Panggung akbar Piala Dunia U-17 2025 semakin memanas! Kompetisi yang mempertemukan talenta-talenta muda terbaik dari seluruh penjuru dunia ini terus menyajikan drama dan kejutan. Seiring berjalannya fase grup, satu per satu tim mulai mengamankan tempat di babak 32 besar, menandakan persaingan yang kian sengit dan menegangkan.
Hingga Senin, 10 November 2025, total 18 tim telah resmi mengunci tiket menuju fase gugur. Mereka adalah tim-tim yang menunjukkan performa konsisten, semangat juang tinggi, dan taktik jitu untuk melewati hadangan lawan-lawannya. Para penggemar sepak bola di seluruh dunia tentu sudah tak sabar menanti siapa saja yang akan melangkah lebih jauh di turnamen prestisius ini.
Gelombang Pertama: Para Raksasa yang Lebih Dulu Mengamankan Tiket
Sebelum gelombang kedua tim memastikan diri, delapan negara telah lebih dulu mengukir nama mereka dalam daftar peserta babak 32 besar. Mereka adalah tim-tim yang sejak awal menunjukkan dominasi dan kualitas yang tak terbantahkan di grup masing-masing. Keberhasilan mereka menjadi sinyal awal betapa ketatnya persaingan di Piala Dunia U-17 kali ini.
Italia, Portugal, Argentina, dan Brasil, empat nama besar dari kancah sepak bola dunia, tak mengejutkan berhasil lolos lebih awal. Mereka membuktikan bahwa regenerasi pemain muda di negara-negara tersebut berjalan sangat baik. Selain itu, ada juga Zambia, Austria, Amerika Serikat, dan Irlandia yang tampil impresif dan mampu mengamankan posisi mereka di babak selanjutnya.
Gelombang Kedua: Kejutan dan Dominasi Baru
Daftar tim yang lolos ke babak 32 besar terus bertambah, dengan sepuluh nama baru yang berhasil menyusul. Mereka adalah Jepang, Afrika Selatan, Belgia, Senegal, Kroasia, Mesir, Venezuela, Swiss, Korea Selatan, dan Korea Utara. Kehadiran mereka menambah warna dan keragaman persaingan di fase gugur, menunjukkan bahwa kekuatan sepak bola kini tersebar merata di berbagai benua.
Setiap tim memiliki cerita perjuangannya sendiri untuk bisa mencapai titik ini. Ada yang lolos dengan status juara grup, ada pula yang harus berjuang hingga pertandingan terakhir untuk mengamankan posisi runner-up atau bahkan sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Jepang: Samurai Biru Menggila di Puncak Grup A
Salah satu tim yang paling mencuri perhatian adalah Jepang. Dikenal dengan julukan "Samurai Biru," tim muda Jepang menunjukkan performa luar biasa di fase grup. Mereka berhasil mengukir catatan fantastis dengan menjadi juara Grup A, mengungguli raksasa sepak bola Eropa, Portugal. Kemenangan dramatis 2-1 atas Portugal di laga fase grup pada Minggu (9/11) menjadi bukti nyata ketangguhan mental dan kualitas teknik mereka.
Jepang bermain dengan disiplin tinggi dan kecepatan yang merepotkan lawan. Gaya bermain mereka yang terorganisir rapi dan efektif dalam memanfaatkan peluang menjadi kunci kesuksesan. Keberhasilan ini tentu saja menjadi sinyal bahaya bagi tim-tim lain di babak 32 besar.
Wakil Afrika Beraksi: Afrika Selatan dan Senegal Unjuk Gigi
Benua Afrika juga tak mau ketinggalan dalam mengirimkan wakil terbaiknya. Afrika Selatan berhasil mengamankan tiket ke babak 32 besar sebagai runner-up Grup A, meskipun harus menelan kekalahan 1-3 dari Italia di laga terakhir. Perjuangan mereka menunjukkan bahwa tim-tim Afrika memiliki daya juang yang patut diacungi jempol dan siap bersaing di level tertinggi.
Di sisi lain, Senegal tampil dominan di Grup C. Mereka berhasil keluar sebagai juara grup dengan performa yang meyakinkan. Didampingi oleh Kroasia yang finis di posisi kedua, kedua tim sama-sama mengoleksi tujuh poin, menunjukkan betapa ketatnya persaingan di grup tersebut. Senegal dikenal dengan kekuatan fisik dan kecepatan para pemainnya, menjadi ancaman serius bagi lawan-lawan mereka di fase gugur.
Eropa dan Amerika Latin Tak Mau Ketinggalan
Dari benua Eropa, Belgia berhasil mendampingi Argentina yang lolos sebagai juara Grup D. Belgia menunjukkan ketangguhan mereka dengan finis sebagai runner-up usai meraih kemenangan penting 2-0 atas pesaing terdekatnya, Tunisia. Pertandingan yang berlangsung di Aspire Zone lapangan delapan, Al-Rayan, Qatar, itu menjadi penentu nasib mereka.
Sementara itu, Mesir, Venezuela, Swiss, Korea Selatan, dan Korea Utara juga tak mau ketinggalan dalam perburuan tiket 32 besar. Kelima tim ini berhasil mengunci posisi mereka, baik sebagai runner-up grup maupun sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik. Keberhasilan mereka menunjukkan bahwa peta kekuatan sepak bola usia muda semakin merata dan penuh kejutan. Venezuela, misalnya, terus menunjukkan perkembangan signifikan dalam pembinaan pemain muda mereka. Swiss dengan gaya bermain yang terstruktur, serta dua Korea yang selalu tampil dengan semangat membara, siap memberikan perlawanan sengit.
Daftar Lengkap 18 Tim yang Sudah Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia U-17 2025
Berikut adalah daftar lengkap 18 tim yang telah memastikan diri lolos ke babak 32 besar Piala Dunia U-17 2025:
- Italia
- Portugal
- Argentina
- Brasil
- Zambia
- Austria
- Amerika Serikat
- Irlandia
- Afrika Selatan
- Jepang
- Belgia
- Senegal
- Kroasia
- Mesir
- Venezuela
- Swiss
- Korea Selatan
- Korea Utara
Menanti Kejutan di Fase Gugur
Dengan 18 tim yang sudah mengamankan tempat, babak 32 besar Piala Dunia U-17 2025 dipastikan akan menyajikan pertandingan-pertandingan yang lebih seru dan mendebarkan. Setiap tim akan berjuang mati-matian untuk terus melangkah menuju tangga juara. Potensi kejutan selalu ada, dan para bintang muda siap untuk menuliskan sejarah mereka di panggung dunia.
Siapa jagoanmu di antara 18 tim yang sudah lolos ini? Akankah ada tim kuda hitam yang mampu melangkah jauh, ataukah para raksasa akan tetap mendominasi? Kita tunggu saja drama selanjutnya di Piala Dunia U-17 2025!


















