banner 728x250

Cerutu Golden Djawa Mendunia: PTPN I Genjot Hilirisasi, Siap Jadi Raja Ekspor Tembakau Indonesia!

cerutu golden djawa mendunia ptpn i genjot hilirisasi siap jadi raja ekspor tembakau indonesia portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

PTPN I secara ambisius bertekad untuk membawa produk cerutu legendarisnya, "Golden Djawa," ke panggung dunia yang lebih luas. Langkah ini merupakan bagian dari strategi hilirisasi produk yang digagas oleh perusahaan, dengan tujuan menjadikan Golden Djawa sebagai merek yang mendunia dan merajai pasar ekspor maupun domestik. Ini bukan sekadar ambisi bisnis, melainkan juga kontribusi nyata PTPN I dalam mendukung program hilirisasi yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Hilirisasi, atau peningkatan nilai tambah produk, menjadi fokus utama pemerintah untuk memaksimalkan potensi sumber daya alam Indonesia. Dengan mengolah bahan baku tembakau menjadi cerutu berkualitas tinggi, PTPN I tidak hanya menciptakan produk jadi yang memiliki nilai jual lebih tinggi, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru dan memperkuat citra Indonesia di kancah internasional. Ini adalah langkah strategis yang akan memberikan dampak berlipat ganda bagi perekonomian nasional.

banner 325x300

Golden Djawa: Sang Duta Cita Rasa Jawa di Kancah Global

Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, menegaskan bahwa PTPN I memiliki produk hilir cerutu yang sudah sangat dikenal. "Cerutu kami legendaris di pasar dunia, yaitu ‘Golden Djawa’," ujarnya dengan bangga. Brand ini telah lama menjadi simbol cita rasa cerutu Jawa, bahkan bisa disebut sebagai duta cerutu Indonesia yang membawa kekayaan budaya dan kualitas premium ke berbagai belahan dunia.

Kehadiran Golden Djawa bukan barang baru di pasar internasional. Cerutu ini telah memiliki basis penggemar setia di berbagai negara maju. Penikmat cerutu Golden Djawa tersebar luas, meliputi Amerika Serikat, Dominika, Swiss, Jerman, Belanda, Spanyol, Hungaria, Turki, Republik Ceko, serta pasar Asia dan domestik. Jangkauan pasar yang luas ini membuktikan kualitas dan daya tarik Golden Djawa yang tak terbantahkan.

Ekspansi Lahan dan Integrasi Vertikal: Kunci Sukses Hilirisasi

Untuk mendukung ambisi hilirisasi ini, PTPN I kini mengelola kebun tembakau seluas 675 hektare. Lahan luas ini sebelumnya berada di bawah pengelolaan PTPN X, dan kini menjadi aset vital bagi PTPN I dalam memastikan pasokan bahan baku berkualitas. Pengelolaan langsung kebun tembakau ini memungkinkan PTPN I untuk mengontrol kualitas dari hulu ke hilir, menjamin setiap helai daun tembakau memenuhi standar tertinggi.

Teddy Yunirman Danas sangat berharap keberadaan kebun tembakau ini akan menjadi tulang punggung upaya hilirisasi yang dilakukan perusahaannya. Dengan memiliki kendali penuh atas proses budidaya, PTPN I dapat memastikan ketersediaan tembakau terbaik yang menjadi bahan dasar cerutu Golden Djawa. Ini adalah langkah krusial dalam menjaga konsistensi rasa dan aroma yang telah mendunia.

Komitmen Tak Tergoyahkan pada Mutu dan Rasa

Meskipun berambisi menggenjot hilirisasi tembakau menjadi cerutu Golden Djawa, PTPN I tidak akan berkompromi dengan kualitas. Teddy menekankan bahwa upaya ini harus disertai dengan komitmen kuat untuk mempertahankan mutu dan rasa dari bahan baku daun tembakau terbaik. Bagi PTPN I, kualitas adalah segalanya, dan itu adalah janji yang harus ditepati kepada para penikmat cerutu.

"Produk cerutu PTPN I sangat familiar oleh kalangan penikmat cerutu di luar dan dalam negeri. Maka, komitmen menjaga kualitas mutu dan rasa mutlak harus dilakukan oleh Manajemen," tegas Teddy. Setiap tahapan proses produksi, mulai dari fase budidaya tembakau, panen dan sortasi, olah, hingga pengemasan, harus dilakukan dengan sinergi antar lini yang baik dan terarah. Ini adalah resep rahasia di balik setiap hisapan cerutu Golden Djawa yang memukau.

Sinergi Insan PTPN I dan Implementasi ESG

Sekretaris Perusahaan, Aris Handoyo, turut menyoroti pentingnya komitmen dan kontribusi setiap insan PTPN I. Ia mengajak seluruh karyawan untuk bekerja memberikan yang terbaik, menjaga kualitas cerutu Golden Djawa, serta memastikan keberlanjutan bisnis cerutu. Lebih dari itu, bisnis ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan sosial di sekitarnya.

"Mari bersama-sama memberikan kontribusi terbaik untuk PTPN I dengan menghasilkan produk tembakau dan cerutu yang berkualitas," ajak Aris. Ia juga menekankan bahwa brand cerutu Golden Djawa telah mendunia, sehingga penting bagi insan PTPN I untuk menjaga kualitas, keberlanjutan bisnis, dan implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam setiap proses bisnis hilirisasi produk cerutu ini.

Membangun Masa Depan Berkelanjutan dengan Golden Djawa

Implementasi ESG dalam proses bisnis hilirisasi cerutu Golden Djawa menunjukkan komitmen PTPN I terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab. Ini mencakup pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dalam budidaya tembakau, memastikan kesejahteraan sosial bagi para pekerja dan komunitas sekitar, serta tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel. Dengan demikian, Golden Djawa tidak hanya menjadi produk premium, tetapi juga produk yang diproduksi secara etis.

Langkah PTPN I ini bukan hanya tentang memperluas pasar cerutu, tetapi juga tentang membangun fondasi yang kuat untuk industri tembakau Indonesia di masa depan. Dengan fokus pada hilirisasi, kualitas, dan keberlanjutan, PTPN I berharap Golden Djawa akan terus menjadi kebanggaan nasional. Ini adalah visi besar untuk menjadikan Indonesia sebagai pemain kunci dalam pasar cerutu global, dengan Golden Djawa sebagai bintang utamanya.

PTPN I membuktikan bahwa dengan strategi yang tepat dan komitmen yang kuat, produk lokal dapat bersaing dan bahkan mendominasi pasar internasional. Cerutu Golden Djawa bukan sekadar tembakau yang digulung, melainkan representasi dari kerja keras, dedikasi, dan cita rasa Indonesia yang siap menaklukkan lidah para penikmat cerutu di seluruh penjuru dunia.

banner 325x300