Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

PROJO Gelar Kongres III, Jokowi-Prabowo-Gibran Kompak Hadir: Sinyal Politik Apa Ini?

projo gelar kongres iii jokowi prabowo gibran kompak hadir sinyal politik apa ini portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Organisasi relawan pendukung Joko Widodo, PROJO, siap menggelar Kongres III yang sangat dinantikan. Acara akbar ini dijadwalkan berlangsung pada 1-2 November 2025 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta. Kongres ini disebut-sebut sebagai momentum konsolidasi besar-besaran PROJO pasca-Pemilihan Presiden 2024.

Tiga Tokoh Penting Siap Ramaikan Kongres PROJO III

banner 325x300

Tak main-main, Kongres III PROJO dipastikan akan dihadiri langsung oleh tiga tokoh sentral. Mereka adalah Joko Widodo selaku Ketua Dewan Pembina PROJO, serta Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka. Kehadiran ketiga tokoh ini tentu akan menjadi sorotan utama.

Ketua Umum PROJO, Budi Arie Setiadi, mengonfirmasi kehadiran para pemimpin tersebut. "Pak Jokowi sebagai ketua dewan pembina PROJO juga menyatakan siap hadir dan membuka acara," ujar Budi Arie di Kantor DPP PROJO, Jakarta Selatan, Rabu (29/10/2025).

Budi Arie menambahkan, Presiden Prabowo yang sedang kunjungan ke luar negeri juga sudah terkomunikasi. "Mudah-mudahan beliau ada di Indonesia dan akan hadir dalam acara Kongres III PROJO dan tentu bersama Pak Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka," jelasnya.

Konsolidasi Akbar Pasca Pilpres: Bukan Sekadar "Asal Bapak Senang"

Kongres III PROJO bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan forum tertinggi organisasi yang akan diikuti seluruh DPD dan DPC se-Indonesia. Mengusung tema "Selalu Setia di Garis Rakyat," kongres ini menjadi ajang penting untuk menentukan arah organisasi ke depan.

Sekretaris Jenderal PROJO, Handoko, menegaskan bahwa Kongres III adalah langkah konsolidasi vital pasca-Pilpres 2024. "Setelah kemarin dalam Pilpres semua juga tahu bagaimana kita mendukung dan memenangkan pasangan Prabowo-Gibran," tuturnya.

Handoko menekankan bahwa dukungan kepada Prabowo-Gibran bukanlah keputusan mendadak. Melainkan hasil dari proses panjang melalui Musyawarah Rakyat (Musra) di 30 kota di seluruh Indonesia. Ini menunjukkan komitmen PROJO dalam menyerap aspirasi akar rumput.

"Dukungan ini adalah dukungan yang benar-benar keputusan yang matang, dengan serangkaian proses, serangkaian upaya kita menggali suara rakyat," tegas Handoko. Ia juga berjanji bahwa PROJO tidak akan menjadi organisasi pendukung yang "asal Bapak Senang" (ABS).

Lahirkan Pengurus Baru dan Rekomendasi untuk Pemerintah

Lebih dari itu, Kongres III nantinya akan melahirkan pengurus baru DPP PROJO. Forum ini juga diharapkan menghasilkan rekomendasi dan resolusi penting untuk pemerintahan Prabowo-Gibran. Ini menandakan PROJO ingin berperan aktif dalam pembangunan bangsa.

Antusiasme Tinggi, Ribuan Peserta Siap Beri Suara

Antusiasme pengurus daerah dalam menyambut Kongres III sangat tinggi. Ketua Panitia Kongres III PROJO, Freddy Tambunan, mengungkapkan hal ini. "Kongres ketiga PROJO ini sangat disambut antusias oleh seluruh kepengurusan PROJO di provinsi maupun di tingkat kabupaten kota," ujarnya.

Hingga saat ini, jumlah peserta yang terdaftar mencapai 3.000 orang. Mereka berasal dari 35 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat provinsi dan 479 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten/kota. Ini menunjukkan kekuatan jaringan PROJO yang masif.

Freddy menjelaskan, "Kongres ketiga ini adalah forum tertinggi organisasi. Jadi memang kongres itu dijadwalkan lima tahun sekali sesuai anggaran dasar dan rumah tangga Projo." Ini adalah momen krusial bagi keberlanjutan organisasi.

Arah Politik PROJO: Tetap Setia Dukung Prabowo-Gibran, Lalu Jadi Partai?

Menjawab pertanyaan mengenai arah politik PROJO ke depan, Budi Arie Setiadi menegaskan komitmen mereka. "Dukung Pemerintahan Prabowo Gibran, itu aja," tegasnya, menunjukkan loyalitas PROJO terhadap pemerintahan baru.

Namun, isu PROJO akan bertransformasi menjadi partai politik tetap menjadi perbincangan hangat. Budi Arie tidak menampik kemungkinan tersebut. "Itu nanti kita lihat dinamika di Kongres," katanya.

Ia menambahkan, keputusan apapun akan ditentukan dalam forum Kongres sebagai keputusan tertinggi organisasi. "Sehingga apa pun langkah-langkah organisasi yang dilakukan itu adalah keputusan Kongres III PROJO. Kita tunggu aja dinamikanya," jelas Budi Arie.

PROJO berkomitmen penuh untuk tidak meninggalkan pemerintahan yang sejak awal mereka dukung. "Masa iya pemerintahan yang kita dukung dari awal kita tinggalkan," ujarnya.

"Kita akan bertanggung jawab kepada rakyat, kepada masyarakat, bahwa pemerintahan yang kita dukung sejak awal ini harus berhasil, harus sukses, harus memberi manfaat buat bangsa, dan memberi manfaat terbaik untuk rakyat," pungkas Budi Arie.

Waspada Narasi Adu Domba: Jaga Persatuan Bangsa

Menjelang Kongres, Sekjen Handoko juga menyampaikan seruan penting kepada publik. Ia meminta agar masyarakat lebih cermat terhadap informasi yang berpotensi memecah belah bangsa. "Jadi dipilah, dipilih, memilah, dan memilih informasi agar tidak terjebak pada narasi-narasi adu-domba," katanya.

Handoko secara khusus menyoroti munculnya narasi yang berpotensi mengadu domba antara Presiden Prabowo dan Presiden ke-7 Joko Widodo. "Karena kita melihat banyak sekali narasi-narasi adu-domba terutama ini antara pimpinan negeri ini, Pak Presiden Prabowo seolah-olah dihadapkan dengan Pak Jokowi," tegasnya.

Menurutnya, kritik dan masukan tetap penting, tetapi harus bersifat konstruktif. "Kritik, masukan, dan saran yang produktif itu sangat diharapkan sekali lagi. Tapi janganlah kita masuk pada arena-arena yang negatif," imbuhnya.

Tanggapan Santai Isu Relawan Gabung PSI

Dalam kesempatan yang sama, Budi Arie menanggapi santai kabar bahwa sejumlah relawan PROJO disebut-sebut tengah bersiap bergabung ke PSI. "Begini, pemilu masih jauh. Pemilu masih 4 tahun lagi," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa soal partai politik dan aspek politik lainnya akan diputuskan dalam Kongres. "Buat kami, partai apapun, partai manapun, itu selama mereka setia di garis rakyat, kita pasti dukung," tutup Budi Arie.

banner 325x300