Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

Piala Dunia U-17 Geger! Argentina Menangis, Meksiko Pesta di Drama Adu Penalti

piala dunia u 17 geger argentina menangis meksiko pesta di drama adu penalti portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Kabar mengejutkan datang dari gelaran Piala Dunia U-17 2025 yang tengah berlangsung di Qatar. Salah satu tim favorit, Argentina, harus menelan pil pahit setelah tersingkir secara dramatis di babak 32 besar. Mimpi mereka untuk meraih gelar juara pupus di tangan Meksiko, usai kalah dalam drama adu penalti yang mendebarkan pada Jumat (14/11) malam.

Pertandingan yang digelar di Lapangan 2 Aspire Zone, Doha, Qatar, menjadi saksi bisu pertarungan sengit dua raksasa sepak bola muda. Argentina yang datang dengan ekspektasi tinggi, harus pulang lebih cepat, meninggalkan turnamen dengan hati hancur. Sementara itu, Meksiko merayakan kemenangan heroik yang mengantarkan mereka melaju ke babak 16 besar.

banner 325x300

Drama di Doha: Duel Sengit Argentina vs Meksiko

Sejak peluit awal dibunyikan, intensitas pertandingan sudah terasa sangat tinggi. Argentina, yang dikenal dengan gaya bermain menyerang dan penguasaan bola, langsung tancap gas. Mereka tak butuh waktu lama untuk menunjukkan dominasinya di lapangan.

Baru sembilan menit laga berjalan, publik Argentina bersorak gembira. Ramiro Tulian berhasil memecah kebuntuan dengan gol cepatnya, membawa Los Cebollitas unggul 1-0. Gol tersebut seolah menjadi penanda bahwa Argentina siap melenggang mulus ke babak selanjutnya.

Keunggulan satu gol ini berhasil dipertahankan Argentina hingga jeda pertandingan. Mereka tampak nyaman mengendalikan permainan, menciptakan beberapa peluang berbahaya lainnya. Namun, pertahanan Meksiko yang solid berhasil meredam serangan-serangan tersebut, menjaga asa untuk bangkit di babak kedua.

Kebangkitan El Tri: Meksiko Balikkan Keadaan!

Memasuki babak kedua, Meksiko tampil dengan semangat yang berbeda. Pelatih mereka tampaknya memberikan instruksi khusus untuk lebih agresif dan pantang menyerah. Hasilnya, tak lama setelah kick-off babak kedua, El Tri langsung menggebrak pertahanan Argentina.

Luis Gamboa menjadi momok menakutkan bagi Argentina di babak ini. Pada menit ke-64, Gamboa sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1, membuat pertandingan kembali panas. Gol ini memberikan suntikan moral yang luar biasa bagi skuad Meksiko.

Tak berhenti sampai di situ, Gamboa kembali menunjukkan ketajamannya hanya berselang beberapa menit kemudian. Tepatnya di menit ke-58, ia berhasil menggetarkan gawang Argentina untuk kedua kalinya, membalikkan skor menjadi 2-1. Gol ini sempat memicu tinjauan Video Support Review (VSR) karena potensi offside, namun wasit akhirnya menyatakan gol tersebut sah setelah Gamboa dipastikan berada dalam posisi on-side.

Detik-detik Menegangkan: Gol Penyelamat Argentina

Tertinggal 1-2 di menit-menit krusial tentu saja membuat Argentina panik. Mereka langsung merespons dengan permainan yang jauh lebih agresif, melancarkan serangan bertubi-tubi ke jantung pertahanan Meksiko. Waktu terus berjalan, dan tekanan semakin memuncak bagi tim muda Argentina.

Setelah berkali-kali upaya mereka gagal menembus gawang Meksiko yang dijaga ketat, keajaiban akhirnya datang. Di menit ke-88, ketika harapan mulai menipis, Fernando Closter muncul sebagai penyelamat. Ia berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui sundulan kepala yang memanfaatkan umpan silang.

Gol tersebut terjadi setelah kiper Meksiko, Santiago Lopez, gagal menghalau umpan silang di udara dengan sempurna. Kesalahan kecil ini harus dibayar mahal, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti yang penuh ketegangan. Skor imbang 2-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, membuat nasib kedua tim harus ditentukan dari titik putih.

Adu Penalti Penuh Ketegangan: Pahlawan Bernama Santiago Lopez

Babak adu penalti selalu menjadi ujian mental yang paling berat dalam sepak bola, terutama di turnamen sekelas Piala Dunia. Atmosfer di stadion semakin mencekam, dengan para pemain, staf pelatih, dan suporter menahan napas. Setiap tendangan menjadi penentu, setiap penyelamatan bisa mengubah segalanya.

Meksiko akhirnya keluar sebagai pemenang dalam adu penalti yang sangat ketat ini dengan skor 5-4. Pahlawan utama di babak tos-tosan tak lain adalah kiper mereka, Santiago Lopez. Setelah sempat melakukan blunder di gol kedua Argentina, Lopez membayar tuntas kesalahannya dengan performa gemilang di adu penalti.

Ia berhasil menggagalkan satu tendangan penalti Argentina, menunjukkan refleks dan ketenangan luar biasa. Lebih heroik lagi, Lopez juga menjadi eksekutor penalti penentu kemenangan timnya, mengirimkan bola dengan dingin ke gawang Argentina. Momen itu sontak disambut euforia besar dari seluruh skuad dan pendukung Meksiko.

Perjalanan Argentina Berakhir, Meksiko Melaju ke 16 Besar

Dengan hasil dramatis ini, Argentina dipastikan harus angkat koper lebih awal dari Piala Dunia U-17 2025. Kekalahan ini tentu menjadi pukulan telak bagi tim yang digadang-gadang sebagai salah satu kandidat juara. Mereka harus merelakan mimpi untuk membawa pulang trofi bergengsi ini.

Di sisi lain, Meksiko berhasil mengukir sejarah dan melaju ke babak 16 besar, mengikuti jejak tim-tim kuat lainnya. Mereka bergabung dengan Prancis, Swiss, Portugal, dan Mali yang sudah lebih dulu mengamankan tiket ke fase selanjutnya. Kemenangan ini membuktikan bahwa di sepak bola, semangat juang dan mentalitas pantang menyerah bisa mengalahkan tim yang secara materi di atas kertas lebih diunggulkan.

Apa Selanjutnya di Piala Dunia U-17 2025?

Tersingkirnya Argentina menjadi pengingat bahwa Piala Dunia U-17 selalu penuh kejutan dan tidak bisa ditebak. Turnamen ini memang menjadi ajang pembuktian bagi para talenta muda dari seluruh dunia, di mana setiap pertandingan bisa menjadi panggung untuk pahlawan baru. Intensitas persaingan akan semakin meningkat di babak 16 besar.

Tim-tim yang lolos akan menghadapi tantangan yang lebih berat, dengan tekanan yang semakin besar untuk melaju ke perempat final. Para scout dari klub-klub top Eropa juga akan semakin jeli mengamati penampilan para pemain muda ini, mencari bintang-bintang masa depan yang siap bersinar di kancah profesional.

Meksiko kini akan mempersiapkan diri untuk pertandingan selanjutnya, membawa momentum positif dari kemenangan dramatis atas Argentina. Sementara itu, dunia akan terus menantikan drama dan kejutan lain yang mungkin terjadi di sisa turnamen. Siapa yang akan menjadi juara Piala Dunia U-17 2025? Hanya waktu yang bisa menjawab, namun satu hal pasti, perjalanan menuju gelar juara akan semakin seru dan mendebarkan.

banner 325x300