banner 728x250

Pupuk Subsidi Habis? Jangan Khawatir! Petrokimia Gresik Siapkan 32 Ribu Ton Pupuk Non-Subsidi, Langsung Tebus Tanpa Antre!

pupuk subsidi habis jangan khawatir petrokimia gresik siapkan 32 ribu ton pupuk non subsidi langsung tebus tanpa antre portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Terbatasnya kuota pupuk subsidi seringkali menjadi momok bagi para petani di Indonesia. Banyak yang kehabisan jatah di tengah musim tanam, membuat mereka pusing mencari solusi agar hasil panen tetap maksimal. Namun, kini ada kabar baik yang patut disambut gembira dari PT Petrokimia Gresik, bagian dari Holding Pupuk Indonesia.

Perusahaan ini telah menyiapkan solusi konkret untuk mengatasi masalah tersebut. Mereka menyediakan stok pupuk nonsubsidi dalam jumlah besar, mencapai 32.619 ton, yang siap ditebus kapan saja. Petani tidak perlu lagi khawatir soal antrean panjang atau batasan kuota yang seringkali menghambat.

banner 325x300

Solusi Cepat untuk Petani yang Kehabisan Jatah

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menegaskan komitmen ini. Ia menyampaikan bahwa ketersediaan stok pupuk nonsubsidi ini adalah langkah proaktif untuk memastikan petani tetap bisa berproduksi optimal, bahkan ketika jatah pupuk subsidi mereka sudah habis. Ini adalah angin segar bagi ribuan petani di seluruh negeri.

Stok pupuk nonsubsidi yang disiapkan sangat beragam dan memenuhi kebutuhan dasar pertanian. Rinciannya meliputi NPK Phonska sebanyak 18.118 ton, pupuk ZA sejumlah 10.183 ton, dan sisanya adalah jenis pupuk lain yang tak kalah penting untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Ketersediaan ini menunjukkan kesiapan Petrokimia Gresik dalam menghadapi berbagai kebutuhan.

"Stok yang kami siapkan ini agar segera ditebus untuk hasil pertanian maksimal," ujar Daconi. Pernyataan ini menegaskan bahwa tujuan utama adalah memastikan petani tidak terhambat dalam upaya mereka meningkatkan produktivitas lahan. Ini adalah bentuk dukungan nyata bagi pahlawan pangan bangsa.

Kabar baiknya, pupuk-pupuk ini tidak hanya tersedia di gudang utama Gresik saja. Distribusinya juga mencakup gudang lini II yang strategis di berbagai wilayah, seperti Medan, Padang, Bandar Lampung, dan Makassar. Ini memastikan jangkauan yang lebih luas dan akses yang lebih mudah bagi petani di luar Jawa.

Bahkan, saat ini distribusi sudah sampai ke gudang kabupaten/kota. Artinya, petani bisa langsung datang ke kios resmi terdekat tanpa perlu menunggu proses redeem subsidi yang seringkali memakan waktu dan tenaga. Kemudahan akses ini diharapkan dapat mempercepat proses pemupukan dan menjaga jadwal tanam.

Kualitas Sama, Harga Beda, Akses Lebih Mudah

Salah satu pertanyaan terbesar yang mungkin muncul di benak petani adalah soal kualitas. Petrokimia Gresik menjamin, kualitas pupuk nonsubsidi sama persis dengan yang bersubsidi. Keduanya diproduksi di pabrik yang sama dengan standar kualitas yang ketat, memastikan efektivitasnya tidak berkurang sedikit pun.

Perbedaan utama hanya terletak pada harga. Pupuk nonsubsidi tentu mengikuti harga pasar, berbeda dengan pupuk subsidi yang mendapat potongan harga dari pemerintah. Namun, keuntungan terbesarnya adalah tidak dibatasi kuota e-RDKK, memberikan fleksibilitas penuh bagi petani untuk membeli sesuai kebutuhan.

Ini menjadi jalan keluar tercepat dan paling efektif bagi petani yang lahan atau komoditasnya tidak masuk alokasi subsidi. Mereka tidak perlu lagi khawatir tidak bisa mendapatkan pupuk, dan bisa tetap menanam sesuai jadwal tanpa hambatan birokrasi yang rumit. Pupuk nonsubsidi ini menjadi solusi instan.

Bagi petani yang jatah subsidinya sudah habis pun, tidak ada alasan untuk menunda musim tanam. Mereka bisa langsung menebus pupuk nonsubsidi ini di kios-kios resmi. Dengan begitu, tanaman tetap bisa mendapatkan nutrisi yang cukup dan tumbuh optimal, menjaga potensi panen tetap tinggi.

Inovasi Pabrik untuk Pasokan Berlimpah

Untuk mendukung produksi pupuk nonsubsidi dalam jumlah besar dan memastikan pasokan selalu aman, Petrokimia Gresik tidak main-main. Mereka mengoperasikan Pabrik Phonska V yang canggih, dilengkapi dengan teknologi inovatif bernama Flex-Phos. Teknologi ini memungkinkan produksi pupuk NPK yang lebih efisien dan berkualitas.

"Inovasi ini merupakan langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan pupuk NPK yang terus meningkat dan memperkuat pertanian Indonesia," jelas Daconi. Ini menunjukkan visi jangka panjang perusahaan untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga mengantisipasi permintaan di masa depan.

Hasil dari inovasi ini sangat signifikan dan patut diacungi jempol. Petrokimia Gresik berhasil menghapuskan potensi kerugian sebesar Rp107,1 miliar per tahun. Sebaliknya, perusahaan justru meraih keuntungan langsung sebesar Rp175,86 miliar, ditambah penghematan investasi sebesar Rp28,2 miliar. Ini adalah bukti efisiensi dan keberhasilan teknologi Flex-Phos.

Yang terpenting bagi petani, kapasitas produksi NPK naik drastis. Peningkatan ini cukup untuk memasok kebutuhan pupuk, baik yang bersubsidi maupun nonsubsidi. Dengan demikian, ketersediaan pupuk di pasar akan selalu terjaga, mengurangi risiko kelangkaan yang seringkali merugikan petani.

Pendampingan Petani Lewat Program Agrosolution 2025

Petrokimia Gresik tidak hanya berhenti pada penyediaan pupuk. Mereka juga memberikan pendampingan komprehensif bagi petani yang menggunakan stok nonsubsidi melalui program Agrosolution 2025. Program ini dirancang untuk membantu petani mengoptimalkan penggunaan pupuk dan meningkatkan hasil panen.

Hingga kini, program Agrosolution 2025 telah diikuti oleh lebih dari 61.000 petani di seluruh Indonesia. Angka ini menunjukkan antusiasme dan kepercayaan petani terhadap program ini. Dampaknya pun sangat nyata dan positif terhadap peningkatan produktivitas pertanian di berbagai daerah.

Contohnya, produktivitas tebu berhasil naik 33 persen, padi meningkat 16 persen, dan jagung melonjak 21 persen. Angka-angka ini bukan sekadar statistik, melainkan bukti konkret efektivitas program Agrosolution dalam membantu petani mencapai hasil panen yang lebih baik dan menguntungkan.

Pendampingan ini meliputi penggunaan Mobil Uji Tanah untuk rekomendasi dosis pupuk yang presisi, sesuai dengan kondisi tanah masing-masing lahan. Petani juga diajarkan tentang pemupukan berimbang dengan kombinasi pupuk subsidi dan nonsubsidi, memastikan efisiensi penggunaan dan hasil maksimal.

Komitmen Petrokimia Gresik untuk Ketahanan Pangan Nasional

Daconi Khotob menegaskan kembali peran penting petani dalam menjaga kedaulatan bangsa. "Petani adalah pahlawan yang menjaga kedaulatan bangsa melalui ketahanan pangan," katanya, mengapresiasi kerja keras dan dedikasi mereka yang tak kenal lelah.

Petrokimia Gresik bersama Pupuk Indonesia berkomitmen penuh untuk terus menjaga amanah menyediakan pupuk bagi petani. Mereka ingin memastikan setiap musim tanam berjalan lancar, tanpa hambatan berarti yang bisa merugikan petani dan ketahanan pangan nasional.

"Kami berharap musim tanam Okmar berjalan baik, produktivitas meningkat, dan Indonesia bisa menjadi lumbung pangan dunia," pungkas Daconi. Ini adalah cita-cita besar yang terus diperjuangkan, menjadikan Indonesia mandiri dalam urusan pangan dan bahkan mampu berkontribusi bagi dunia.

Dengan ketersediaan pupuk yang cukup, baik subsidi maupun nonsubsidi, serta pendampingan yang tepat melalui program Agrosolution, petani diharapkan bisa terus berproduksi optimal. Ini demi masa depan pertanian Indonesia yang lebih cerah, di mana tidak ada lagi petani yang kesulitan mendapatkan pupuk untuk lahannya.

banner 325x300