Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

PKS Temui Menhan Sjafrie: Bukan Cuma Silaturahmi, Ini Bocoran Masukan untuk Prabowo-Gibran!

pks temui menhan sjafrie bukan cuma silaturahmi ini bocoran masukan untuk prabowo gibran portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Liputan6.com, Jakarta – Sebuah pertemuan penting terjadi di Kementerian Pertahanan (Kemhan) pada Jumat, 17 Oktober 2025. Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman, secara langsung menemui Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin. Pertemuan ini bukan sekadar ajang silaturahmi biasa, melainkan membawa pesan dan masukan strategis dari PKS, khususnya menjelang satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan bahwa komunikasinya dengan PKS, khususnya Sohibul Iman, bukanlah hal baru. Keduanya telah lama menjalin hubungan baik dan sering berinteraksi secara resmi. "Sebetulnya beliau teman lama saya, kita sudah sering berhubungan," kata Sjafrie kepada wartawan di Kantor Kemhan.

banner 325x300

Sjafrie menambahkan, dengan posisi Sohibul Iman saat ini, komunikasi dan koordinasi sosial akan ditingkatkan. Tujuannya adalah untuk terus merajut tali silaturahmi yang sudah terjalin erat. Sohibul Iman sendiri membenarkan bahwa ini adalah pertemuan kedua kalinya ia berkunjung ke Kemhan dalam beberapa bulan terakhir.

"Ini sebetulnya pertemuan yang sering saya lakukan bersama Pak Sjafrie ini. Terakhir saya berkunjung ke sini pada bulan Juni, tanggal 15 kalau tidak salah," ujar Sohibul. Ia menjelaskan bahwa kunjungan-kunjungan tersebut biasanya diisi dengan diskusi mendalam bersama Menhan.

Pertemuan Istimewa dengan Formasi Baru PKS

Namun, pertemuan kali ini terasa lebih istimewa bagi Sohibul Iman. Ia hadir tidak sendirian, melainkan didampingi oleh jajaran pimpinan PKS yang baru. Tampak hadir Presiden PKS Al Muzzammil Yusuf, Sekretaris Jenderal, hingga Kepala Kantor Staf Presiden dari PKS.

Kehadiran formasi lengkap ini menunjukkan keseriusan PKS dalam menyampaikan aspirasi dan masukan. Sohibul Iman menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut, pihaknya banyak mendengar penjelasan dari Menhan Sjafrie. Penjelasan itu meliputi sistem pertahanan negara, yaitu pertahanan keamanan rakyat semesta (hankamrata), serta peran penting masyarakat dalam memperkuat pertahanan nasional.

PKS Usung Konsep "Human Security": Lebih dari Sekadar Pertahanan Fisik

Tak hanya mendengarkan, PKS juga aktif memberikan masukan terkait persoalan pertahanan. Sohibul Iman menyoroti pentingnya pendekatan yang lebih komprehensif, mengingat dinamika ancaman yang terus berubah. Ia memperkenalkan konsep "human security approach" atau pendekatan keamanan manusia.

Menurut Sohibul, pendekatan ini melampaui persoalan pertahanan fisik militer semata. "Di situ ada economic security, ada food security, ada health security, ada environment security, ada personal security, ada community security, dan terakhir ada political security," paparnya. Konsep ini menekankan bahwa keamanan suatu negara tidak hanya diukur dari kekuatan militernya, tetapi juga dari kesejahteraan dan perlindungan dasar warganya.

Mengapa "Human Security" Penting? Belajar dari Masa Lalu

PKS berpandangan, jika pemerintah menerapkan pendekatan keamanan yang komprehensif ini, masyarakat akan merasa kebutuhan dasarnya terpenuhi. Di sisi lain, rasa takut mereka juga akan terjamin karena adanya perlindungan dari militer yang kuat. Ini adalah visi PKS untuk menciptakan masyarakat yang aman dan sejahtera secara menyeluruh.

Sohibul Iman berharap, dengan pendekatan keamanan yang holistik seperti ini, kejadian-kejadian tidak diinginkan di masa lalu dapat dicegah. Ia secara implisit merujuk pada "kejadian Agustus kemarin" yang tidak dijelaskan detailnya, namun mengindikasikan pentingnya stabilitas sosial dan keamanan. "Mudah-mudahan dengan itu, kejadian Agustus kemarin bisa tidak terulang," harapnya.

Ia juga menegaskan bahwa masukan ini bukanlah hal baru bagi Menhan Sjafrie. "Beliau tentu sangat paham lah dengan pendekatan itu, jadi saya sebetulnya bukan memberi masukan yang baru, tetapi sesuatu yang konfirmasi saja di antara sahabat, di antara kami," pungkas Sohibul, menunjukkan adanya pemahaman bersama antara PKS dan Kemhan.

PKS Soroti Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Antara Apresiasi dan Tantangan Implementasi

Selain membahas isu pertahanan, Sohibul Iman juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mengomentari jelang satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Ia melihat bahwa Prabowo sangat konsen terhadap persoalan masyarakat dan program-program yang dimilikinya secara prinsip sangat bagus. Ini menunjukkan apresiasi PKS terhadap arah kebijakan pemerintah mendatang.

Namun, PKS juga menyadari adanya tantangan dalam implementasi program-program tersebut. "Bahwa ada permasalahan dalam implementasi, saya kira kami juga sebagai bagian dari koalisi punya tanggung jawab untuk kemudian memperbaiki dalam pelaksanaan di lapangannya," ujar Sohibul. Pernyataan ini menegaskan peran PKS sebagai mitra kritis yang siap berkontribusi dalam perbaikan.

Program Makan Bergizi Gratis: PKS Siap Kawal Lewat DPR

Salah satu program unggulan yang disoroti adalah Makan Bergizi Gratis (MBG). PKS menyatakan komitmennya untuk terus memberikan masukan konstruktif terkait program ini. Masukan tersebut akan disalurkan melalui Komisi IX di DPR RI, tempat PKS memiliki perwakilan.

"Atau juga pada Koprasi dan sebagainya. Saya kira substansi kebijakannya bagus, bahwa ada masalah di implementasi, itu adalah tugas kami, anggota koalisi, untuk lebih menyempurnakan, lebih memperbaiki di lapangan," pungkas Sohibul. Ini menunjukkan PKS tidak hanya mengkritik, tetapi juga menawarkan solusi dan siap bekerja sama demi keberhasilan program pemerintah. Pertemuan ini menjadi sinyal kuat komitmen PKS untuk terus mengawal dan memberikan kontribusi nyata bagi pemerintahan mendatang.

banner 325x300