Gelaran Campus League Futsal Regional Jakarta 2025 kembali menyajikan drama dan kejutan tak terduga pada Kamis (27/11) di GOR Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Beberapa tim berhasil menunjukkan dominasinya, sementara ada pula yang harus menghadapi tantangan berat di lapangan. Hari itu menjadi saksi bisu pesta gol, kemenangan perdana yang berarti, hingga sanksi mengejutkan yang mengubah peta persaingan.
UINSGD Kokoh di Puncak Grup C Putra
UIN Sunan Gunung Djati (UINSGD) Bandung berhasil menjaga asa mereka untuk melaju ke babak semifinal Campus League Futsal. Mereka tampil perkasa dengan melibas Universitas Pasundan (Unpas) 6-1 dalam laga yang mendebarkan.
Maluana Luthfi Indrawan menjadi bintang dengan dua golnya di menit keenam dan 16, disusul Muhammad Nabil Syuhada yang juga mencetak brace (menit 11 dan 28). Saiful Ma’arif Daulay (26′) dan Aldy Zakky Auliya (39′) turut menyumbang gol, sementara Unpas hanya mampu membalas lewat Mohamad Azis di menit ke-11.
Kemenangan telak ini menempatkan UINSGD di puncak klasemen sementara Grup C dengan raihan empat poin dari dua pertandingan, membuka lebar pintu menuju fase gugur. Sebaliknya, Unpas harus terdampar di dasar klasemen tanpa poin, membuat langkah mereka semakin berat di turnamen ini.
Drama di Grup Lain: Kemenangan Perdana dan Sanksi Mengejutkan
Persaingan di grup-grup lain tak kalah seru, dengan beberapa tim berhasil meraih kemenangan penting untuk menjaga asa mereka. Ada yang akhirnya memecah kebuntuan, namun ada pula yang harus menelan pil pahit meski menang di lapangan.
International Women University (IWU) Patahkan Kutukan
Di Grup A, International Women University (IWU) akhirnya meraih kemenangan perdana mereka setelah menaklukkan Universitas Winaya Mukti Sumedang (Unwim) dengan skor meyakinkan 4-1. Gomgom Parulian Sirait membuka keran gol di menit ketujuh, diikuti Jujun Junaedi (24′), dan brace dari Rian Rudiansyah (38′, 39′) yang memastikan kemenangan.
Gol hiburan Unwim dicetak Naufal Nugraha pada menit ke-38, namun tak cukup untuk membendung dominasi IWU. Kemenangan ini menjadi suntikan moral berharga bagi IWU untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.
UNJ Menang, Tapi Tanpa Poin: Sanksi Pemain Ilegal Hantui Tuan Rumah
Tuan rumah Universitas Negeri Jakarta (UNJ) juga berhasil membukukan kemenangan pertama mereka di Grup D dengan menundukkan Universitas Widyatama Bandung 2-0. Randika Arsyahlan membuka keunggulan di menit keenam, disusul gol dari Alfa Danu dan Arta pada menit ke-17 yang mengunci kemenangan.
Namun, kegembiraan UNJ harus sedikit tertahan. Meskipun meraih kemenangan di lapangan, mereka tetap belum mengantongi poin di klasemen. Hal ini merupakan imbas dari sanksi penggunaan pemain ilegal pada laga pertama, sebuah pelajaran berharga tentang pentingnya kepatuhan regulasi dalam kompetisi.
IKIP Siliwangi dan Podomoro Berbagi Angka
Sementara itu, laga terakhir di kategori putra menyajikan hasil imbang yang cukup ketat. Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Siliwangi harus puas berbagi angka 1-1 dengan Universitas Podomoro. Pertandingan ini menunjukkan betapa sengitnya persaingan di setiap grup, di mana setiap poin sangat berarti untuk menjaga peluang lolos.
Dominasi Tak Terbantahkan di Kategori Putri: UPI Pesta Gol 10-0!
Beralih ke kategori putri, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung mencatatkan hasil yang benar-benar fantastis dan mungkin menjadi sorotan utama hari itu. Mereka tampil tanpa ampun, melibas Universitas Indonesia (UI) dengan skor telak 10-0! Sebuah dominasi yang tak terbantahkan dari awal hingga akhir pertandingan.
Dua pemain UPI, Revania Zahira Shova dan Nizirina Fauziah Permana, bahkan berhasil mencetak hattrick yang gemilang, menunjukkan ketajaman lini serang mereka. Priskilla juga tak mau ketinggalan dengan menyumbang dua gol, dilengkapi masing-masing satu gol dari Eggi Risma, Aura Putri, dan Risty Dewi. Kemenangan ini bukan hanya sekadar tiga poin, melainkan juga sebuah pernyataan kuat dari UPI sebagai salah satu kandidat juara di kategori putri.
STKIP Pasundan Ikuti Jejak Kemenangan
Di pertandingan putri lainnya, STKIP Pasundan Cimahi juga meraih kemenangan besar dengan menundukkan Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta 6-3. Hasil ini membuat STKIP Pasundan menempel ketat UNJ di Grup B, menjaga persaingan tetap panas menuju babak selanjutnya.
Menuju Semifinal: Persaingan Makin Ketat
Dengan berakhirnya rangkaian pertandingan pada 27 November, peta persaingan di Campus League Futsal Regional Jakarta 2025 semakin terlihat jelas, namun juga semakin ketat. Setiap tim kini harus berhitung cermat, tidak hanya mengandalkan kemenangan, tetapi juga selisih gol dan hasil pertandingan tim lain untuk bisa melaju ke babak semifinal. Drama, kejutan, dan aksi-aksi memukau dipastikan akan terus tersaji di sisa pertandingan, menjanjikan tontonan futsal kampus yang tak boleh dilewatkan.
Rekap Hasil Lengkap Pertandingan 27 November:
Berikut adalah rekapitulasi hasil lengkap pertandingan Campus League Futsal Regional Jakarta 2025 pada Kamis, 27 November:
Kategori Putra:
- UINSGD 6-1 Unpas
- IWU 4-1 Unwim
- UNJ 2-0 Widyatama
- IKIP Siliwangi 1-1 Podomoro
Kategori Putri:
- UPI Bandung 10-0 UI
- UKI 3-6 STKIP Pasundan
Para penggemar futsal kampus tentu sudah tidak sabar menantikan kelanjutan turnamen ini. Siapa yang akan melaju ke semifinal dan siapa yang harus pulang lebih awal? Hanya waktu yang akan menjawab, seiring dengan berjalannya setiap pertandingan yang penuh gairah dan semangat sportivitas.


















