kecemasan akan kehabisan daya di tengah jalan.

Tak hanya itu, fitur AntreEV hadir untuk mengatur antrean pengisian daya, memastikan layanan tetap tertib dan efisien, terutama saat SPKLU sedang ramai. Kemudahan akses informasi dan manajemen antrean ini menjadi nilai tambah yang signifikan, meningkatkan pengalaman pengguna dan mendorong adopsi kendaraan listrik lebih luas lagi. PLN memahami bahwa kenyamanan adalah kunci.

Masa Depan Cerah Ekosistem Kendaraan Listrik di Indonesia

Darmawan Prasodjo menutup pernyataannya dengan optimisme tinggi. Ia menegaskan bahwa seiring dengan terus bertumbuhnya ekosistem kendaraan listrik, PLN akan terus meningkatkan kesiapan layanan pengisian daya. Penguatan infrastruktur dan layanan pendukung di berbagai wilayah akan menjadi fokus utama. Ini adalah komitmen jangka panjang PLN untuk mendukung transisi energi di Indonesia.

Lonjakan konsumsi listrik di SPKLU selama Nataru ini bukan hanya sekadar angka, melainkan cerminan dari keberhasilan upaya kolektif. Dari kebijakan pemerintah yang mendukung, investasi infrastruktur dari PLN, hingga kesadaran masyarakat yang semakin tinggi terhadap kendaraan ramah lingkungan. Indonesia kini selangkah lebih dekat menuju masa depan mobilitas yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Dengan tren positif ini, bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun ke depan, kendaraan listrik akan semakin mendominasi jalanan Indonesia. Kesiapan infrastruktur dan inovasi layanan akan terus menjadi pilar utama dalam mewujudkan visi ini. Periode Nataru 2025/2026 telah menjadi saksi bisu bahwa mobil listrik bukan lagi wacana, melainkan realitas yang siap menggantikan dominasi bahan bakar minyak.

banner 325x300