Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) baru saja menorehkan prestasi gemilang yang patut diacungi jempol. Kampus ini berhasil meraih Anugerah Diktisaintek Kategori Perguruan Tinggi Terproduktif dalam Penelitian di Bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dari LLDikti Wilayah III. Penghargaan bergengsi ini diserahkan belum lama ini, mengukuhkan posisi UMJ sebagai salah satu kampus riset terdepan.
Pencapaian luar biasa ini merupakan buah dari kinerja ciamik Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMJ. Mereka berhasil menunjukkan dedikasi tinggi dalam mendorong inovasi dan produktivitas riset di lingkungan kampus.
Prestasi Gemilang UMJ di Bidang STEM
Tri Yuni Hendrawati, Ketua LPPM UMJ, tak bisa menyembunyikan rasa syukur dan bangganya atas penghargaan ini. Menurutnya, keberhasilan ini adalah hasil kerja kolektif yang solid dari seluruh dosen, mahasiswa, dan civitas academica UMJ. Ini menunjukkan semangat kebersamaan yang kuat dalam mencapai tujuan bersama.
Yuni juga menegaskan komitmen UMJ untuk terus berinovasi dalam penelitian. Tujuannya adalah menghasilkan inovasi berdampak di bidang STEM yang akan terus dimajukan, seiring dengan visi UMJ sebagai pusat peradaban Islam global.
Bukan Sekadar Gelar, Ini Indikator Penilaiannya!
Proses seleksi Anugerah Diktisaintek di tingkat LLDIKTI Wilayah III ini berlangsung sangat ketat dan komprehensif. Penilaiannya gak main-main, lho! Berbagai indikator menjadi tolok ukur untuk menentukan siapa yang paling layak menerima penghargaan ini.
Indikator-indikator tersebut mencakup bukti inovasi, paten, dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang dihasilkan. Selain itu, publikasi ilmiah lima tahun terakhir yang terindeks Scopus, SINTA, maupun WoS juga menjadi poin penting dalam penilaian.
Tak hanya itu, data dosen aktif di bidang STEM, peringkat akreditasi BAN-PT, dan QS Ranking turut dipertimbangkan. Penerimaan hibah penelitian, kontrak kerja sama kolaboratif, serta dokumentasi fasilitas riset STEM yang memadai juga menjadi bagian dari kriteria.
Dampak sosial dari penelitian yang dilakukan dan program pelatihan peneliti muda juga dinilai secara mendalam. Berdasarkan semua kriteria ketat ini, UMJ dinilai mampu memenuhi standar tersebut dengan sangat baik, bahkan melampaui ekspektasi.
Bukti Nyata Produktivitas Riset UMJ
Capaian UMJ bukan cuma omong kosong, tapi didukung oleh hasil nyata yang konkret. Kampus ini berhasil mendaftarkan 19 judul paten dan HKI yang inovatif. Angka ini menunjukkan tingginya kreativitas dan perlindungan terhadap hasil karya intelektual civitas academica UMJ.
Selain itu, ada 438 judul publikasi ilmiah nasional dan internasional di bidang STEM yang terindeks di berbagai database bergengsi. Ini membuktikan bahwa karya-karya ilmiah UMJ memiliki kualitas dan relevansi yang diakui secara luas.
UMJ juga didukung oleh 102 dosen aktif di bidang STEM, yang terdiri dari 22 asisten ahli, 51 lektor, 24 lektor kepala, dan 5 profesor. Keberadaan para akademisi mumpuni ini menjadi tulang punggung dalam menghasilkan riset-riset berkualitas.
Tak berhenti di situ, UMJ juga jago banget dalam menjalin kolaborasi strategis. Mereka bekerja sama dengan berbagai perguruan tinggi baik di dalam maupun luar negeri, industri, hingga lembaga riset pemerintah. Kolaborasi ini memperkuat ekosistem riset UMJ dan membuka peluang inovasi yang lebih luas.
Inovasi Unggulan yang Bermanfaat Nyata
Gak cuma di atas kertas, inovasi UMJ juga langsung terasa manfaatnya bagi masyarakat. Beberapa inovasi unggulan UMJ turut menjadi sorotan utama. Misalnya, pengembangan ekstrak Aloe Vera yang berhasil dikomersialkan untuk produk kosmetik skala Industri Kecil Menengah (IKM).
Ada juga produk obat kumur propolis herbal yang inovatif, menawarkan solusi kesehatan alami. Penelitian terkait dukungan bagi individu berkebutuhan khusus juga menjadi salah satu fokus UMJ, menunjukkan kepedulian kampus terhadap isu-isu sosial.
Inovasi-inovasi ini membuktikan bahwa penelitian di UMJ tidak berhenti di meja laboratorium atau publikasi semata. Sebaliknya, hasil riset terus diarahkan untuk hilirisasi dan memberikan manfaat konkret bagi masyarakat luas, bukan hanya sebatas teori.
Visi ke Depan: UMJ sebagai Pusat Inovasi Berdampak
Tri Yuni Hendrawati menegaskan bahwa penghargaan ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan pemacu semangat bagi UMJ untuk terus maju. UMJ bertekad menjadi universitas yang menghasilkan inovasi berdampak besar.
Hilirisasi dari inovasi tersebut diharapkan dapat melahirkan produk-produk yang dikolaborasikan dengan mitra industri maupun masyarakat. Yuni memiliki prinsip kuat bahwa penelitian yang dilakukan oleh civitas academica UMJ tidak boleh hanya menjadi "menara gading."
Penelitian harus hadir memberi solusi nyata bagi permasalahan yang ada di masyarakat. Ini adalah komitmen UMJ untuk memastikan bahwa setiap riset memiliki nilai guna dan relevansi yang tinggi.
Dengan semua pencapaian ini, UMJ semakin mengukuhkan posisinya sebagai kampus riset yang produktif, berdaya saing tinggi, dan berkomitmen penuh. Mereka siap terus melahirkan inovasi-inovasi terbaik demi kemajuan bangsa dan umat. UMJ membuktikan bahwa mereka bukan sekadar kampus biasa, tapi pusat peradaban yang berinovasi!


















