banner 728x250

Prabowo Teriak ‘Amandla’ di Depan Presiden Afrika Selatan, Maknanya Bikin Kagum!

prabowo teriak amandla di depan presiden afrika selatan maknanya bikin kagum portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Sebuah momen tak terduga terjadi di Istana Merdeka, Jakarta. Presiden Prabowo Subianto menyambut Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa dengan seruan ‘Amandla!’ yang menggema, lengkap dengan kepalan tangan terangkat. Momen penuh makna ini menjadi sorotan di tengah pertemuan bilateral penting antara kedua negara yang membahas berbagai agenda strategis.

Kunjungan Presiden Ramaphosa pada Rabu (22/10/2025) ini menandai babak baru dalam penguatan hubungan diplomatik Indonesia dan Afrika Selatan. Kedua pemimpin berkomitmen untuk mempererat kerja sama di berbagai sektor, dari ekonomi hingga pertahanan, demi kepentingan bersama.

banner 325x300

Pertemuan Bilateral yang Produktif: Ekonomi Jadi Prioritas

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa pertemuan bilateral dengan Presiden Ramaphosa berlangsung sangat produktif. Fokus utama pembicaraan adalah peningkatan kerja sama di bidang ekonomi, yang menunjukkan potensi besar.

Dalam lima tahun terakhir, nilai perdagangan antara Indonesia dan Afrika Selatan telah mencatat peningkatan signifikan. Namun, Prabowo menekankan bahwa masih ada ruang yang luas untuk memperluas dan menyeimbangkan nilai perdagangan tersebut.

Untuk mencapai tujuan ini, kedua negara berencana mengambil langkah konkret. Salah satunya adalah menjajaki kemungkinan adanya perjanjian perdagangan preferensial (PTA) atau perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif (CEPA).

Langkah ini dianggap krusial, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi internasional yang masih membayangi. Prabowo berharap perjanjian semacam ini dapat memberikan stabilitas dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan bagi kedua belah pihak.

Kerja Sama Pertahanan hingga Pendidikan

Selain ekonomi, Prabowo juga menyoroti pentingnya mempercepat implementasi perjanjian kerja sama pertahanan. Perjanjian ini telah disepakati pada tahun 2023 dan kini akan diakselerasi pelaksanaannya.

Tidak hanya itu, kedua pemimpin juga membahas potensi kerja sama di berbagai bidang lain yang tak kalah penting. Sektor pertanian, energi, ilmu pengetahuan, dan pendidikan menjadi agenda diskusi yang hangat.

Indonesia berencana mengirimkan delegasi teknis ke Afrika Selatan, sesuai permintaan Presiden Ramaphosa. Tim ini akan bertugas membahas program-program konkret yang dapat segera direalisasikan di bidang-bidang utama tersebut.

Prabowo menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang tulus atas kunjungan serta persahabatan yang terus berkembang antara kedua negara. Ia menegaskan kembali komitmen kuat Indonesia untuk memperkuat kemitraan strategis dengan Afrika Selatan di masa mendatang.

Kunjungan Kenegaraan Penuh Makna dan Simbolisme

Kunjungan kenegaraan Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa ke Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (22/10/2025), berlangsung meriah dan penuh simbolisme. Kedatangan Ramaphosa disambut dengan upacara kenegaraan yang khidmat.

Iring-iringan mobil yang membawa Presiden Ramaphosa sempat memasuki kawasan Monumen Nasional (Monas), di mana puluhan pasukan berkuda membawa bendera Indonesia turut mengiringi. Suasana semakin semarak dengan kehadiran siswa-siswa berseragam sekolah yang melambaikan bendera Indonesia dan Afrika Selatan.

Presiden Prabowo, yang mengenakan setelan jas abu-abu dan peci hitam, menyambut langsung Ramaphosa di depan pintu mobil. Keduanya berjabat tangan hangat dan berpelukan, menunjukkan kedekatan hubungan personal antar pemimpin.

Upacara penyambutan dilanjutkan dengan pengumandangan lagu kebangsaan kedua negara, diiringi 21 dentuman meriam sebagai tanda penghormatan. Setelah itu, Prabowo dan Ramaphosa memperkenalkan para delegasi masing-masing.

Delegasi Indonesia tampak diisi oleh sejumlah menteri dan pejabat tinggi terkait, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam pertemuan ini. Mereka kemudian menandatangani buku tamu dan berfoto bersama di ruang kredensial Istana Merdeka.

Pertemuan empat mata antara Prabowo dan Ramaphosa digelar tertutup di ruang kerja presiden, memberikan kesempatan bagi kedua pemimpin untuk membahas isu-isu sensitif secara lebih mendalam. Kunjungan ini akan ditutup dengan jamuan santap malam kenegaraan, mempererat hubungan bilateral yang telah terjalin erat selama lebih dari tiga dekade.

‘Amandla Awethu’: Slogan Perjuangan yang Menggema

Momen paling mencuri perhatian adalah saat Presiden Prabowo menyerukan ‘Amandla!’ usai pernyataan pers bersama. Dengan kepalan tangan terangkat, seruan itu disambut tawa kecil Presiden Ramaphosa yang membalas ‘Awethu!’.

Bagi banyak orang, seruan ini mungkin terdengar asing. Namun, ‘Amandla awethu’ adalah slogan legendaris dari Afrika Selatan, yang secara harfiah berarti "kekuasaan adalah milik kita".

Slogan ini bukan sekadar kata-kata, melainkan simbol kuat dari perjuangan anti-apartheid yang heroik. Ia menjadi nyanyian perlawanan, seruan untuk kebebasan, dan penegasan hak rakyat atas tanah dan kekuasaan mereka di tengah penindasan.

Frasa ini sering digunakan dalam format seru-dan-tanggapan, di mana seorang pemimpin menyerukan "Amandla!" dan massa menjawab "Awethu!". Ini merepresentasikan semangat revolusioner, persatuan, dan tekad untuk meraih kemerdekaan.

Tindakan Prabowo ini bukan hanya gestur ramah, melainkan menunjukkan kedalaman pemahaman dan solidaritasnya terhadap sejarah perjuangan Afrika Selatan. Ini adalah bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kebebasan dan kedaulatan yang juga dijunjung tinggi oleh Indonesia.

Melalui seruan ini, Prabowo seolah ingin menegaskan bahwa kemitraan Indonesia-Afrika Selatan tidak hanya didasari kepentingan ekonomi, tetapi juga ikatan sejarah dan ideologi. Keduanya memiliki sejarah panjang dalam perjuangan kemerdekaan dan kedaulatan bangsa, menjadikan hubungan mereka lebih dari sekadar diplomasi biasa.

Kunjungan Presiden Ramaphosa dan interaksi hangat dengan Presiden Prabowo Subianto menegaskan kembali komitmen kedua negara untuk terus bekerja sama. Dari penguatan ekonomi dan pertahanan hingga simbol-simbol perjuangan yang menginspirasi, kemitraan strategis ini diharapkan membawa manfaat besar dan berkelanjutan bagi kedua bangsa di masa depan.

banner 325x300