banner 728x250

Mentan Amran Sulaiman Bongkar Rahasia Sukses di Depan Ribuan Mahasiswa UNIB: Dari Miskin Jadi Menteri, Ini Kuncinya!

Menteri Pertanian bersama mahasiswa Universitas Bengkulu dalam kuliah umum.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman berinteraksi dan memotivasi ribuan mahasiswa Universitas Bengkulu dalam kuliah umum inspiratif.
banner 120x600
banner 468x60

Ribuan mahasiswa Universitas Bengkulu (UNIB) dibuat terpukau oleh kehadiran Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, dalam sebuah kuliah umum yang inspiratif pada Rabu (17/9) lalu. Acara yang berlangsung meriah di kampus UNIB ini bukan sekadar ajang formal, melainkan panggung bagi Amran untuk membagikan resep keberhasilan hidupnya. Ia tak hanya memberikan motivasi, tetapi juga mendengarkan langsung berbagai aspirasi dan keluhan dari para calon penerus bangsa di sektor pertanian.

Mimpi Besar: Kunci Utama Meraih Kesuksesan

banner 325x300

Sejak awal sesinya, Amran langsung memantik semangat para mahasiswa dengan sebuah pertanyaan retoris yang menggugah. "Anak-anakku mau berhasil? Make big dream, mimpi besar," ujarnya, menekankan bahwa tak ada satu pun orang besar yang memiliki mimpi kecil. Pesan ini seolah menjadi fondasi utama bagi setiap individu yang ingin menapaki tangga kesuksesan, mengajak mereka untuk berani melampaui batas imajinasi.

Ia kemudian memaparkan tiga pilar penting yang menjadi kunci keberhasilan dalam hidup, sebuah formula yang ia yakini telah membawanya hingga ke posisinya saat ini. Pertama, berani bermimpi besar, karena dari sanalah segala sesuatu bermula. Kedua, bertindak nyata dan tidak hanya berdiam diri, sebab mimpi tanpa aksi hanyalah ilusi belaka. Ketiga, memiliki keteguhan hati dan pantang menyerah dalam menghadapi setiap tantangan yang menghadang.

Kisah Hidup Mentan Amran: Inspirasi dari Nol

Untuk menguatkan pesannya, Amran tak ragu berbagi kisah perjalanan hidupnya yang penuh liku. Ia menceritakan latar belakangnya yang sangat sederhana, bahkan bisa dibilang penuh keterbatasan, namun hal itu tak pernah sedikit pun menyurutkan semangatnya untuk meraih cita-cita. Kisah ini menjadi bukti nyata bahwa kondisi awal tidak lantas menentukan akhir sebuah perjalanan.

"Aku lahir miskin dan hina. Tetapi jangan sampai aku mati dalam keadaan miskin dan hina," ucapnya, sebuah kalimat yang menusuk kalbu dan penuh makna. Ia mengenang masa mudanya yang "gondrong, jelek, kasurnya penuh jamur," namun di balik semua itu, tersimpan tekad membara. "Tapi saya katakan, aku ingin membongkar laci dunia," lanjutnya, menggambarkan ambisi besar yang telah ia pupuk sejak lama.

Dari Penyuluh Lapangan Hingga Menteri Pertanian

Perjalanan karier Amran Sulaiman juga tak kalah menarik untuk disimak. Ia memulai langkahnya dari profesi yang sangat dekat dengan akar rumput, yaitu sebagai penyuluh pertanian lapangan (PPL). Posisi ini memberinya pemahaman mendalam tentang realitas dan tantangan yang dihadapi petani di Indonesia. Takdir kemudian membawanya melangkah jauh, dari seorang PPL hingga akhirnya dipercaya memimpin Kementerian Pertanian.

Kisah ini bukan hanya sekadar perjalanan pribadi, melainkan juga sebuah representasi dari potensi tak terbatas yang dimiliki setiap individu. Ini menunjukkan bahwa dengan kerja keras, dedikasi, dan visi yang jelas, siapa pun bisa mencapai puncak karier, bahkan dari titik terendah sekalipun. Pesan ini sangat relevan bagi mahasiswa pertanian yang mungkin akan memulai karier mereka dari lapangan.

Respons Tegas Terhadap Isu Pupuk yang Meresahkan

Selain memberikan motivasi, Amran juga menunjukkan kepeduliannya terhadap isu-isu krusial yang disampaikan oleh mahasiswa. Salah satu aspirasi yang paling menonjol adalah terkait permasalahan pupuk, di mana harga yang di-mark up seringkali merugikan petani. Isu ini memang menjadi sorotan utama dalam sektor pertanian, mengingat pupuk adalah salah satu input penting bagi keberhasilan panen.

Dengan tegas, Mentan Amran Sulaiman menyatakan komitmennya untuk menindak setiap praktik kecurangan yang merugikan petani. "Ada tadi masalah pupuk, katanya harganya di-mark up. Aku tindak, aku tindak lanjuti, dan kami pasti tindak tegas kalau dia macam-macam," tegasnya. Pernyataan ini disambut baik oleh mahasiswa, menunjukkan bahwa pemerintah serius dalam melindungi kesejahteraan petani. Ia juga mengapresiasi keberanian mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasi tersebut, menandakan pentingnya peran kontrol sosial dari generasi muda.

Membangun Indonesia Emas Bersama Generasi Muda

Di penghujung kuliah umumnya, Amran mengajak seluruh mahasiswa Indonesia untuk bersama-sama membangun bangsa melalui peran aktif dan idealisme mereka. Ia percaya bahwa generasi muda memiliki kekuatan luar biasa untuk membawa perubahan positif. Dengan semangat dan inovasi yang dimiliki, mahasiswa diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam mewujudkan visi Indonesia Emas.

Visi Indonesia Emas 2045, yang menargetkan Indonesia menjadi negara maju dan sejahtera, sangat bergantung pada kontribusi generasi muda. Sektor pertanian, sebagai tulang punggung ekonomi, membutuhkan inovasi dan sentuhan segar dari para sarjana pertanian. Amran optimis bahwa dengan dukungan penuh dari generasi muda, cita-cita besar ini dapat tercapai, menjadikan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi dan pangan dunia.

Antusiasme Mahasiswa UNIB: Semangat yang Membara

Kuliah umum ini meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta, termasuk Zelfi, salah satu mahasiswa Fakultas Pertanian UNIB. Ia mengaku sangat senang dan merasa terinspirasi oleh materi yang disampaikan oleh Mentan. "Saya sangat senang, sebagai anak pertanian saya senang. Terima kasih untuk Bapak Menteri Pertanian sudah datang ke Universitas Bengkulu, telah memberikan materi di kuliah umum. Saya sangat bahagia," tutur Zelfi dengan penuh antusias.

Reaksi Zelfi mencerminkan semangat yang sama yang dirasakan oleh ribuan mahasiswa lainnya. Kehadiran seorang menteri yang mau berbagi kisah hidup dan mendengarkan aspirasi mereka adalah pengalaman berharga. Ini bukan hanya tentang ilmu, tetapi juga tentang suntikan motivasi dan keyakinan bahwa masa depan pertanian Indonesia ada di tangan mereka. Kuliah umum ini diharapkan menjadi titik balik bagi banyak mahasiswa untuk lebih berani bermimpi dan bertindak nyata demi kemajuan bangsa.

banner 325x300