Lenovo baru saja menggemparkan pasar gaming Tanah Air dengan meluncurkan konsol gaming handheld terbarunya, Legion Go 2. Perangkat ini datang sebagai penerus sekaligus pelengkap dari Legion Go S yang sudah lebih dulu hadir di Indonesia. Tentu saja, banyak gamer penasaran, apa sebenarnya perbedaan mendasar di antara keduanya?
Menurut pihak perusahaan, kedua konsol gaming handheld ini ditujukan untuk segmen pasar yang berbeda. Legion Go 2 dirancang untuk para gamer yang mendambakan performa paling tinggi dengan fleksibilitas skenario bermain yang tak terbatas.
"Kenapa ada Legion Go 2 dan kenapa ada Go S? Sebenarnya Legion Go S itu, segmen target yang berbeda," ujar Hendry Lim, Consumer Product Manager Lenovo Indonesia. Ia menambahkan, "Kalau Legion Go kan memang orang-orang yang dia maunya top of the line, best of the best. Terus dia maunya konsol super powerful, terus semua skenario bermain dia bisa dapat gitu."
Di sisi lain, Legion Go S hadir untuk gamer yang mungkin baru ingin mencoba pengalaman gaming handheld. Mereka mencari perangkat yang lebih terjangkau, dengan spesifikasi yang tidak perlu terlalu tinggi, serta ukuran yang lebih kecil dan enteng. Jadi, mana yang paling pas buat kamu?
Legion Go 2: Sang Raja Performa Terbaru
Legion Go 2 resmi dirilis pada Senin (20/10) dan langsung menarik perhatian dengan banderol harga Rp17,999 juta. Konsol ini diposisikan sebagai perangkat premium yang siap memenuhi dahaga para gamer sejati akan performa maksimal. Ini adalah pilihan bagi mereka yang tidak ingin berkompromi dengan kualitas gaming.
Jantung Pacu yang Menggila
Di balik layarnya, Legion Go 2 dibekali prosesor AMD Ryzen Z2 Extreme dengan arsitektur Zen 5. Prosesor ini memiliki konfigurasi 8 core dan 16 thread, menjanjikan kekuatan komputasi yang luar biasa. Dengan spesifikasi ini, kamu bisa memainkan game-game AAA terbaru dengan frame rate yang mulus dan melakukan multitasking tanpa hambatan.
Performa mesin tersebut disempurnakan dengan memori LPDDR5X hingga 32GB, memastikan kecepatan akses data yang responsif. Untuk penyimpanan, tersedia PCIe SSD hingga 2TB, memberikan ruang lega untuk koleksi game favoritmu tanpa perlu khawatir kehabisan tempat.
Kontroler Inovatif untuk Segala Gaya Main
Salah satu fitur unggulan Legion Go 2 adalah detachable Legion TrueStrike Controllers-nya. Kontroler ini bisa dilepas pasang, memungkinkan kamu untuk bermain dalam berbagai mode. Mulai dari mode handheld klasik, docked ke monitor eksternal, tabletop, hingga mode FPS yang memberikan presisi lebih.
Fleksibilitas ini membuka banyak kemungkinan cara bermain, menyesuaikan dengan kenyamanan dan preferensi kamu. Ini adalah solusi cerdas bagi gamer yang menginginkan pengalaman bermain yang adaptif di mana pun mereka berada.
Visual Memukau, Audio Menggelegar
Pengalaman visual di Legion Go 2 benar-benar memanjakan mata berkat layar OLED 8,8 inci yang diusungnya. Layar ini memiliki refresh rate 144Hz, rasio 16:10, dan DCI-P3 97% color gamut, menjamin warna yang kaya dan detail yang tajam. Ditambah lagi, tingkat kecerahan 500 nits dan dukungan 10-point touch semakin melengkapi pengalaman interaktif.
Tak hanya visual, sektor audio juga ditingkatkan melalui dual 2W speakers yang didukung Nahimic Audio dan Spatial Audio. Teknologi ini menghadirkan suara yang detail, jernih, dan arah yang jelas, membuat kamu seolah-olah berada di tengah-tengah aksi. Perangkat ini juga dilengkapi dual near-field microphone array untuk komunikasi yang jernih saat bermain multiplayer.
Konektivitas Tanpa Batas & Pendingin Super
Untuk urusan konektivitas, Legion Go 2 dilengkapi Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.3, memastikan koneksi internet dan perangkat nirkabel yang cepat dan stabil. Kehadiran dua port USB4 Type-C di bagian atas dan bawah juga menambah kemudahan akses, baik saat mengisi daya maupun menghubungkan aksesori.
Sistem pendingin Legion Coldfront pada Legion Go 2 dirancang dengan area radiator dan kipas yang lebih besar. Ini memungkinkan peningkatan aliran udara hingga 45 persen tanpa menghasilkan kebisingan yang mengganggu. Dengan pendinginan yang optimal, performa perangkat akan tetap stabil bahkan saat sesi gaming intens.
Legion Go S: Pilihan Ekonomis untuk Gamer Santai
Sementara itu, Legion Go S sudah lebih dulu dirilis di Tanah Air pada pertengahan Februari lalu, dengan harga yang jauh lebih terjangkau, yaitu Rp8,999 juta. Konsol ini diperkenalkan pertama kali di CES 2025 sebagai perangkat genggam berbasis Windows yang ideal untuk gamer yang ingin memainkan game favoritnya di mana saja, tanpa perlu merogoh kocek terlalu dalam.
Performa Handal di Kelasnya
Sebagai tulang punggung performanya, Legion Go S ditenagai oleh prosesor AMD Z2 Go dengan arsitektur Zen 3. Prosesor ini dipadukan dengan memori LPDDR5X 16GB dan penyimpanan 512GB PCIe Gen4. Dengan empat inti CPU dan delapan thread, konsol ini siap menjalankan berbagai game populer dengan lancar.
Meskipun tidak seganas Legion Go 2, performa Legion Go S tetap handal untuk kelasnya. Kamu bisa menikmati banyak judul game dengan pengaturan yang disesuaikan, menjadikannya pilihan menarik bagi gamer kasual atau mereka yang baru ingin mencoba dunia gaming handheld.
Layar Kompak yang Tetap Memanjakan Mata
Legion Go S dibekali layar sentuh PureSight WUXGA 8 inci dengan rasio aspek 16:10. Layar ini menawarkan refresh rate hingga 120Hz, memberikan visual yang mulus dan responsif. Akurasi warna 100% sRGB serta tingkat kecerahan maksimal 500 nits juga memastikan pengalaman visual yang tetap memanjakan mata.
Ukuran layar yang sedikit lebih kecil dan teknologi layar yang berbeda (kemungkinan LCD, dibandingkan OLED pada Go 2) membuat Legion Go S lebih ringkas. Namun, kualitas tampilannya tetap sangat baik untuk menikmati game dan konten multimedia.
Desain Ergonomis dan Konektivitas Esensial
Dengan bobot sekitar 730 gram, Legion Go S terasa nyaman digenggam dan mudah dibawa ke mana saja. Ini menjadikannya teman perjalanan yang sempurna bagi para gamer. Dukungan Wi-Fi 6e memastikan koneksi internet yang cepat dan stabil.
Perangkat ini juga dilengkapi dua port USB 4 di bagian atas, serta pembaca kartu microSD untuk ekspansi penyimpanan. Sama seperti saudaranya, Legion Go S juga dibekali teknologi Legion ColdFront untuk menjaga performanya tetap optimal dan mencegah overheating.
Jadi, Mana yang Cocok Buat Kamu?
Keputusan antara Legion Go 2 dan Legion Go S sebenarnya cukup jelas, tergantung pada profil gamer kamu. Jika kamu adalah seorang gamer hardcore yang selalu mencari performa terbaik, ingin memainkan game AAA terbaru dengan grafis maksimal, dan tidak keberatan dengan harga premium, maka Legion Go 2 adalah pilihan yang tepat. Fitur-fitur canggih dan performa dewa yang ditawarkannya akan sangat memuaskan.
Namun, jika kamu adalah gamer yang lebih santai, mencari konsol handheld yang terjangkau untuk memainkan game-game populer atau judul lama, serta mengutamakan portabilitas dan kenyamanan, Legion Go S adalah jawabannya. Dengan harga yang hampir separuh dari Legion Go 2, kamu tetap bisa menikmati pengalaman gaming handheld yang menyenangkan tanpa harus menguras dompet.
Kesimpulan: Pilihan Ada di Tangan Gamer!
Lenovo telah berhasil menghadirkan dua pilihan konsol gaming handheld yang solid, masing-masing dengan keunggulan dan target pasarnya sendiri. Legion Go 2 dengan segala kemewahan dan performa puncaknya, serta Legion Go S yang menawarkan pengalaman gaming handheld yang terjangkau dan praktis.
Pada akhirnya, pilihan terbaik adalah yang paling sesuai dengan kebutuhan, gaya bermain, dan tentu saja, anggaran kamu. Pertimbangkan baik-baik fitur yang paling kamu butuhkan dan bersiaplah untuk menyelami dunia gaming handheld yang seru bersama Lenovo Legion!


















