Universitas Indonesia (UI) kembali membuktikan bahwa perannya tak hanya sebatas pusat pendidikan dan penelitian. Kampus ini juga menjadi garda terdepan dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat, menghadapi tantangan pembangunan yang kian kompleks. Melalui berbagai program pengabdian masyarakat, UI secara konsisten berorientasi pada kebermanfaatan langsung, mulai dari kesehatan, ekonomi, teknologi, pendidikan, hingga pemberdayaan kelompok rentan.
Sebagai puncaknya, Festival Pengabdian Masyarakat UI 2025 hadir sebagai wadah apresiasi dan diseminasi hasil kerja keras sivitas akademika. Acara ini menjadi bukti konkret kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas hidup, sekaligus membangun kolaborasi untuk Indonesia yang lebih baik.
Lebih dari Sekadar Kampus: Aksi Nyata UI untuk Masyarakat
Siapa bilang kampus cuma tempat belajar? UI memahami betul tanggung jawabnya untuk tidak hanya mencetak cendekiawan, tetapi juga agen perubahan yang peduli. Berbagai rumpun ilmu di UI telah berkolaborasi, menciptakan inovasi dan program yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat.
Dari desa-desa terpencil hingga perkotaan padat, kontribusi UI terasa nyata. Ini membuktikan bahwa ilmu pengetahuan bisa menjadi kekuatan transformatif yang membawa dampak positif.
Festival Pengabdian UI 2025: Wadah Kolaborasi dan Inspirasi
Festival ini dirancang sebagai jembatan yang mempertemukan dosen, mahasiswa, pemerintah, mitra daerah, komunitas, hingga masyarakat umum dalam satu wadah. Di sini, pengunjung dapat melihat langsung pameran hasil program pengabdian yang telah dilakukan sivitas akademika UI dari berbagai disiplin ilmu.
Lebih dari itu, festival ini juga menjadi ajang untuk membangun kolaborasi baru. Tujuannya jelas, yaitu mewujudkan Indonesia yang lebih baik dan berdaya melalui sinergi berbagai pihak.
Pembukaan Meriah, Dihadiri Tokoh Penting dari Berbagai Negara
Berlangsung selama tiga hari, pada 1-3 Oktober 2025, Festival Pengabdian Masyarakat UI resmi dibuka pada Rabu (1/10/2025) di Perpustakaan UI, Depok. Acara pembukaan ini berlangsung meriah dan penuh makna.
Mengusung tema "Semangat Pengabdian Aktif, Responsif, Kolaboratif untuk Indonesia", acara ini dihadiri jajaran pimpinan UI dan tokoh penting. Terlihat hadir Rektor Universitas Indonesia, Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Wali Kota Depok, Bupati Wakatobi, serta Wakil Bupati Sumba Timur, menandakan skala acara yang luar biasa.
Solidaritas Global: UI Peduli Palestina dan Kemanusiaan
Salah satu momen paling mengharukan dan penting adalah kehadiran Duta Besar Palestina untuk Indonesia yang menyampaikan keynote speech. Momen ini juga menjadi saksi penyerahan donasi UI Peduli Palestina.
Ini adalah gestur kuat yang menegaskan komitmen Universitas Indonesia pada nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas global. UI bukan hanya institusi pendidikan, tetapi juga garda terdepan dalam mendampingi perjuangan rakyat Palestina, menanamkan empati dan tanggung jawab global pada seluruh sivitas akademika.
Perkuat Sinergi: Kolaborasi UI dengan Pemerintah Daerah
Tak hanya isu global, UI juga memperkuat akar di tingkat lokal melalui penandatanganan perjanjian kerja sama. Kali ini, Kabupaten Wakatobi dan Kabupaten Sumba Timur menjadi mitra baru UI.
Ini adalah wujud nyata kolaborasi dalam pemberdayaan masyarakat di daerah. Langkah ini menunjukkan bahwa UI berkomitmen untuk membawa dampak positif hingga ke pelosok negeri, bersinergi dengan pemerintah daerah untuk kemajuan bersama.
Jangkauan Internasional: Kontribusi UI Melampaui Batas Negara
Pengabdian masyarakat UI ternyata tidak hanya berhenti di batas teritorial Indonesia. Program di Taiwan, yang melibatkan kolaborasi lintas negara, menjadi bukti bahwa kontribusi UI telah menjangkau ranah internasional.
Dukungan kemanusiaan bagi rakyat Palestina juga menegaskan bahwa UI adalah bagian dari upaya kolektif dunia. Kampus ini turut serta dalam membangun peradaban yang lebih berkeadilan dan berkeadaban.
Inspirasi Lewat Diskusi dan Budaya: Rangkaian Talk Show Menarik
Festival ini juga dimeriahkan dengan serangkaian talk show yang inspiratif dan relevan dengan isu-isu terkini. Ada Talk Show Utama bertajuk "UI Impactful: Bersama Disabilitas Membangun Pengabdian yang Setara", yang membuka wawasan tentang inklusivitas.
Dilanjutkan dengan Talk Show Sesi 1 bertema "Creative Health Solutions: Mengubah Ide Menjadi Aksi" dan Talk Show Sesi 2 bertajuk "Strategi dan Inovasi untuk Memulihkan Ekonomi". Semua sesi ini menawarkan solusi praktis dan ide-ide segar. Penampilan tari tradisional juga turut memeriahkan suasana, menghadirkan semangat keberagaman budaya Nusantara di tengah semangat pengabdian.
Masa Depan Gemilang: UI Dorong Pembangunan Berkelanjutan
Rektor Universitas Indonesia menegaskan, "Festival Pengabdian Masyarakat UI merupakan ruang kolaborasi lintas disiplin, lintas daerah, dan lintas bangsa untuk membangun Indonesia yang lebih berdaya." Kehadiran berbagai mitra, dari pemerintah daerah hingga perwakilan negara sahabat, menunjukkan komitmen UI menjadikan pengabdian sebagai pilar utama perguruan tinggi.
Diharapkan, festival ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kontribusi UI dalam pembangunan berkelanjutan. Sekaligus membuka jalan bagi inovasi yang memberi dampak nyata bagi masyarakat luas.


















