Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

Geger! China Larang Gagang Pintu Tersembunyi di Mobil Listrik, Ternyata Ini Bahaya Mautnya!

geger china larang gagang pintu tersembunyi di mobil listrik ternyata ini bahaya mautnya portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Jakarta, CNN Indonesia — China secara mengejutkan akan melarang penggunaan gagang pintu tersembunyi pada mobil listrik mulai tahun 2027. Fitur yang selama ini menjadi simbol kemewahan dan modernitas pada kendaraan listrik (EV) seperti Tesla dan BYD ini, kini dianggap tidak memenuhi standar keselamatan, terutama saat mobil terlibat kecelakaan fatal.

Keputusan drastis ini didasari oleh serangkaian insiden mengkhawatirkan. Banyak kasus di mana penumpang maupun tim penyelamat kesulitan, bahkan tidak bisa, membuka pintu mobil setelah tabrakan, menyebabkan korban terjebak di dalam. Ini menjadi alarm keras bagi otoritas setempat untuk segera bertindak demi keselamatan publik.

banner 325x300

Bahaya Tersembunyi di Balik Desain Futuristik

Gagang pintu elektrik yang dapat masuk ke dalam bodi mobil memang memberikan tampilan yang sangat ramping dan futuristik. Namun, di balik estetika modern itu, tersimpan risiko besar. Mekanisme pengoperasian yang sepenuhnya bergantung pada sistem elektronik ini kerap gagal berfungsi saat mobil mengalami kerusakan parah atau kehilangan daya listrik setelah kecelakaan.

Bayangkan skenarionya: sebuah mobil listrik mengalami tabrakan hebat. Listrik mati, bodi ringsek. Penumpang yang terluka parah terjebak di dalam, sementara gagang pintu tersembunyi tak bisa ditarik keluar. Tim penyelamat pun dibuat frustrasi karena tidak bisa mengakses korban dengan cepat, padahal setiap detik sangat berharga dalam situasi darurat.

Kisah Tragis di Balik Larangan Ini

Kekhawatiran terhadap gagang pintu elektrik ini bukan tanpa dasar. Sejak tahun 2024, keluhan dan insiden terkait fitur ini semakin meningkat, memicu penyelidikan serius dari pemerintah China. Beberapa kecelakaan tragis telah menjadi pemicu utama lahirnya regulasi baru ini.

Salah satu insiden paling mengerikan terjadi pada 13 Oktober lalu di Chengdu. Seluruh penumpang sebuah mobil tewas dalam kecelakaan, karena saksi mata dan tim penyelamat tidak dapat membuka pintu kendaraan yang ringsek. Mereka terjebak di dalam tanpa harapan.

Tak hanya itu, tiga orang lainnya juga meregang nyawa dalam kecelakaan terpisah di kota Tongling. Laporan dari Sixth Tone menyebutkan bahwa kedua insiden fatal ini melibatkan mobil listrik Xiaomi SU7 Ultra, yang dikenal dengan desain gagang pintu tersembunyinya.

"Bagian dalam pintu menggunakan tombol, yang tidak bisa membuka kunci secara elektrik setelah aliran listrik terputus. Gagang pintu mekanis di dalam SU7 tidak terlihat oleh penumpang. Bahkan jika petugas penyelamat memecahkan kaca, mereka tetap tidak bisa menjangkaunya," ungkap seorang sumber yang mengetahui kasus tersebut kepada The Paper, seperti dilansir Carscoops. Ini menggambarkan betapa rumitnya proses evakuasi yang harus dihadapi tim penyelamat.

Dari Simbol Kemewahan Menjadi Ancaman

Gagang pintu elektrik yang dapat keluar-masuk, seperti yang populer di mobil listrik Tesla dan BYD, memang telah lama menjadi simbol desain EV modern di China. Daya tarik utamanya adalah efisiensi aerodinamika, yang diklaim membantu produsen mendapatkan peningkatan jarak tempuh, meskipun sebenarnya sangat kecil.

Namun, seiring berjalannya waktu, masalah lain juga muncul. Selain sulit berfungsi setelah kecelakaan, sistem ini juga kerap bermasalah di cuaca dingin ekstrem. Mekanisme yang macet atau membeku bisa membuat pengemudi dan penumpang kesulitan masuk atau keluar dari mobil, bahkan dalam kondisi normal sekalipun.

Ironisnya, klaim efisiensi aerodinamika yang sering digaungkan produsen ternyata tidak terlalu signifikan. Penggunaan gagang pintu jenis ini hanya berpengaruh sedikit, atau pengurangan hambatan udara hanya sekitar 0,005 hingga 0,01 pada koefisien drag. Ini berarti penghematan energi hanya sekitar 0,6 kWh per 100 kilometer, angka yang terbilang minim dibandingkan risiko keselamatan yang ditimbulkan.

Aturan Baru yang Lebih Aman: Apa Saja Detailnya?

Di bawah aturan baru yang akan berlaku mulai tahun 2027, semua kendaraan diwajibkan memiliki gagang pintu bagian dalam dan luar dengan mekanisme pembuka mekanis. Ini berarti pintu harus tetap bisa dibuka meskipun sistem kelistrikan mobil mati total atau kendaraan mengalami kerusakan parah akibat tabrakan.

Pada pertengahan Desember 2025, Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT) telah memasukkan usulan ini ke dalam rancangan regulasi baru. Aturan ini secara spesifik mewajibkan semua mobil penumpang dengan berat di bawah 3,5 ton untuk menggunakan gagang pintu yang tetap berfungsi secara mekanis usai kecelakaan.

Kebijakan ini disambut baik oleh petugas penyelamat di China. Selama ini, mereka semakin kesulitan mengevakuasi penumpang dari mobil listrik modern setelah terjadi tabrakan, seperti yang dilaporkan oleh Auto Express. Dengan adanya aturan baru ini, diharapkan proses penyelamatan bisa berjalan lebih cepat dan efektif, sehingga nyawa lebih banyak orang dapat terselamatkan.

Dampak Global: Akankah Tren Ini Menular?

Larangan gagang pintu tersembunyi di China ini kemungkinan besar akan berdampak global. Sebagai pasar otomotif terbesar di dunia, regulasi yang diterapkan China seringkali menjadi patokan atau setidaknya memengaruhi standar industri secara internasional.

Produsen mobil, terutama yang memiliki basis produksi di China atau menargetkan pasar China, mungkin akan menyesuaikan desain unit ekspor mereka agar sesuai dengan standar baru ini. Ini bisa berarti kita akan melihat kembalinya gagang pintu konvensional pada banyak model mobil listrik di seluruh dunia, atau setidaknya inovasi desain yang menggabungkan estetika modern dengan mekanisme pembuka mekanis yang aman.

Negara-negara lain mungkin juga akan mulai mengevaluasi standar keselamatan gagang pintu pada mobil listrik mereka, mengingat preseden yang ditetapkan oleh China. Keselamatan penumpang pada akhirnya akan menjadi prioritas utama, mengalahkan tren desain atau klaim efisiensi yang minim.

Masa Depan Desain Mobil Listrik: Antara Estetika dan Keselamatan

Keputusan China ini menjadi pengingat penting bagi industri otomotif bahwa inovasi dan estetika harus selalu sejalan dengan keselamatan. Fitur-fitur canggih memang menarik, tetapi tidak boleh mengorbankan hal fundamental seperti kemampuan untuk keluar dari kendaraan dalam situasi darurat.

Produsen mobil listrik kini dihadapkan pada tantangan untuk berinovasi lebih lanjut. Mereka harus menemukan cara untuk mempertahankan desain yang ramping dan modern, namun tetap mengintegrasikan mekanisme pembuka pintu yang sederhana, kuat, dan sepenuhnya mekanis. Ini adalah langkah maju yang menunjukkan bahwa keselamatan penumpang adalah harga mati, tidak bisa ditawar dengan alasan apapun.

banner 325x300