Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

Persija Bikin Puncak Klasemen Super League Makin Panas! Persib Ketar-ketir, Juara Masih Misteri?

persija bikin puncak klasemen super league makin panas persib ketar ketir juara masih misteri portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Kemenangan dramatis Persija Jakarta atas Bhayangkara FC pada Senin (29/12) malam benar-benar mengguncang peta persaingan di papan atas Super League. Hasil ini bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan sebuah pernyataan tegas dari Macan Kemayoran bahwa mereka serius dalam perburuan gelar juara musim 2025/2026. Setiap laga kini terasa seperti final, dengan selisih poin yang begitu tipis antar kontestan.

Drama di Kandang Macan: Persija Pesta Gol ke Gawang Bhayangkara

banner 325x300

Stadion Utama Gelora Bung Karno menjadi saksi bisu dominasi Persija Jakarta yang tampil beringas di hadapan ribuan Jakmania. Pertandingan pekan ke-15 Super League ini awalnya diprediksi akan berjalan ketat, namun anak asuh Thomas Doll berhasil menunjukkan kualitas mereka sejak menit awal. Tekanan demi tekanan dilancarkan ke pertahanan Bhayangkara FC yang terlihat kewalahan.

Gol pembuka Persija lahir dari titik putih setelah wasit menunjuk penalti akibat pelanggaran di kotak terlarang. Allano Lima, dengan ketenangannya, sukses mengeksekusi tendangan 12 pas tersebut, membuat publik tuan rumah bergemuruh. Keunggulan satu gol tak membuat Persija mengendurkan serangan, justru semakin agresif mencari celah.

Petaka bagi Bhayangkara FC datang menjelang akhir babak pertama. Sebuah umpan silang berbahaya dari sisi sayap Persija justru salah diantisipasi oleh bek Putu Gede Juniantara, yang tanpa sengaja memasukkan bola ke gawang sendiri. Skor 2-0 di babak pertama menjadi modal berharga bagi Macan Kemayoran.

Memasuki babak kedua, Bhayangkara FC mencoba bangkit, namun pertahanan Persija yang digalang oleh Jordi Amat dan kolega terlalu kokoh. Justru Persija yang kembali menambah pundi-pundi golnya. Jordi Amat, yang biasanya bertugas menjaga lini belakang, kali ini unjuk gigi dengan tendangan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dibendung kiper lawan. Gol indah tersebut sekaligus mengunci kemenangan Persija dengan skor telak 3-0.

Puncak Klasemen Membara: Persib, Borneo, dan Persija Saling Sikut

Tambahan tiga poin dari kemenangan atas Bhayangkara FC ini krusial bagi Persija. Mereka kini bertengger di peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi 32 poin. Jarak dengan dua tim teratas, Persib Bandung dan Borneo FC, hanya terpaut dua angka. Ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan di papan atas Super League.

Persib Bandung berhasil menutup tahun 2025 sebagai pemuncak klasemen. Kemenangan mereka atas PSM Makassar di pekan sebelumnya, ditambah dengan kekalahan mengejutkan Borneo FC dari Malut United, membuat Maung Bandung berhak menduduki singgasana. Mereka unggul atas Borneo FC bukan hanya karena poin yang sama (34), tetapi juga karena keunggulan head-to-head.

Borneo FC, yang sempat nyaman di puncak, kini harus rela turun ke posisi kedua. Kekalahan dari Malut United menjadi alarm keras bagi skuad Pesut Etam untuk kembali fokus. Konsistensi akan menjadi kunci bagi mereka jika ingin kembali merebut posisi teratas dan menjaga asa juara.

Malut United Mengancam, Kuda Hitam yang Tak Bisa Diremehkan

Kejutan terbesar pekan ini mungkin datang dari Malut United. Kemenangan mereka atas Borneo FC bukan hanya membantu Persib naik ke puncak, tetapi juga mengangkat posisi mereka sendiri secara signifikan. Laskar Kie Raha kini menempati peringkat keempat dengan 31 poin, hanya terpaut satu angka dari Persija.

Performa Malut United musim ini patut diacungi jempol. Mereka membuktikan diri sebagai kuda hitam yang siap merusak dominasi tim-tim besar. Dengan selisih poin yang sangat tipis, bukan tidak mungkin Malut United akan terus memberikan tekanan dan bahkan menyodok ke posisi tiga besar di pekan-pekan mendatang.

Perebutan Zona Asia dan Papan Tengah yang Tak Kalah Sengit

Di luar empat besar, persaingan untuk memperebutkan tiket ke kompetisi Asia juga tak kalah seru. PSIM Yogyakarta, yang berada di peringkat kelima dengan 24 poin, gagal memaksimalkan laga kandang mereka saat menjamu PSBS Biak. Hasil imbang membuat mereka sedikit tertinggal dari rombongan teratas.

Persebaya Surabaya, Persita Tangerang, Bali United, PSM Makassar, dan Bhayangkara FC melengkapi posisi 10 besar. Tim-tim ini memiliki ambisi yang berbeda-beda, mulai dari mengejar zona Asia hingga sekadar mengamankan posisi di papan tengah agar terhindar dari ancaman degradasi. Setiap poin sangat berharga untuk menjaga asa dan stabilitas klub.

Zona papan tengah dihuni oleh Arema FC, Persik Kediri, Madura United, dan Dewa United. Mereka masih memiliki pekerjaan rumah yang cukup berat untuk bisa merangsek ke papan atas. Konsistensi dan strategi transfer di jeda musim akan sangat menentukan nasib mereka di paruh kedua kompetisi.

Ancaman Degradasi di Depan Mata: Siapa yang Bertahan?

Di sisi lain tabel klasemen, perjuangan untuk bertahan di Super League semakin memanas. PSBS Biak, yang kini berada di peringkat ke-15 dengan 13 poin, hanya unggul tipis tiga poin dari zona degradasi. Posisi mereka masih sangat rawan dan membutuhkan kemenangan di setiap pertandingan sisa.

Tiga tim yang saat ini menghuni zona merah adalah Semen Padang (10 poin), Persijap Jepara (9 poin), dan Persis Solo (7 poin). Mereka harus berjuang ekstra keras untuk bisa keluar dari jurang degradasi. Setiap laga adalah final bagi mereka, dan tekanan yang dihadapi pasti sangat besar.

Ketatnya persaingan di Super League musim ini menjanjikan tontonan yang menarik hingga akhir musim. Dengan selisih poin yang tipis di semua lini, mulai dari perebutan gelar juara hingga perjuangan menghindari degradasi, setiap pekan akan menyajikan drama dan kejutan. Siapa yang akan keluar sebagai juara, dan tim mana yang harus rela turun kasta? Hanya waktu yang akan menjawabnya.

Klasemen Super League Pekan ke-15 (Per 29 Desember 2025):

  1. Persib: 34 poin
  2. Borneo FC: 34 poin
  3. Persija: 32 poin
  4. Malut United: 31 poin
  5. PSIM: 24 poin
  6. Persebaya: 22 poin
  7. Persita: 22 poin
  8. Bali United: 21 poin
  9. PSM: 19 poin
  10. Bhayangkara: 19 poin
  11. Arema: 18 poin
  12. Persik: 18 poin
  13. Madura United: 18 poin
  14. Dewa United: 17 poin
  15. PSBS: 13 poin
  16. Semen Padang: 10 poin
  17. Persijap: 9 poin
  18. Persis: 7 poin
banner 325x300