Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

Bikin Geger! Bos Nvidia, Samsung, Hyundai Kepergok Pesta Ayam Goreng di Seoul, Lalu Traktir Semua Pengunjung!

bikin geger bos nvidia samsung hyundai kepergok pesta ayam goreng di seoul lalu traktir semua pengunjung portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Sebuah pemandangan tak terduga berhasil menghebohkan publik Seoul, Korea Selatan, pada Kamis (30/10) lalu. Tiga sosok paling berpengaruh di dunia teknologi global, Jensen Huang (CEO Nvidia), Lee Jae-yong (Ketua Samsung Electronics), dan Chung Eui-sun (Ketua Eksekutif Hyundai Motor Group), tertangkap kamera sedang menikmati makan malam santai di sebuah restoran ayam goreng populer.

Momen langka ini terjadi di restoran Kkanbu Chicken, yang terletak di pusat ibu kota Korea Selatan. Ketiga bos raksasa teknologi tersebut, dengan total kekayaan gabungan mencapai sekitar US$195 miliar atau setara Rp3.200 triliun, datang untuk menikmati hidangan khas Korea yang sangat digemari.

banner 325x300

Momen Langka di Restoran Ayam Goreng

Bayangkan saja, Anda sedang asyik menyantap ayam goreng favorit, lalu tiba-tiba tiga orang dengan kekuatan finansial dan teknologi sebesar itu duduk di meja sebelah. Inilah yang dialami para pengunjung Kkanbu Chicken malam itu, sebuah pengalaman yang pasti tak terlupakan.

Ketiga tokoh ini memilih Kkanbu Chicken untuk menikmati "chimaek", kombinasi ayam goreng renyah dan bir dingin yang menjadi favorit warga lokal. Hidangan ini bukan hanya sekadar makanan, melainkan bagian dari budaya bersosialisasi di Korea Selatan.

Jensen Huang, yang dikenal dengan gaya santainya, bahkan sempat menyapa warga yang merekam kedatangannya secara langsung. "Saya suka ayam goreng dan bir bersama teman-teman saya, jadi Kkanbu adalah tempat yang sempurna, bukan begitu?" ujarnya, seperti dilansir CNN.

Kata "kkanbu" sendiri dalam bahasa gaul Korea berarti "sahabat dekat". Pilihan nama restoran ini seolah mencerminkan keakraban yang ingin mereka tunjukkan, atau mungkin memang sudah terjalin di antara ketiganya.

Tradisi “Chimaek” dan Makna “Kkanbu”

Chimaek adalah fenomena kuliner yang telah mendunia, simbol dari gaya hidup santai dan kebersamaan di Korea Selatan. Kombinasi ayam goreng yang gurih dan bir dingin yang menyegarkan memang menjadi paduan sempurna untuk menghabiskan malam.

Kehadiran tiga bos teknologi ini di Kkanbu Chicken bukan hanya sekadar makan malam biasa. Ini adalah representasi bagaimana bahkan para pemimpin industri terbesar pun bisa menikmati kesederhanaan dan tradisi lokal.

Menurut laporan kantor berita nasional Yonhap, Huang, Lee, dan Chung menyantap berbagai menu lezat. Mulai dari bola keju, stik keju, ayam tanpa tulang, hingga ayam goreng lengkap dengan bir lokal Terra dan minuman beras tradisional soju.

Rekaman media lokal bahkan memperlihatkan ketiganya saling mengaitkan lengan saat meneguk bir. Ini adalah tradisi umum di Korea Selatan yang melambangkan keakraban dan persahabatan erat di antara teman minum.

Gestur Sultan yang Bikin Melongo

Tak hanya menikmati hidangan dan kebersamaan, ketiganya juga menunjukkan kemurahan hati yang luar biasa. Mereka menawarkan ayam dan stik keju kepada warga yang berkumpul di luar restoran, berbagi kebahagiaan dengan publik.

Huang dengan antusias memuji menu favoritnya. "Sayap ayamnya enak sekali. Kamu sudah pernah ke sini? Luar biasa, bukan?" katanya, sambil tak lupa bertanya, "Siapa mau ayam goreng?" seraya mengangkat keranjang berisi ayam.

Namun, momen paling mengejutkan dan bikin melongo terjadi ketika Jensen Huang menunjukkan gestur akan membayar seluruh tagihan pengunjung restoran. Sontak, sorak-sorai kegembiraan pun pecah dari para pengunjung yang terkejut sekaligus senang.

Meskipun Huang yang berinisiatif, laporan Yonhap menyebutkan bahwa Lee Jae-yong dari Samsung-lah yang akhirnya membayar tagihan utama. Sementara itu, Chung Eui-sun dari Hyundai menanggung putaran kedua minuman dan makanan ringan. Sebuah kolaborasi "sultan" yang sempurna!

Lebih dari Sekadar Makan Malam Biasa

Kunjungan santai ini berlangsung di tengah padatnya agenda menjelang KTT APEC di Gyeongju, sebuah forum penting yang turut dihadiri sejumlah pemimpin dunia, termasuk Presiden China Xi Jinping. Kehadiran ketiga tokoh ini di Seoul bukan tanpa alasan.

Meskipun terlihat santai, pertemuan ini tentu memiliki makna yang lebih dalam. Ini bisa menjadi sinyal kuat tentang potensi kolaborasi masa depan antara raksasa-raksasa teknologi tersebut, khususnya di tengah persaingan global yang semakin ketat.

Satu hari setelah makan malam ikonik itu, Jensen Huang memang langsung bertemu dengan Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung di sela-sela KTT. Dalam pertemuan tersebut, Huang mengumumkan kabar gembira bagi industri teknologi Korea.

Nvidia akan menyediakan lebih dari 260.000 unit GPU bagi perusahaan-perusahaan Korea Selatan, termasuk Samsung dan Hyundai. Ini adalah langkah strategis yang akan memperkuat posisi Korea dalam pengembangan teknologi mutakhir.

Implikasi Besar untuk Masa Depan Teknologi Korea

Huang juga menegaskan rencana kolaborasi Nvidia dengan beberapa konglomerat teknologi Korea lainnya. Samsung, Hyundai, Naver, dan SK Group akan bekerja sama untuk mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI) di berbagai bidang.

Fokus utama kolaborasi ini adalah pada kendaraan otonom dan AI fisik, sebagaimana disampaikan oleh kantor kepresidenan Korea Selatan. Ini menunjukkan bahwa pertemuan "chimaek" tersebut mungkin adalah awal dari diskusi-diskusi strategis yang lebih besar.

Dengan kekuatan Nvidia di bidang GPU dan AI, Samsung di semikonduktor dan memori, serta Hyundai di industri otomotif dan robotika, potensi kolaborasi ini sangatlah masif. Korea Selatan berpotensi menjadi pusat inovasi AI dan mobilitas masa depan.

Momen santai di restoran ayam goreng ini bukan hanya sekadar cerita unik, melainkan juga sebuah gambaran dari dinamika bisnis global yang semakin cair. Bahkan para pemimpin perusahaan triliunan dolar pun bisa membangun koneksi dan merencanakan masa depan di tengah aroma ayam goreng dan bir dingin.

banner 325x300