banner 728x250

Terungkap! Masalah Pribadi Jadi Pemicu Onad Terjerat Narkoba, Kini Jalani Asesmen Rehabilitasi

terungkap masalah pribadi jadi pemicu onad terjerat narkoba kini jalani asesmen rehabilitasi portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Tanah Air. Artis dan musisi Leonardo Arya atau yang akrab disapa Onad, kini tengah menghadapi kasus penyalahgunaan narkoba yang menghebohkan publik. Pihak kepolisian, melalui Polda Metro Jaya, akhirnya mengungkap motif di balik keterjeratan mantan vokalis Killing Me Inside ini.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, Onad mengonsumsi barang haram tersebut karena adanya permasalahan pribadi. "Untuk motif menggunakan narkotika untuk OL karena ada permasalahan pribadi," terang Budi saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin. Pernyataan ini sekaligus menjawab rasa penasaran publik mengenai alasan di balik tindakan Onad.

banner 325x300

Menyikapi kondisi Onad, pihak keluarga tidak tinggal diam. Mereka telah mengajukan surat permohonan rehabilitasi untuk sang musisi. Langkah ini merupakan hak setiap individu yang terjerat kasus penyalahgunaan narkoba untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Namun, permohonan rehabilitasi tersebut tidak serta-merta langsung disetujui. Onad harus melalui serangkaian proses asesmen yang ketat. "Tapi harus melalui proses asesmen dan itu merupakan kewenangan BNNP (Badan Narkotika Nasional Provinsi)," jelas Kombes Pol Budi Hermanto.

Onad Jalani Asesmen di BNNP DKI Jakarta

Saat ini, Onad telah menjalani asesmen di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta. Proses ini menjadi tahapan krusial untuk menentukan apakah ia layak menjalani rehabilitasi atau tidak. Hasil asesmen akan menjadi penentu nasib Onad ke depan.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wisnu Wirawan, membenarkan bahwa asesmen tersebut dilakukan berdasarkan pengajuan dari pihak keluarga Onad. "Dari pihak keluarganya sudah meminta, mengajukan untuk dilakukan asesmen," kata Wisnu di Jakarta, Senin. Ini menunjukkan dukungan penuh keluarga agar Onad bisa pulih.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil asesmen resmi dari BNNP DKI Jakarta. Jika hasilnya sudah keluar, barulah akan diumumkan kepada publik. "Nanti kita sampaikan ya, soalnya itu yang menentukan dari BNNP, kami belum tahu," tambah Wisnu, menegaskan bahwa detail asesmen sepenuhnya ada di tangan BNNP.

Kilas Balik Penangkapan dan Fakta Awal Kasus Onad

Sebelumnya, kabar penangkapan Onad sempat menggemparkan jagat maya. Ia diamankan oleh pihak kepolisian terkait dugaan penyalahgunaan narkoba. Penangkapan ini menambah panjang daftar artis yang terjerat kasus serupa di Indonesia.

Dari hasil pemeriksaan awal, Onad dinyatakan positif mengonsumsi ganja dan ekstasi. Hal ini terungkap setelah serangkaian tes dilakukan oleh pihak berwajib. Temuan ini menjadi dasar kuat bagi kepolisian untuk melanjutkan proses hukum terhadapnya.

Berbeda dengan Onad, sang istri, yang juga sempat menjalani pemeriksaan, dinyatakan negatif dari penggunaan narkoba. Ini memberikan sedikit kelegaan di tengah badai masalah yang menimpa keluarga mereka. Fokus kini tertuju pada pemulihan Onad.

Sebelum menjalani asesmen di BNNP, Onad juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan di Polres Metro Jakarta Barat. Tahapan ini merupakan prosedur standar dalam penanganan kasus narkoba untuk memastikan kondisi fisik dan mental tersangka. Setiap langkah diambil sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Mengapa Masalah Pribadi Sering Jadi Pemicu?

Kasus Onad ini kembali menyoroti fenomena masalah pribadi sebagai pemicu penyalahgunaan narkoba di kalangan publik figur. Tekanan hidup, tuntutan pekerjaan, hingga masalah dalam hubungan personal seringkali menjadi beban berat. Narkoba, bagi sebagian orang, kerap dianggap sebagai jalan pintas untuk melarikan diri dari realitas pahit tersebut, meski hanya sesaat.

Namun, pelarian sesaat itu justru membawa dampak jangka panjang yang merusak. Tidak hanya merugikan kesehatan fisik dan mental, tetapi juga menghancurkan karier, reputasi, dan hubungan sosial. Kisah Onad menjadi pengingat bahwa popularitas tidak menjamin seseorang terbebas dari masalah pribadi yang mendalam.

Dalam kasus seperti ini, dukungan dari keluarga dan lingkungan terdekat menjadi sangat vital. Proses rehabilitasi bukan hanya tentang membersihkan tubuh dari zat adiktif, tetapi juga menyembuhkan luka batin dan mencari akar permasalahan. Pendekatan holistik diperlukan agar pengguna narkoba bisa benar-benar pulih dan kembali ke masyarakat.

Apa Selanjutnya untuk Onad?

Masa depan Onad kini berada di tangan BNNP DKI Jakarta. Hasil asesmen akan menentukan apakah ia akan direhabilitasi atau melanjutkan proses hukum di balik jeruji besi. Keputusan ini akan sangat berpengaruh pada kelanjutan karier dan kehidupannya.

Banyak pihak berharap Onad bisa mendapatkan kesempatan untuk pulih sepenuhnya melalui rehabilitasi. Dengan penanganan yang tepat, diharapkan ia bisa kembali berkarya dan menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk menjauhi narkoba. Proses ini memang panjang, namun bukan tidak mungkin untuk dilalui.

Kasus Onad ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua, terutama bagi mereka yang berada di bawah sorotan publik. Pentingnya menjaga kesehatan mental, mencari bantuan profesional saat menghadapi masalah pribadi, dan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba adalah kunci. Semoga Onad bisa melewati masa sulit ini dan kembali menjadi pribadi yang lebih baik.

banner 325x300