banner 728x250

BNI Gercep! Layanan Perbankan di Sumatra Pulih Total Pasca Banjir, Nasabah Tak Perlu Khawatir Lagi!

bni gercep layanan perbankan di sumatra pulih total pasca banjir nasabah tak perlu khawatir lagi portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Jakarta, CNN Indonesia – Kabar gembira datang dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI. Setelah beberapa hari terakhir wilayah Sumatra Utara dan Sumatra Barat dilanda banjir serta longsor hebat, BNI dengan sigap memastikan seluruh layanan perbankan di sana kini telah kembali beroperasi normal. Ini tentu menjadi angin segar bagi masyarakat yang terdampak.

Pemulihan layanan ini bukan tanpa perjuangan. BNI mengerahkan langkah tanggap darurat yang cepat dan efektif. Salah satu inovasi utamanya adalah penggunaan internet satelit global di beberapa kantor layanan.

banner 325x300

Strategi ini krusial untuk memastikan aktivitas transaksi nasabah tidak terganggu sedikit pun. Komitmen BNI untuk menjaga akses layanan keuangan bagi masyarakat dalam kondisi apa pun memang patut diacungi jempol.

Strategi Cepat Tanggap BNI: Internet Satelit Jadi Kunci Pemulihan

Bencana alam seringkali melumpuhkan infrastruktur komunikasi, termasuk internet. Namun, BNI punya solusi jitu. Mereka mengandalkan konektivitas berbasis satelit untuk memulihkan jaringan di area terdampak.

Langkah ini terbukti sangat efektif dalam mempercepat proses pemulihan. Beberapa outlet yang mendapatkan dukungan konektivitas satelit antara lain di Gunung Sitoli, Sibolga, Pandan, dan Teluk Dalam.

Seluruh titik tersebut kini telah berfungsi penuh. Ini berarti proses operasional perbankan dapat berjalan kembali secara optimal, memungkinkan nasabah untuk kembali melakukan transaksi seperti biasa tanpa hambatan berarti.

Outlet dan ATM Kembali Beroperasi Penuh, Nasabah Tak Perlu Panik

Dampak banjir dan longsor memang sempat membuat beberapa fasilitas perbankan BNI terhenti. Namun, berkat kerja keras tim di lapangan, kini semua sudah kembali normal.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menegaskan bahwa percepatan pemulihan ini adalah wujud komitmen perseroan. Mereka ingin memastikan masyarakat tetap dapat mengakses layanan keuangan, bahkan di tengah kondisi bencana.

Sebanyak 12 outlet BNI yang sebelumnya terdampak banjir kini kembali beroperasi normal. Outlet-outlet ini tersebar di wilayah vital seperti Medan, Sibolga, dan Gunung Sitoli, siap melayani nasabah seperti sedia kala.

Tak hanya outlet, fasilitas penting lainnya seperti ATM juga tak luput dari perhatian. Sebanyak 47 ATM yang sempat tidak berfungsi akibat genangan air kini juga sudah kembali aktif. Ini tentu sangat membantu masyarakat yang membutuhkan akses tunai atau transaksi cepat.

Layanan Terbatas untuk Kebutuhan Mendesak Korban Banjir

Selain memulihkan layanan utama, BNI juga menunjukkan empati yang tinggi terhadap para korban banjir. Sebagai upaya tambahan, mereka membuka layanan operasional terbatas.

Layanan ini dirancang khusus untuk membantu masyarakat yang menjadi korban banjir. Tujuannya adalah memastikan kebutuhan transaksi keuangan mendesak tetap dapat dilayani, terutama bagi mereka yang paling membutuhkan.

Layanan terbatas ini dibuka pada tanggal 29 November 2025 di BNI KC Gunung Sitoli. Sehari kemudian, pada 30 November 2025, layanan serupa juga dibuka di BNI KC Sibolga dan BNI KCP Pandan.

Inisiatif ini membuktikan bahwa BNI tidak hanya fokus pada pemulihan infrastruktur, tetapi juga pada aspek kemanusiaan. Mereka memahami betul bahwa di saat darurat, akses terhadap keuangan bisa menjadi penentu kelangsungan hidup dan pemulihan.

Komitmen BNI untuk Keberlangsungan Akses Keuangan di Tengah Bencana

Okki Rushartomo menekankan pentingnya keberlangsungan transaksi keuangan bagi kebutuhan sehari-hari masyarakat. "Kami ingin memastikan masyarakat tetap dapat mengakses layanan keuangan meskipun dalam kondisi bencana," ujarnya.

Pernyataan ini mencerminkan filosofi BNI yang menempatkan nasabah sebagai prioritas utama. Di tengah situasi yang tidak menentu akibat bencana, memiliki akses yang stabil ke layanan perbankan adalah sebuah keharusan.

Akses keuangan yang terjamin memungkinkan masyarakat untuk membeli kebutuhan pokok, mendapatkan bantuan medis, atau bahkan memulai kembali usaha kecil mereka yang mungkin terdampak. Tanpa akses ini, proses pemulihan pasca-bencana bisa menjadi jauh lebih sulit dan memakan waktu.

BNI, sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi, bahkan di tingkat lokal. Kehadiran mereka yang cepat dan responsif di tengah bencana adalah bukti nyata komitmen tersebut.

Mengapa Akses Keuangan Penting Saat Bencana?

Mungkin banyak yang bertanya, seberapa penting sih akses keuangan saat bencana? Jawabannya, sangat penting! Ketika bencana melanda, kebutuhan mendesak akan muncul secara tiba-tiba.

Mulai dari membeli makanan, air bersih, obat-obatan, hingga memperbaiki rumah yang rusak, semuanya membutuhkan dana. Tanpa akses ke rekening bank atau ATM, masyarakat akan kesulitan memenuhi kebutuhan dasar ini.

Selain itu, bagi para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang mungkin terdampak, akses perbankan sangat vital untuk memulai kembali roda ekonomi mereka. Pinjaman darurat atau fasilitas transaksi lainnya bisa menjadi penyelamat.

Oleh karena itu, langkah BNI yang memastikan layanan perbankan pulih dengan cepat bukan hanya sekadar mengembalikan fungsi, tetapi juga memberikan harapan dan kekuatan bagi masyarakat untuk bangkit kembali. Ini adalah bentuk nyata dukungan perbankan terhadap ketahanan komunitas.

Pantauan Berkelanjutan dan Langkah Antisipatif BNI

BNI tidak berhenti pada pemulihan saja. Mereka memastikan akan terus memantau perkembangan situasi di Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Langkah ini penting untuk mengantisipasi potensi kendala di masa depan.

Perseroan juga menyiapkan langkah lanjutan guna menjaga stabilitas layanan perbankan di wilayah terdampak. Ini termasuk evaluasi berkala dan peningkatan sistem agar lebih tangguh menghadapi bencana serupa di kemudian hari.

Komitmen BNI untuk memberikan akses layanan yang aman, andal, dan berkesinambungan bagi seluruh nasabah ditegaskan kembali. Terutama dalam kondisi darurat, ketika layanan keuangan menjadi sangat vital, BNI bertekad untuk selalu hadir.

Kehadiran BNI yang sigap dan responsif ini menjadi contoh nyata bagaimana sektor perbankan dapat berkontribusi besar dalam upaya mitigasi dan pemulihan pasca-bencana. Nasabah di Sumatra kini bisa bernapas lega, mengetahui bahwa BNI selalu siap sedia melayani mereka, kapan pun dan di mana pun.

(ory/ory)

[Gambas:Video CNN]

banner 325x300