Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 menjadi saksi bisu gebrakan besar dari Suzuki Indonesia. Mereka tidak hanya memamerkan deretan kendaraan roda empat, tetapi juga menghadirkan solusi mobilitas yang menyeluruh, mulai dari jalanan aspal hingga lautan lepas. Booth Suzuki selama pameran ini benar-benar menunjukkan kesiapan mereka untuk menemani segala aktivitas masyarakat luas.
Suzuki Gebrak IIMS 2026 dengan Inovasi Tanpa Batas!
Pameran otomotif bergengsi IIMS 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 5-15 Februari, menjadi panggung utama bagi Suzuki untuk unjuk gigi. Dengan tema yang berani, Suzuki menampilkan visi masa depan mobilitas yang tak hanya canggih, tetapi juga relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia. Setiap sudut booth dirancang untuk memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi pengunjung.
e Vitara: Bintang Utama Panggung Suzuki
Sorotan utama di booth Suzuki tak lain adalah e Vitara, mobil listrik pertama yang secara resmi diperkenalkan Suzuki di Indonesia. Model ini bukan sekadar kendaraan listrik biasa, melainkan sebuah manifestasi dari strategi multi-pathway Suzuki yang inovatif dan berorientasi masa depan. Kehadiran e Vitara menegaskan komitmen Suzuki terhadap elektrifikasi.
SUV listrik canggih ini dibekali baterai Lithium Iron-Phosphate (LFP) berkapasitas 61 kWh, yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 128 kW. Tenaga tersebut disalurkan ke kedua roda depan melalui sistem gerak eAxle yang efisien dan responsif. e Vitara dirancang khusus untuk mereka yang memiliki jiwa ‘High-Tech’ dan gemar berpetualang, menawarkan perpaduan sempurna antara teknologi mutakhir dan kemampuan jelajah.
Deretan Mobil Hybrid Irit Bahan Bakar Siap Jadi Pilihan
Tak hanya e Vitara, lini elektrifikasi Suzuki semakin lengkap dengan kehadiran tiga model mild hybrid yang sudah dikenal luas. Ada Fronx, XL7, Ertiga, dan Grand Vitara yang siap menjadi pilihan menarik bagi konsumen. Keempatnya menawarkan solusi cerdas untuk merasakan keunggulan mobil hybrid, terutama dalam hal efisiensi bahan bakar.
Teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) yang disematkan pada model-model ini menjamin konsumsi bahan bakar yang lebih irit tanpa banyak perubahan gaya berkendara. Pengemudi akan merasakan pengalaman yang mirip dengan mobil konvensional, namun dengan benefit tambahan dari sistem hybrid. Keunggulan lain yang tak kalah penting adalah perawatannya yang mudah dan tidak merepotkan.
Xbee: Prototipe Mungil dari Jepang yang Bikin Penasaran
Suzuki juga membawa sebuah kejutan dari Jepang, yaitu Xbee, sebuah model mild hybrid berukuran mungil yang tampil sebagai prototipe. Mobil ini belum dijual secara komersial, melainkan dipamerkan untuk mengumpulkan impresi dan masukan dari pengunjung. Suzuki ingin mengetahui respons pasar terhadap desain dan konsep Xbee sebagai bagian dari tahap pengembangan di masa depan.
Kehadiran Xbee menunjukkan bahwa Suzuki terus berinovasi dan tidak berhenti mengeksplorasi berbagai segmen pasar. Desainnya yang unik dan ringkas menjadi daya tarik tersendiri, mengundang rasa penasaran para pengunjung IIMS 2026. Ini adalah kesempatan langka untuk melihat langsung arah pengembangan produk Suzuki di masa mendatang.
Jajaran Mobil Legendaris dan Komersial Tetap Hadir
Selain deretan model elektrifikasi, Suzuki juga tak lupa menampilkan jajaran mobil penumpang yang telah lama menjadi favorit masyarakat. Ada S-Presso, mobil perkotaan yang dikenal irit dan lincah, sangat cocok untuk mobilitas di tengah padatnya lalu lintas. Kemudian, ada Jimny, sang petualang sejati yang siap diajak menaklukkan berbagai medan off-road.
Tak hanya itu, Suzuki juga memamerkan MPV multiguna andalannya, APV. Dengan desain pintu geser dan atap mengotak, APV sangat bisa diandalkan sebagai transportasi penumpang, pengangkut barang, atau bahkan diubah sesuai kebutuhan bisnis. Fleksibilitas APV menjadikannya pilihan favorit bagi banyak pengusaha dan keluarga.
Dari Darat Hingga Laut: Solusi Mobilitas Lengkap Suzuki
Bergerak ke sebelah APV, pengunjung akan menemukan jagoan mobil komersial Suzuki Carry. Model ini telah terbukti tangguh dan handal di berbagai karakter jalanan Indonesia, bahkan hingga ke pelosok daerah. Carry adalah kendaraan niaga yang siap menjadi teman setia para pengusaha dan tulang punggung logistik, baik untuk mengangkut barang maupun disulap menjadi toko berjalan.
Namun, yang membuat Suzuki benar-benar berbeda dari merek lain adalah kehadiran mesin tempel untuk kapal. Di lantai pameran IIMS 2026, Suzuki memamerkan mesin tempel canggih yang dipadukan dengan kapal karet berwarna hitam. Penampilan ini menjadi pelengkap pamungkas, menegaskan bahwa Suzuki menawarkan solusi mobilitas yang komprehensif, dari darat hingga mengarungi lautan.
Pengalaman Seru dan Hiburan di Booth Suzuki
Pengalaman di booth Suzuki tidak hanya sebatas melihat-lihat mobil. Pengunjung juga diajak merasakan petualangan virtual di bagian Virtual Showroom e Vitara menggunakan teknologi Virtual Reality (VR) yang imersif. Ini adalah cara modern untuk menjelajahi fitur-fitur canggih e Vitara tanpa harus masuk ke dalam mobil fisiknya.
Selain itu, ada juga Golf Simulator (VR Golf) bagi mereka yang ingin mencoba simulasi olahraga golf, serta AR Photobooth yang interaktif untuk berfoto dengan latar belakang menarik. Di area terbuka, Suzuki memamerkan hasil karya Jimny Custom Contest, sebuah ajang adu kreativitas para pecinta SUV 4×4 legendaris tersebut. Ini menunjukkan betapa kuatnya komunitas dan personalisasi dalam dunia Suzuki.
Jimny Custom Contest dan Penampilan Artis Papan Atas
Untuk memeriahkan suasana, Suzuki juga menghadirkan hiburan khusus dengan berbagai penampilan artis papan atas. Pada 7 Februari, pengunjung dimanjakan dengan pertunjukan spesial dari Naura Ayu yang memukau. Kemudian, pada 14 Februari, panggung Suzuki akan diisi oleh penampilan energik dari Andra and The Backbone, menambah semarak IIMS 2026.
Semua elemen ini, mulai dari inovasi produk, solusi mobilitas lengkap, hingga pengalaman interaktif dan hiburan, menjadikan booth Suzuki sebagai salah satu destinasi wajib di IIMS 2026. Suzuki tidak hanya menjual kendaraan, tetapi juga menawarkan gaya hidup dan masa depan mobilitas yang lebih baik.


















