Jakarta, CNN Indonesia — Jaecoo Indonesia kembali menggebrak panggung Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 dengan kabar mengejutkan dan inovasi yang memanjakan konsumen. Mereka tidak hanya membawa informasi terbaru seputar pengiriman J5 EV, tetapi juga memperkenalkan teknologi interaktif yang memungkinkan pengunjung mendesain sendiri model Jaecoo impian mereka.
Kehadiran Jaecoo di IIMS kali ini menjadi sorotan utama, terutama setelah pengumuman fantastis mengenai performa penjualan salah satu model andalannya. Antusiasme publik terhadap merek ini tampaknya semakin meningkat, seiring dengan komitmen Jaecoo untuk terus berinovasi di pasar otomotif Indonesia.
Fenomena Jaecoo J5 EV: Laris Manis Diserbu Konsumen
Sejak pertama kali diperkenalkan, Jaecoo J5 EV langsung mencuri perhatian dan menjadi model terpopuler di dalam negeri. Buktinya? Per Januari 2026, total pemesanan untuk J5 EV sudah menembus angka 12.000 unit yang luar biasa. Angka ini menunjukkan betapa besar minat masyarakat Indonesia terhadap kendaraan listrik yang ditawarkan Jaecoo.
Produksi J5 EV sendiri sudah dimulai di Indonesia sejak Oktober 2025. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Jaecoo untuk mendukung industri otomotif lokal sekaligus memastikan ketersediaan unit bagi konsumen yang sudah tidak sabar menunggu.
Jim Ma, Business Unit Director Jaecoo Indonesia, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah berupaya keras untuk memenuhi seluruh pemesanan J5 EV. Ia memastikan bahwa proses pengiriman akan segera terpenuhi dalam waktu singkat, mengingat tingginya permintaan yang ada.
"Saat ini kami memaksimalkan kapasitas produksi untuk memastikan pengiriman secepat mungkin," kata Jim Ma. "Tim kami yang berdedikasi bekerja tanpa lelah untuk mempercepat proses sambil mempertahankan standar kualitas tertinggi untuk pelanggan kami."
Mengatasi Tantangan Pengiriman dan Apresiasi Konsumen
Tentu saja, dengan angka pemesanan yang mencapai belasan ribu unit, tantangan dalam proses pengiriman menjadi prioritas utama. Jaecoo menyadari betul harapan dan antusiasme para konsumen yang telah memesan J5 EV. Oleh karena itu, seluruh tim bekerja ekstra keras demi memastikan setiap unit sampai ke tangan pemiliknya secepat mungkin.
Jim Ma juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh konsumen atas dukungan dan kesetiaan mereka dalam menunggu proses pengiriman model populer ini. Kesabaran konsumen menjadi motivasi bagi Jaecoo untuk terus memberikan pelayanan terbaik.
"Kami memahami bahwa beberapa pelanggan kami masih menunggu mobil mereka dan kami dengan tulus meminta maaf dan berterima kasih kepada semua pelanggan atas kesabaran dan pengertian mereka," jelasnya. Ia menambahkan bahwa tenggat waktu pengiriman adalah prioritas utama, dan Jaecoo akan memastikan setiap pelanggan menerima mobil mereka sesegera mungkin.
Inovasi Co-Creation: Mobil Impian di Tanganmu
Tidak hanya soal penjualan dan pengiriman, Jaecoo juga membawa sebuah inovasi menarik di IIMS 2026: teknologi interaktif ‘Co-Creation’. Program ini memungkinkan konsumen untuk mendesain sendiri model kendaraan Jaecoo sesuai selera dan keinginan mereka. Ini adalah langkah maju dalam melibatkan konsumen secara langsung dalam pengembangan produk.
Konsep Co-Creation ini bukan sekadar gimmick, melainkan sebuah platform serius untuk menghimpun masukan berharga dari konsumen. Feedback ini nantinya akan menjadi dasar bagi Jaecoo dalam mengembangkan produk-produk di masa mendatang, memastikan bahwa setiap inovasi benar-benar relevan dengan kebutuhan pasar.
M. Ilham Pratama, Head of Marketing Jaecoo Indonesia, menjelaskan mekanisme Co-Creation yang sangat sederhana. Pengunjung hanya perlu datang ke booth Jaecoo dan langsung merancang bagian-bagian tambahan pada kendaraan sesuai selera masing-masing. Ini adalah kesempatan emas bagi para pecinta otomotif untuk menyalurkan kreativitas mereka.
"Jadi nanti pengunjung, Jaecoo Family, dan rekan-rekan media sekalian pun tinggal datang ke booth kita, ke sisi kiri sebelah saya ini, ini adalah sisi area Co-Creation," ujar Ilham. "Jadi nanti akan ada polling yang di layar tersebut, kita dapat melihat dan dapat memilih, ini J5 ini ingin dibuat seperti apa."
Personalisasi Tanpa Batas: Body Kit hingga Aksesori
Fitur Co-Creation ini memungkinkan pengunjung untuk memilih berbagai elemen personalisasi. Mulai dari body kit yang sporty, pelek dengan desain unik, hingga berbagai aksesori kendaraan yang bisa disesuaikan. Ini bukan sekadar pilihan, melainkan sebuah survei langsung yang akan memengaruhi pengembangan J5 EV ke depannya.
"Akan ada beberapa tambahan part yang nantinya bisa dilihat dan ini menjadi survei, karena ini akan menjadi pengembangan J5 EV ke depannya, karena kita ingin semua itu berbasis dari masukan konsumen," jelas Ilham. Ini menunjukkan komitmen Jaecoo untuk benar-benar mendengarkan suara konsumen.
Di area yang sama, pengunjung juga bisa melihat tampilan modifikasi J5 EV secara langsung. Ini memberikan inspirasi nyata tentang bagaimana sebuah Jaecoo J5 EV bisa diubah menjadi kendaraan yang benar-benar personal. Selain itu, Jaecoo juga memamerkan genuine accessories yang dapat dilihat dan nantinya bisa dimiliki oleh konsumen.
Strategi Jaecoo di IIMS 2026 dan Masa Depan
Kehadiran Jaecoo di ajang IIMS 2026 bukan hanya untuk pamer produk, tetapi juga sebagai strategi penting untuk meningkatkan pengenalan merek kepada konsumen Indonesia secara lebih luas. Dengan inovasi dan komitmen yang ditunjukkan, Jaecoo berharap dapat membangun koneksi yang lebih kuat dengan pasar.
Ilham Pratama berharap, melalui IIMS, Jaecoo dapat menjangkau lebih banyak calon konsumen dan mengukuhkan posisinya sebagai pemain kunci di segmen kendaraan listrik. Fokus pada pengalaman konsumen dan personalisasi menjadi kunci utama dalam strategi mereka.
Dengan kesuksesan J5 EV yang luar biasa dan inovasi Co-Creation yang futuristik, Jaecoo menunjukkan bahwa mereka siap menjadi kekuatan baru di industri otomotif Indonesia. Komitmen terhadap produksi lokal, kepuasan pelanggan, dan pengembangan produk berbasis masukan konsumen, menjadi fondasi kuat bagi masa depan Jaecoo di Tanah Air. Ini adalah era baru di mana konsumen tidak hanya membeli mobil, tetapi juga turut serta membentuknya.


















