banner 728x250

Rizky Ridho Sesumbar Timnas Indonesia Juara AFF 2026 Bareng John Herdman: Kali Ini Beda?

rizky ridho sesumbar timnas indonesia juara aff 2026 bareng john herdman kali ini beda portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Mimpi jutaan pasang mata pecinta sepak bola Indonesia seolah menemukan titik terang. Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, dengan keyakinan penuh melontarkan prediksi berani: Skuad Garuda akan mengangkat trofi Piala AFF 2026, apalagi dengan kehadiran pelatih baru, John Herdman. Sebuah pernyataan yang langsung menyulut optimisme di tengah dahaga gelar yang panjang.

Pernyataan Ridho ini bukan tanpa dasar. Ia menyampaikannya usai menghadiri undian atau drawing Piala AFF 2026 yang berlangsung di Jakarta pada Kamis (15/1) lalu. Undian tersebut menempatkan Timnas Indonesia di Grup A, bersama lawan-lawan yang tak bisa dianggap remeh.

banner 325x300

Mimpi Juara yang Tak Kunjung Usai: Momentum Emas di 2026?

Piala AFF selalu menjadi ajang yang penuh drama dan harapan bagi Indonesia. Sejarah mencatat, Timnas Garuda sudah enam kali menembus babak final, namun selalu harus puas sebagai runner-up. Sebuah rekor yang menyakitkan dan terus membayangi setiap partisipasi.

Namun, kali ini Rizky Ridho melihat ada momentum yang berbeda. Ia merasa bahwa Piala AFF 2026 adalah kesempatan emas bagi Indonesia untuk akhirnya memecahkan kutukan tersebut dan meraih gelar juara untuk pertama kalinya. Optimisme ini didasari oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kehadiran sosok pelatih baru yang diharapkan membawa angin segar.

John Herdman: Pelatih Baru, Harapan Baru?

Nama John Herdman mencuat sebagai pelatih baru yang akan menukangi Timnas Indonesia. Sosoknya yang diyakini memiliki rekam jejak mumpuni di kancah internasional menjadi alasan utama di balik keyakinan Rizky Ridho. Kedatangan pelatih sekaliber Herdman diharapkan mampu membawa perubahan signifikan dalam strategi dan mentalitas tim.

Herdman dikenal dengan pendekatan taktis yang cerdas dan kemampuannya dalam membangun tim yang solid. Pengalamannya di level internasional, khususnya dalam membawa tim mencapai performa puncak, menjadi modal berharga. Dengan sentuhan tangan dinginnya, Ridho dan rekan-rekannya percaya bahwa Timnas Indonesia bisa melangkah lebih jauh dari sebelumnya.

Tantangan di Grup A: Bukan Sekadar Angka-angka

Dalam undian Piala AFF 2026, Timnas Indonesia tergabung di Grup A. Mereka akan bersaing ketat dengan rival abadi, Vietnam, serta Kamboja, Singapura, dan pemenang antara Timor Leste atau Brunei Darussalam. Sekilas, grup ini mungkin terlihat tidak terlalu berat, namun Ridho memiliki pandangan lain.

"Ini bukan grup yang mudah," tegas Ridho dalam jumpa pers. Ia menekankan bahwa setiap lawan memiliki potensi untuk memberikan kejutan. Vietnam, khususnya, selalu menjadi batu sandungan dan rival yang tangguh bagi Indonesia di berbagai turnamen.

Oleh karena itu, Ridho menyerukan agar seluruh elemen tim bekerja lebih keras. Persiapan yang matang dan fokus yang tinggi akan menjadi kunci untuk bisa melewati fase grup ini dengan mulus. Setiap pertandingan harus dihadapi dengan serius, tanpa meremehkan lawan manapun.

"Kami harus bekerja lebih keras atas apa yang kami harapkan dan kami nantikan," lanjutnya. Pernyataan ini menunjukkan kesadaran akan beratnya tantangan, sekaligus tekad untuk memberikan yang terbaik demi mencapai target juara.

Dilema Pemain Eropa: Kekuatan Penuh atau Strategi Adaptasi?

Salah satu isu krusial yang selalu menghantui Timnas Indonesia di Piala AFF adalah ketersediaan pemain yang berkarier di Eropa. Mengingat Piala AFF bukan merupakan kalender resmi FIFA, klub-klub Eropa tidak memiliki kewajiban untuk melepas pemainnya. Ini bisa menjadi dilema besar bagi skuad Garuda.

Beberapa nama bintang yang kini merumput di Eropa, seperti Jay Idzes (Sassuolo), Emil Audero (Cremonese), Kevin Diks (Borussia Monchengladbach), dan Calvin Verdonk (Lille), terancam tidak bisa bergabung. Meskipun kompetisi di Eropa biasanya belum bergulir pada Juli-Agustus, bulan-bulan tersebut seringkali menjadi masa persiapan pramusim yang krusial bagi klub.

Absennya pemain-pemain kunci ini tentu akan menjadi tantangan tersendiri bagi pelatih John Herdman dalam meracik strategi. Kedalaman skuad dan kualitas pemain pengganti akan sangat diuji. Namun, Rizky Ridho tetap optimistis dengan potensi pemain lokal.

Semangat Juang Garuda: Siapapun yang Dipanggil, Wajib Beri yang Terbaik!

Menyikapi potensi absennya pemain diaspora, Rizky Ridho menegaskan bahwa semangat juang harus tetap membara. "Tentunya siapapun yang dipanggil harus memberi yang terbaik untuk Indonesia," kata Ridho dengan tegas. Pesan ini menjadi pengingat bagi setiap pemain yang mengenakan seragam Garuda.

Ia juga menambahkan, "Kalau yang dari Eropa bisa gabung tentu kami harus tetap sama-sama." Ini menunjukkan bahwa kehadiran pemain Eropa memang diharapkan untuk memperkuat tim, namun ketiadaan mereka tidak boleh menjadi alasan untuk menyerah. Kekuatan Timnas Indonesia terletak pada kolektivitas dan semangat pantang menyerah.

Kapten Persija Jakarta ini menekankan pentingnya komitmen dan dedikasi dari setiap individu. Siapapun yang dipercaya untuk membela Merah Putih harus berjuang sungguh-sungguh, memberikan 100 persen kemampuan mereka di lapangan. Hanya dengan mentalitas seperti ini, mimpi juara AFF bisa terwujud.

Dengan keyakinan Rizky Ridho, harapan besar pada John Herdman, dan tekad kuat dari seluruh pemain, Piala AFF 2026 menjanjikan sebuah babak baru bagi sepak bola Indonesia. Akankah ini menjadi tahun di mana kutukan runner-up akhirnya terpatahkan? Hanya waktu dan perjuangan keras yang akan menjawabnya.

banner 325x300