banner 728x250

PPP dan Perti ‘Reuni’ Sejarah, Mardiono Ungkap Strategi Kunci Menuju Pemilu 2029!

ppp dan perti reuni sejarah mardiono ungkap strategi kunci menuju pemilu 2029 portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Mardiono, baru-baru ini melakukan kunjungan penting yang sarat makna historis. Ia bersilaturahmi ke Kantor Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Tarbiyah Islamiyah (DPP Perti), sebuah organisasi Islam yang memiliki ikatan sejarah mendalam dengan PPP. Perti bukan sekadar mitra, melainkan salah satu unsur fusi pendiri PPP pada tahun 1973, menjadikannya pilar fundamental dalam perjalanan partai berlambang Ka’bah ini.

Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut menjadi saksi bisu komitmen untuk menghidupkan kembali memori kolektif. Mardiono diterima langsung oleh Ketua Umum DPP Perti, Dr. Ir. Zulkarnain Khamsa, bersama Sekjen DPP Perti, Dr. Undrizon, dan jajaran pengurus lainnya. Suasana akrab menunjukkan kuatnya ikatan yang masih terpelihara antara kedua belah pihak.

banner 325x300

Mengenang Akar Sejarah PPP dan Perti

Sejarah mencatat, pada tahun 1973, pemerintah Orde Baru melakukan fusi partai-partai politik, termasuk partai-partai Islam. Dari penggabungan ini, lahirlah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebagai wadah tunggal aspirasi politik umat Islam. Perti, dengan basis massa dan pengaruhnya yang kuat di bidang pendidikan serta dakwah, menjadi salah satu kekuatan utama di balik pembentukan tersebut.

Perti, yang dikenal memiliki akar kuat di kalangan ulama dan santri, membawa serta jaringan pendidikan Islam tradisional yang luas. Kontribusi Perti pada masa fusi bukan hanya soal jumlah anggota, tetapi juga ideologi dan nilai-nilai keislaman yang menjadi fondasi PPP. Kunjungan Mardiono ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan sebuah napak tilas untuk mempererat kembali "tali sejarah dan semangat perjuangan" yang telah terjalin puluhan tahun silam.

Mardiono menekankan bahwa silaturahmi ini adalah upaya untuk memastikan bahwa Perti, sebagai bagian tak terpisahkan dari PPP, terus "bergandeng tangan dan berkesinambungan." Tujuannya jelas: membangkitkan kembali gelora semangat, baik di kalangan kader PPP maupun kader Perti. Fokus utamanya adalah persiapan menyongsong Pemilu 2029 dengan kekuatan penuh.

Sinergi Strategis Menuju Pemilu 2029

Dengan Pemilu 2029 yang semakin mendekat, sinergi antara dua entitas bersejarah ini diharapkan mampu menciptakan momentum positif. Ini bukan hanya tentang konsolidasi internal, tetapi juga tentang proyeksi kekuatan ke depan. Mereka bertekad untuk bersama-sama merancang strategi yang efektif dan relevan dengan tantangan politik masa kini.

Diskusi dalam pertemuan tersebut menyentuh berbagai aspek, mulai dari penguatan basis massa hingga strategi komunikasi politik. Mardiono melihat potensi besar dalam kolaborasi ini untuk memperluas jangkauan PPP, terutama di segmen masyarakat yang peduli terhadap isu-isu pendidikan dan keagamaan. Sinergi ini diharapkan tidak hanya menguntungkan PPP secara elektoral, tetapi juga memperkuat posisi Perti sebagai organisasi dakwah dan pendidikan yang relevan di era modern.

Peran Vital Perti dalam Gerakan PPP

Ketua Umum PPP itu menegaskan bahwa Perti memiliki peran yang sangat strategis dalam konteks perjuangan partai. Organisasi ini dikenal konsisten dalam menggerakkan basis pendidikan, dakwah, dan sosial. Tiga pilar ini, menurut Mardiono, sangat sejalan dengan misi perjuangan PPP dalam membangun masyarakat yang beradab, religius, dan sejahtera.

Perti telah lama dikenal melalui jaringan madrasah, pesantren, majelis taklim, hingga panti asuhan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Jaringan ini menjadi kanal efektif bagi PPP untuk menyampaikan pesan-pesan politiknya sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Dengan demikian, Perti tidak hanya menjadi mitra ideologis, tetapi juga mesin penggerak yang vital di akar rumput.

Mardiono memastikan bahwa sinergi yang dibangun tidak akan berhenti di tingkat pusat saja. Kolaborasi ini akan menjangkau hingga ke daerah-daerah, memastikan bahwa semangat dan nilai-nilai perjuangan dapat tersampaikan dan diimplementasikan secara merata di seluruh pelosok negeri. Ini adalah langkah konkret untuk memperkuat struktur partai dari bawah.

Membangun Kemenangan Bersama: Visi Mardiono

"Kami akan terus bersinergi dengan kader-kader Perti, baik di struktur maupun di luar struktur partai," ujar Mardiono dengan penuh keyakinan. Tujuannya adalah satu: membangun kemenangan PPP di Pemilu 2029. Ia melihat Perti sebagai aset berharga yang memiliki jaringan kuat dan basis massa yang loyal, sebuah kekuatan yang tak bisa diremehkan dalam kontestasi politik.

Perti, dengan rekam jejaknya yang panjang di bidang pendidikan, dakwah, dan sosial, membawa nilai-nilai fundamental yang relevan. Nilai-nilai ini, kata Mardiono, harus diimplementasikan secara konkret dalam setiap perjuangan politik PPP. Ini berarti bahwa pendekatan politik PPP akan selalu dijiwai oleh prinsip-prinsip keadilan sosial, pendidikan merata, dan dakwah yang menyejukkan, sesuai dengan ajaran Islam.

Dengan demikian, kemenangan yang diidamkan PPP bukan hanya sekadar perolehan suara semata. Lebih dari itu, kemenangan tersebut adalah kemenangan nilai-nilai luhur yang telah lama diperjuangkan oleh Perti dan PPP sejak masa fusi. Ini adalah upaya untuk mengembalikan marwah partai dan memperkuat identitasnya sebagai partai Islam yang modern, inklusif, dan berpihak pada kepentingan umat.

Reaksi dan Harapan dari Perti

Dari sisi Perti, kunjungan ini disambut dengan antusiasme tinggi. Ketua Umum DPP Perti, Dr. Ir. Zulkarnain Khamsa, menyatakan bahwa Perti selalu siap mendukung perjuangan politik yang sejalan dengan nilai-nilai Islam dan kebangsaan. Ia melihat ini sebagai momentum penting untuk memperbarui komitmen bersama dan memperkuat sinergi yang telah terjalin lama.

Perti percaya bahwa dengan sinergi yang kuat, baik PPP maupun Perti dapat mencapai tujuan masing-masing sekaligus memberikan kontribusi lebih besar bagi bangsa dan negara. Harapan besar diletakkan pada kolaborasi ini, di mana Perti, dengan fokusnya pada pembinaan umat melalui pendidikan dan dakwah, dapat menjadi jembatan efektif bagi PPP untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Sebaliknya, PPP dapat menjadi wadah politik bagi aspirasi dan perjuangan Perti di kancah nasional.

Kunjungan silaturahmi Muhamad Mardiono ke DPP Perti ini lebih dari sekadar pertemuan rutin. Ini adalah penegasan kembali ikatan sejarah yang kuat, sebuah deklarasi sinergi strategis, dan langkah awal yang signifikan menuju Pemilu 2029. Dengan menghidupkan kembali semangat fusi 1973, PPP dan Perti bertekad untuk berjalan beriringan, membangun kekuatan politik yang solid, berlandaskan nilai-nilai keislaman, pendidikan, dan sosial. Kolaborasi ini diharapkan menjadi model sinergi antara partai politik dan organisasi kemasyarakatan Islam, menunjukkan bahwa kekuatan spiritual dan politik dapat bersatu untuk tujuan yang lebih besar, meraih kemenangan, dan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi kemajuan Indonesia.

banner 325x300