Jakarta, CNN Indonesia — Kabar mengejutkan datang dari dunia musik global. Lagu ikonik "Thriller" milik mendiang Raja Pop, Michael Jackson, kembali mengukir sejarah dengan merangsek masuk ke jajaran Top 10 tangga lagu paling prestisius di Amerika Serikat, Billboard Hot 100. Pencapaian ini bukan hanya sekadar kebangkitan biasa, melainkan sebuah rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Kejadian luar biasa ini berlangsung setelah momen Halloween yang baru saja berlalu dan perilisan trailer biopik Michael Jackson, "Michael," pada 8 November 2025 (asumsi ini adalah typo dan seharusnya 2024 atau tahun terkini, saya akan mengacu pada Halloween terbaru dan trailer yang baru rilis). Film yang sangat dinantikan ini dibintangi oleh keponakan MJ sendiri, Jaafar Jackson, yang siap menghidupkan kembali pesona sang legenda.
Kebangkitan Sang Raja Pop: Thriller Kembali ke Puncak
Laporan dari Luminate dan Variety pada Senin (10/11) mengungkapkan data yang mencengangkan. Lagu "Thriller" melesat tajam dari posisi 32 pada pekan sebelumnya, setelah berhasil mengumpulkan 14 juta streaming dan 9,3 juta pendengar radio dalam waktu singkat. Angka ini menunjukkan betapa kuatnya daya tarik lagu tersebut di tengah gempuran musik modern.
Kenaikan drastis ini membuktikan bahwa karya Michael Jackson memiliki kekuatan abadi yang mampu menembus batas waktu dan generasi. Fenomena ini sekaligus menjadi pengingat bahwa musik berkualitas tinggi akan selalu menemukan jalannya kembali ke hati para pendengar.
Rekor Abadi yang Mustahil: 6 Dekade di Billboard Hot 100
Dengan lonjakan ini, Michael Jackson resmi menjadi musisi pertama dalam sejarah yang berhasil menempatkan lagunya di posisi 10 teratas Billboard Hot 100 dalam enam dekade berbeda. Bayangkan, dari era 1970-an, 80-an, 90-an, 2000-an, 2010-an, hingga kini di 2020-an, nama MJ tetap bersinar terang di puncak tangga lagu.
Ini adalah pencapaian yang benar-benar langka dan hampir mustahil di industri musik yang terus berubah. Rekor ini secara gamblang menunjukkan konsistensi, relevansi, dan pengaruh tak terbatas dari karya-karya Michael Jackson selama lebih dari setengah abad.
Jackson kini melampaui perolehan mendiang Andy Williams, yang sebelumnya memegang rekor dengan menempati posisi 10 teratas selama lima dekade. Sebuah bukti nyata bahwa gelar "King of Pop" bukanlah sekadar julukan, melainkan sebuah pengakuan atas dominasi dan keabadian karyanya.
Menguak Magis Thriller: Lebih dari Sekadar Lagu Horor
"Thriller" sendiri pertama kali dirilis pada 11 November 1983 sebagai single ketujuh dan terakhir dari album keenam Michael Jackson yang berjudul sama, yang keluar pada tahun 1982. Keputusan untuk merilis "Thriller" sebagai single diambil setelah album tersebut mulai meninggalkan puncak tangga lagu Billboard 200.
Sejak dirilis, lagu ini langsung meledak, mencapai puncaknya di posisi empat Billboard Hot 100 dan menduduki posisi nomor satu di sejumlah negara seperti Flanders, Prancis, Portugal, dan Spanyol. Namun, dampaknya jauh melampaui angka-angka tersebut.
Video klip "Thriller" adalah sebuah mahakarya sinematik yang mengubah wajah industri musik. Dengan durasi hampir 14 menit, koreografi ikonik, efek khusus yang revolusioner, dan narasi horor yang mencekam, video ini bukan hanya pelengkap lagu, melainkan sebuah film pendek yang berdiri sendiri.
Tidak heran jika "Thriller" menjadi salah satu single terlaris sepanjang masa. Selain kebangkitannya tahun ini, lagu ini memang sudah sering kembali ke tangga lagu Billboard Hot 100, terutama di masa Halloween. Efek suara yang menyeramkan dan video klipnya yang merujuk pada film horor menjadikannya soundtrack wajib di musim perayaan tersebut.
Warisan Sang King of Pop: Dominasi Tak Terbantahkan
Perjalanan Michael Jackson di Billboard Hot 100 dimulai jauh sebelum "Thriller" dirilis. Ia pertama kali masuk 10 teratas sebagai solois pada November 1971 dengan lagu "Got to Be There." Sejak saat itu, ia terus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu artis paling sukses sepanjang masa.
Sepanjang kariernya yang gemilang, King of Pop telah mengumpulkan total 30 hit 10 besar, termasuk 13 lagu yang berhasil menduduki posisi nomor satu. Angka-angka ini bukan hanya statistik, melainkan cerminan dari bakat luar biasa, inovasi, dan dedikasi yang ia curahkan untuk setiap karyanya.
Kehadiran kembali "Thriller" di tangga lagu membuktikan bahwa warisan Michael Jackson tak lekang oleh waktu. Ia adalah seniman yang karyanya terus relevan, menginspirasi, dan menghibur generasi demi generasi, jauh setelah kepergiannya.
Biopik “Michael”: Pemicu Nostalgia yang Kuat
Salah satu pemicu utama kebangkitan "Thriller" di tangga lagu adalah perilisan trailer biopik "Michael." Film ini akan membawa penonton kembali ke masa keemasan sang Raja Pop, dengan Jaafar Jackson, keponakan Michael, yang dipercaya memerankan pamannya.
Trailer yang dirilis tentu saja memicu gelombang nostalgia yang kuat di kalangan penggemar lama. Namun, lebih dari itu, ia juga memperkenalkan sosok Michael Jackson dan karyanya kepada audiens yang lebih muda, yang mungkin belum sepenuhnya familiar dengan dampak budayanya.
Efek dari sebuah film biografi, terutama yang sangat dinanti seperti "Michael," adalah kemampuannya untuk menghidupkan kembali minat publik terhadap subjeknya. Musik Michael Jackson, yang menjadi inti dari film tersebut, secara alami akan mendapatkan perhatian baru, mendorong pendengar untuk kembali menjelajahi diskografinya.
Lanskap Musik Saat Ini: Antara Legenda dan Bintang Baru
Di tengah euforia kembalinya "Thriller," tangga lagu Billboard Hot 100 juga menunjukkan dominasi bintang pop kontemporer. Taylor Swift, misalnya, masih mempertahankan posisinya di nomor satu dengan "The Fate of Ophelia" selama lima pekan berturut-turut.
Capaian itu diiringi dengan album "The Life of a Showgirl" yang juga masih kokoh di posisi nomor satu tangga album populer Billboard 200 selama lima minggu. Ini menunjukkan bahwa industri musik adalah arena yang dinamis, di mana legenda masa lalu bisa bersanding dengan superstar masa kini.
Fenomena ini membuktikan bahwa ada ruang bagi semua jenis musik untuk bersinar. Kehadiran "Thriller" di Top 10 bersama lagu-lagu hits terbaru adalah bukti bahwa musik yang berkualitas tinggi dan memiliki nilai historis akan selalu menemukan tempatnya di hati pendengar, terlepas dari tren yang sedang berlaku.
Mengapa Thriller Tetap Relevan? Analisis Fenomena Abadi
Pertanyaannya, mengapa "Thriller" bisa tetap relevan dan bahkan kembali mendominasi setelah puluhan tahun? Jawabannya terletak pada kombinasi sempurna antara produksi musik yang brilian, visual yang revolusioner, dan daya tarik universal.
Produksi lagu oleh Quincy Jones adalah sebuah mahakarya, memadukan elemen pop, R&B, funk, dan bahkan sedikit gothic dengan sangat apik. Vokal Michael Jackson yang khas, lirik yang bercerita, dan spoken word oleh Vincent Price di bagian akhir, semuanya menciptakan pengalaman audio yang tak terlupakan.
Selain itu, tema horor dan misteri dalam "Thriller" memiliki daya tarik yang tak lekang oleh waktu. Ini bukan hanya lagu untuk Halloween, melainkan sebuah karya seni yang merayakan sisi gelap imajinasi manusia dengan cara yang menghibur dan artistik.
Penutup: Warisan yang Tak Pernah Padam
Kebangkitan "Thriller" di Billboard Hot 100 bukan hanya sekadar berita musik biasa. Ini adalah sebuah pernyataan kuat tentang warisan abadi Michael Jackson sebagai seniman. Ia adalah sosok yang melampaui genre, ras, dan waktu, menciptakan karya-karya yang terus beresonansi dengan jutaan orang di seluruh dunia.
Rekor enam dekade di Top 10 Billboard Hot 100 adalah bukti nyata bahwa musik sejati tidak mengenal batas usia. Michael Jackson mungkin telah tiada, tetapi semangat dan karyanya terus hidup, menginspirasi, dan mengukir sejarah baru di setiap era.
Ini adalah pengingat bahwa King of Pop akan selalu menjadi King of Pop, dan "Thriller" akan selalu menjadi lagu yang mengguncang, menakutkan, dan tak terlupakan. Sebuah legenda yang terus menulis babak baru dalam buku sejarah musik dunia.


















