banner 728x250

Dewa United Menggila! Hajar PSBS Biak 3-1, Posisi Arema Langsung Tergusur di Klasemen Super League!

Pemain Dewa United berebut bola dengan pemain PSBS Biak di Stadion Internasional Banten.
Kemenangan dramatis! Dewa United taklukkan PSBS Biak 3-1, geser Arema FC di papan atas klasemen.
banner 120x600
banner 468x60

Stadion Internasional Banten menjadi saksi bisu kebangkitan Dewa United. Dalam laga lanjutan kompetisi Super League 2025/2026, Sabtu (20/9), Tangsel Warriors sukses melibas PSBS Biak dengan skor meyakinkan 3-1. Kemenangan krusial ini tidak hanya menambah tiga poin berharga, tetapi juga mengubah peta persaingan di papan atas klasemen. Dewa United kini melesat, menggeser Arema FC dari posisi strategis.

Babak Pertama Penuh Drama: Dari Buntu Hingga Pesta Gol

banner 325x300

Sejak peluit kick-off dibunyikan, Dewa United menunjukkan dominasinya dalam penguasaan bola. Mereka berambisi penuh untuk mengamankan poin penuh di kandang sendiri. Namun, PSBS Biak tidak tinggal diam, mereka menerapkan strategi bertahan rapat yang menyulitkan tuan rumah menembus lini tengah.

Serangan Dewa United seringkali dipaksa melebar ke sisi sayap, sebuah taktik yang belum efektif di awal pertandingan. Beberapa kali percobaan serangan balik PSBS justru membuat lini belakang Dewa United ketar-ketir, meski belum ada tembakan yang benar-benar mengancam gawang Sonny Stevens. Tekanan terus dilancarkan, dan akhirnya kebuntuan pecah pada menit ke-28.

Hugo Jaja menjadi pahlawan dengan tembakan placing melengkung yang indah dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras, tak terjangkau kiper Aldo Kadu, dan membuat seisi stadion bergemuruh. Gol pembuka ini seolah membuka keran gol Dewa United, memicu semangat para pemain untuk tampil lebih agresif.

Hanya berselang dua menit, Stefano Lilipaly menggandakan keunggulan Dewa United. Menerima assist matang dari Ricky Kambuaya yang cerdik, Lilipaly dengan tenang menempatkan bola ke pojok kiri gawang dengan tembakan kaki kanan yang akurat, membuat skor menjadi 2-0. Momentum sepenuhnya berada di tangan tuan rumah.

Pesta gol belum usai di babak pertama. Jelang turun minum, tepatnya menit ke-45+1, Alex Martins melengkapi dominasi Dewa United. Sundulan kerasnya, memanfaatkan sepak pojok akurat dari Hugo Jaja, mengubah skor menjadi 3-0. Tiga gol cepat di penghujung babak pertama ini benar-benar memukul mental PSBS Biak. Mereka harus menghadapi jeda dengan defisit yang sangat besar, sementara Dewa United merayakan keunggulan telak.

Babak Kedua: PSBS Berani, Dewa United Tetap Solid

Memasuki babak kedua, Dewa United sedikit mengendurkan intensitas serangan mereka. Unggul tiga gol membuat tim asuhan Jan Olde Riekerink ini lebih memilih untuk menjaga ritme permainan dan mengamankan keunggulan. Mereka bermain lebih sabar, mengontrol bola, dan tidak terburu-buru dalam melancarkan serangan.

Celah ini dimanfaatkan dengan baik oleh PSBS Biak. Mereka mulai berani memegang bola lebih lama dan mencoba membangun serangan dari lini tengah. Meskipun demikian, solidnya pertahanan Dewa United yang digalang para bek tangguh membuat peluang gol PSBS masih minim. Mereka kesulitan menemukan celah untuk menembus kotak penalti lawan.

Beberapa pergantian pemain dilakukan oleh kedua tim untuk menyegarkan skuad. Termasuk masuknya Egy Maulana Vikri untuk Dewa United yang diharapkan bisa menambah daya gedor. Egy sempat memiliki kesempatan emas, namun sepakan kaki kirinya masih melebar di sisi kanan gawang PSBS, belum berhasil menambah pundi-pundi gol bagi Tangsel Warriors.

PSBS Biak menghadapi tantangan besar dalam menciptakan peluang yang berarti. Minimnya pergerakan pemain tanpa bola dan jarak antarlini yang terlalu lebar menjadi penghalang utama mereka untuk membongkar pertahanan tuan rumah yang disiplin. Mereka mencoba berbagai cara, namun tembok pertahanan Dewa United terlalu kokoh.

Gol Hiburan Berkelas dari Ruyery Blanco

Di tengah kebuntuan dan dominasi Dewa United, PSBS Biak akhirnya berhasil mencetak gol balasan yang layak diapresiasi. Pada menit ke-86, Ruyery Blanco menunjukkan kelasnya dengan gol berkelas yang memukau. Gol ini menjadi bukti bahwa PSBS memiliki pemain-pemain berkualitas yang bisa memberikan kejutan.

Menerima umpan terobosan lambung yang membelah pertahanan Dewa United, Blanco dengan sigap mengontrol bola dan melepaskan tembakan setengah voli kaki kiri yang sangat akurat. Bola meluncur deras tanpa bisa dibendung kiper Dewa United, Sonny Stevens, yang sudah berusaha maksimal.

Gol ini menjadi hiburan bagi PSBS Biak dan menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi serangan yang berbahaya, meskipun terlambat. Skor pun berubah menjadi 3-1, dan gol tersebut menjadi penutup drama di Stadion Internasional Banten. Tidak ada tambahan gol tercipta hingga wasit meniup peluit panjang.

Implikasi Klasemen: Dewa United Mengancam Papan Atas

Kemenangan 3-1 atas PSBS Biak ini memiliki dampak signifikan pada tabel klasemen Super League 2025/2026. Dewa United kini berhasil mengumpulkan 9 poin, menempatkan mereka di posisi keempat. Ini adalah pencapaian yang luar biasa dan menunjukkan progres yang pesat dari tim.

Posisi ini sangat krusial, mengingat Dewa United berhasil menggusur Arema FC yang sebelumnya menempati peringkat tersebut. Ini menunjukkan konsistensi dan ambisi besar Dewa United untuk bersaing di papan atas, bahkan berpotensi menembus tiga besar jika mampu mempertahankan performa impresif ini.

Pergeseran di klasemen ini juga menjadi sinyal bagi tim-tim lain bahwa Dewa United adalah kekuatan yang patut diperhitungkan. Dengan performa seperti ini, mereka berpotensi menjadi kuda hitam yang mengancam dominasi tim-tim besar yang sudah lama bercokol di puncak klasemen. Persaingan di Super League semakin memanas.

Analisis Taktik dan Performa Pemain Kunci

Pelatih Jan Olde Riekerink patut diacungi jempol atas strateginya yang efektif. Meskipun Dewa United sempat kesulitan di awal pertandingan, instruksi untuk terus menekan dan memanfaatkan celah akhirnya membuahkan hasil. Perubahan taktik di babak kedua juga menunjukkan kematangan pelatih dalam membaca jalannya pertandingan.

Hugo Jaja, dengan satu gol dan satu assist, jelas menjadi motor serangan Dewa United. Ketenangannya dalam mengeksekusi peluang dan visi umpannya yang akurat sangat vital bagi tim. Stefano Lilipaly juga menunjukkan insting golnya yang tajam, sementara Alex Martins membuktikan dirinya sebagai ancaman di udara yang mematikan. Ricky Kambuaya juga patut dipuji atas assistnya yang krusial.

Di sisi lain, PSBS Biak perlu mengevaluasi efektivitas serangan balik mereka. Meskipun pertahanan mereka cukup solid di awal, mereka kesulitan menciptakan peluang yang konsisten. Gol Ruyery Blanco adalah bukti potensi, namun perlu lebih banyak variasi serangan dan kreativitas di lini tengah untuk bisa bersaing lebih jauh di liga.

Menatap Laga Selanjutnya: Konsistensi Jadi Kunci

Bagi Dewa United, kemenangan ini menjadi modal berharga untuk menghadapi pertandingan selanjutnya. Konsistensi akan menjadi kunci utama untuk mempertahankan posisi di papan atas dan terus menekan tim-tim di atas mereka. Mereka harus menjaga fokus dan tidak cepat berpuas diri dengan hasil ini.

Sementara itu, PSBS Biak harus segera bangkit dari kekalahan ini. Mereka perlu memperbaiki koordinasi antarlini dan meningkatkan efektivitas serangan agar bisa meraih poin di laga-laga mendatang. Evaluasi menyeluruh akan sangat penting untuk menemukan solusi atas kelemahan yang terlihat.

Super League 2025/2026 semakin memanas, dan hasil pertandingan ini menambah bumbu persaingan yang ketat. Para penggemar sepak bola tentu menantikan kejutan-kejutan lain di pekan-pekan berikutnya, dengan Dewa United kini menjadi salah satu tim yang paling menarik untuk disaksikan.

banner 325x300