Tim balap Toyota GAZOO Racing Indonesia (TGRI) sukses menutup musim balap touring 2025 dengan gemilang. Mereka berhasil mengukuhkan Amato Rudolph sebagai Champion Seeded B di seri penutup Kejurnas ITCR 1200 2025, menandai dominasi penuh di lintasan. Kemenangan ini bukan hanya milik Amato, melainkan juga tim yang berhasil menempatkan Jordan Johan sebagai Runner Up dan Romy Tahrizi dari GR Garage Auto2000 Racing Team sebagai Juara Ketiga.
Puncak Kejayaan di Mandalika
Gelar juara bergengsi ini dikukuhkan dalam perhelatan akbar Mandalika Festival of Speed (MFoS) 2025 Seri ke-3. Acara yang berlangsung meriah pada Jumat hingga Minggu, 12-14 Desember, menjadi saksi bisu keperkasaan tim TGRI. Dengan performa yang konsisten, model Toyota Agya Stylix menjadi andalan utama tim untuk menyapu bersih podium juara.
Perjalanan Menuju Podium Tertinggi
Sejak pertama kali berlaga di Kejurnas Indonesia Touring Car Race (ITCR) 1200 pada tahun 2024, Agya Stylix telah menunjukkan taringnya. Berbagai podium juara berhasil diraih bersama tim balap TOYOTA GAZOO Racing Indonesia (TGRI), membuktikan ketangguhan dan keandalannya. Konsistensi ini menjadi kunci kesuksesan mereka di musim 2025.
Dominasi Toyota Agya Stylix
Kehadiran Agya Stylix di lintasan balap makin diminati oleh para pembalap privateer. Terlebih lagi sejak dibukanya kejuaraan KRIDA Agya One Make Race sebagai bagian dari MFoS 2025, antusiasme terhadap mobil ini semakin melonjak. Hal ini menunjukkan bahwa Agya bukan hanya jago di jalan raya, tetapi juga sangat kompetitif di sirkuit balap.
Dari Ajang Balap Lokal ke Nasional
Jap Ernando Demily, Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), menyampaikan apresiasinya. "Selamat kepada TGRI atas penutup yang membanggakan di ajang balap touring lokal," ujarnya dalam keterangan tertulis. Ia menambahkan bahwa banyaknya trofi juara yang berhasil diraih bersama TGRI selama dua tahun terakhir telah memicu pembalap lain untuk turut menggunakan Sporty Hatchback ini di ajang balap touring nasional.
Kejurnas ITCR 1200 sendiri merupakan kelas bergengsi yang diikuti oleh sekitar 24 pembalap, baik dari tim pabrikan maupun privateer. Toyota mencatat peningkatan partisipasi signifikan dari para pembalap privateer yang mengendarai All New Agya Stylix. Angka partisipasi meningkat drastis dari hanya 4 mobil dari 2 tim balap tahun lalu, menjadi 17 mobil dari 6 tim balap berbeda di tahun ini.
Drama Balapan Penuh Tantangan
Balapan di Mandalika selalu menyajikan drama dan ketegangan tersendiri, dan seri penutup ini tidak terkecuali. Para pembalap TGRI harus menghadapi berbagai kondisi lintasan yang menantang, termasuk guyuran hujan lebat. Namun, semangat juang mereka tak pernah padam, justru semakin membara di bawah tekanan.
Pertarungan Sengit di Sirkuit Mandalika
Pada balapan Kejurnas ITCR 1200 Seri ke-5 yang dimulai Sabtu (13/12), Amato Rudolph dan Jordan Johan langsung berebut posisi terdepan. Dalam pertarungan seru selama 12 lap, kedua pembalap TGRI ini menunjukkan skill dan strategi terbaik mereka. Akhirnya, Jordan berhasil finish di posisi ke-3 Seeded B, disusul Amato di urutan ke-4.
Hujan Deras Tak Goyahkan Semangat Juara
Minggu (14/12) menjadi hari yang kian menantang karena hujan deras mengguyur Sirkuit Mandalika sejak kualifikasi pagi hingga balapan berlangsung. Kondisi lintasan yang basah dan licin membuat babak kualifikasi berlangsung seru dan menguji nyali setiap pembalap. Dalam situasi ekstrem ini, Jordan berhasil mengamankan grid start ke-3 Seeded B, diikuti oleh Amato di posisi ke-4.
Karena hujan masih turun dengan lebat, start race ke-2 dilangsungkan dengan kawalan safety car hingga putaran ketiga. Momen ini memberikan kesempatan bagi para pembalap untuk menyesuaikan diri dengan kondisi lintasan yang sulit. Setelah safety car keluar, pertarungan sesungguhnya dimulai, dan para pembalap TGRI menunjukkan kelas mereka.
Pada tiga lap terakhir, Amato Rudolph berhasil menyalip beberapa rival sekelasnya dengan manuver brilian. Ia akhirnya finish di posisi pertama Seeded B Kejurnas ITCR 1200, sebuah pencapaian yang luar biasa di tengah kondisi sulit. Tak kalah membanggakan, Jordan Johan menempati urutan kedua di kelas yang sama, melengkapi dominasi TGRI.
Sporty Hatchback ini benar-benar menyapu bersih podium juara satu, dua, dan tiga setelah Romy Tahrizi dari GR Garage Auto2000 Racing Team, ikut merebut posisi ketiga. Ini adalah bukti nyata dari keunggulan performa Toyota Agya dan kehebatan para pembalap yang mengendarainya. Amato Rudolph sendiri mengakui, "Kompetisi tahun ini sangat ketat karena rival-rival lainnya terus ikut berkembang."
Komitmen Toyota untuk Motorsport Indonesia
Kemenangan ini bukan hanya sekadar trofi, tetapi juga menegaskan komitmen kuat Toyota dalam mendukung perkembangan motorsport di Indonesia. Melalui Toyota GAZOO Racing Indonesia, mereka terus berupaya mencetak talenta-talenta balap terbaik dan mengembangkan teknologi kendaraan yang kompetitif. Dukungan ini sangat vital bagi ekosistem balap nasional.
Apresiasi untuk Para Juara
Hiroyuki Oide, Marketing Director TAM, turut menyampaikan selamat atas prestasi yang diraih oleh TGRI. "Toyota berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan motorsport nasional dan internasional sebagai sarana pengembangan talenta lokal dan kendaraan Toyota," tegasnya. Pernyataan ini menunjukkan visi jangka panjang Toyota untuk memajukan dunia balap Tanah Air.
Masa Depan Cerah Balap Touring Nasional
Prestasi TGRI dan Toyota Agya di Kejurnas ITCR 1200 2025 menjadi inspirasi bagi banyak pihak. Ini membuktikan bahwa dengan dedikasi, kerja keras, dan dukungan yang tepat, tim balap Indonesia mampu bersaing di level tertinggi. Keberhasilan ini juga diharapkan dapat memicu minat lebih banyak anak muda untuk terjun ke dunia balap, menciptakan generasi pembalap baru yang siap mengharumkan nama bangsa.
Dengan dominasi yang ditunjukkan oleh Toyota Agya Stylix dan para pembalap TGRI, masa depan balap touring nasional tampak semakin cerah. Toyota terus berinovasi dan memberikan platform bagi para pembalap untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Kemenangan di Mandalika ini hanyalah satu babak dari perjalanan panjang Toyota GAZOO Racing Indonesia dalam mengukir sejarah di dunia motorsport.


















