Kabar gembira datang dari arena Banten Pencak Silat Competition 2025, di mana kontingen Tapak Suci dari SMK Skill Village Islamic School berhasil mencatatkan prestasi membanggakan. Mereka tidak hanya berpartisipasi, tetapi juga pulang dengan membawa pulang deretan medali yang mengukir nama sekolah di kancah nasional. Ajang bergengsi ini diselenggarakan pada 7-9 November 2025 di Mall Balekota Tangerang, menjadi saksi bisu kegigihan para pesilat muda.
Ajang Bergengsi Tingkat Nasional yang Penuh Tantangan
Bukan kompetisi biasa, Banten Pencak Silat Competition 2025 merupakan kejuaraan berskala nasional yang menarik perhatian ribuan pesilat. Tercatat, sebanyak 2.108 pesilat dari 180 perguruan silat yang tersebar di 12 provinsi se-Indonesia turut ambil bagian dalam ajang ini. Persaingan ketat dan sengit menjadi pemandangan sehari-hari di setiap babak.
Di tengah ketatnya persaingan tersebut, kontingen Tapak Suci dari SMK Skill Village Islamic School tak gentar. Sekolah yang berlokasi di Sukasirna Jonggol, Kabupaten Bogor ini, mengirimkan 12 delegasi terbaiknya, terdiri atas 11 atlet dan 1 ofisial. Mereka datang dengan semangat juang tinggi dan tekad untuk memberikan yang terbaik.
Strategi Jitu SMK Skill Village dalam Pembinaan Atlet Muda
Mahesa Rusmana, pengasuh perguruan silat Tapak Suci Putera Muhammadiyah di SMK Skill Village, menegaskan pentingnya partisipasi ini. Menurutnya, keikutsertaan mereka adalah wujud nyata komitmen sekolah dalam pembinaan dan penjaringan atlet muda berbakat. Ini sejalan dengan visi sekolah untuk mengembangkan potensi siswa secara holistik.
Lebih dari sekadar meraih kemenangan, partisipasi ini juga menjadi upaya konkret melestarikan seni beladiri asli Indonesia. Mahesa, yang juga mentor di sekolah tersebut, menekankan bahwa pembinaan atlet muda adalah investasi jangka panjang. Ini tidak hanya membentuk fisik yang kuat, tetapi juga mental yang tangguh dan karakter yang disiplin.
Daftar Lengkap Pahlawan Medali dari SMK Skill Village
Perjuangan para atlet muda ini membuahkan hasil manis yang patut diacungi jempol. Total medali yang berhasil dibawa pulang menjadi bukti nyata kerja keras dan dedikasi mereka selama latihan dan di arena pertandingan. Setiap medali memiliki cerita tersendiri tentang semangat pantang menyerah.
Medali Emas: Puncak Prestasi yang Memukau
Puncak kebanggaan diraih oleh Ahmad Faiz Almunawwar, yang berhasil menyabet medali emas di kelas E remaja babak penyisihan. Prestasinya ini menunjukkan dominasi dan teknik yang luar biasa, membuktikan bahwa latihan keras tidak akan mengkhianati hasil. Medali emas ini menjadi simbol keunggulan dan inspirasi bagi rekan-rekannya.
Medali Perak dan Perunggu: Konsistensi dan Semangat Juang
Tak kalah membanggakan, Mahesa Rusmana sendiri turut menyumbangkan medali perak di kelas A dewasa babak penyisihan. Keberhasilannya sebagai mentor dan atlet menjadi teladan nyata bagi para muridnya, menunjukkan bahwa semangat juang tidak mengenal usia. Ini juga menegaskan kualitas pembinaan di SMK Skill Village.
Di kategori perunggu, Rafa Zaky Yunus menunjukkan performa apik di kelas E remaja babak penyisihan, meraih medali perunggu yang berharga. Disusul oleh Thoriq Muplih Farikhin di kelas C remaja dan Faradila Ayu Syifa di kelas E remaja putri, yang juga berhasil meraih medali perunggu. Mereka semua menunjukkan konsistensi dan semangat juang yang tinggi.
Medali Antik: Pengakuan Atas Dedikasi dan Potensi
Selain medali emas, perak, dan perunggu, beberapa atlet juga meraih medali antik. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi, semangat juang, dan potensi yang mereka tunjukkan di babak penyisihan. Ini adalah pengakuan atas keberanian mereka untuk tampil di panggung nasional.
Para penerima medali antik meliputi Uwais Alqorya dan Razwa Dhia Ma’ajid di kelas B remaja. Kemudian ada Hilman Surya Pratama dan Muhammad Ibnu Saputra di kelas D remaja, yang menunjukkan bakat menjanjikan. Tak ketinggalan, Sulthan Maulana Zulfikar juga membawa pulang medali antik dari kelas E remaja putra. Mereka semua telah menunjukkan dedikasi yang patut diacungi jempol dan menjadi harapan masa depan pencak silat Indonesia.
Lebih dari Sekadar Medali: Melestarikan Budaya dan Mencetak Generasi Tangguh
Prestasi ini bukan hanya tentang jumlah medali yang diraih, tetapi juga tentang semangat yang ditanamkan dan nilai-nilai yang dijunjung tinggi. Ini adalah bukti bahwa pendidikan di SMK Skill Village Islamic School tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pengembangan bakat, karakter, dan identitas budaya. Para siswa diajarkan untuk menjadi pribadi yang berintegritas dan berprestasi.
Melalui seni beladiri pencak silat, para siswa diajarkan nilai-nilai luhur seperti disiplin, sportivitas, keberanian, dan rasa cinta tanah air. Mereka adalah duta muda yang melestarikan warisan budaya bangsa, sekaligus menunjukkan bahwa generasi muda mampu berprestasi di bidang non-akademik. Keberhasilan ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak siswa untuk menekuni seni beladiri tradisional.
Keberhasilan kontingen Tapak Suci SMK Skill Village Islamic School di Banten Pencak Silat Competition 2025 menjadi motivasi besar bagi seluruh civitas akademika. Ini membuktikan bahwa dengan pembinaan yang tepat, dukungan penuh, dan semangat pantang menyerah, pelajar Indonesia mampu bersaing di kancah nasional bahkan internasional. Selamat kepada para atlet dan seluruh tim atas prestasi gemilang ini!


















