Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

Padahal Gemilang di Klub! 5 Bintang Top Ini Cuma Bisa Nonton Piala Dunia 2026 dari Rumah

padahal gemilang di klub 5 bintang top ini cuma bisa nonton piala dunia 2026 dari rumah portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

CNN Indonesia
Kamis, 20 Nov 2025 05:50 WIB

Piala Dunia selalu jadi magnet terbesar bagi para penggemar sepak bola di seluruh penjuru dunia. Ajang empat tahunan ini tak hanya menyajikan pertandingan-pertandingan sengit, tapi juga drama, kejutan, dan kisah-kisah inspiratif dari para pahlawan lapangan hijau.

banner 325x300

Edisi Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dipastikan bakal lebih meriah dengan format baru yang melibatkan 48 tim. Jumlah peserta yang membengkak ini tentu membuka lebih banyak peluang bagi negara-negara untuk unjuk gigi di panggung dunia.

Namun, ironisnya, di tengah euforia dan harapan yang membumbung tinggi, ada deretan bintang sepak bola dunia yang harus menelan pil pahit. Meskipun mereka tampil gemilang dan menjadi andalan di klub masing-masing, nasib berkata lain di level tim nasional.

Mereka dipastikan absen dari gelaran akbar ini karena negara mereka gagal lolos dari babak kualifikasi yang super ketat. Siapa saja mereka? Yuk, kita intip lima nama yang dipastikan cuma bisa nonton Piala Dunia 2026 dari rumah.

Pesta Sepak Bola Dunia yang Penuh Kejutan

Piala Dunia 2026 menandai era baru dalam sejarah turnamen ini dengan penambahan jumlah peserta yang signifikan. Dari 32 tim menjadi 48 tim, FIFA berharap dapat memberikan kesempatan lebih luas bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk merasakan atmosfer kompetisi tertinggi. Perubahan ini juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan jangkauan global sepak bola.

Meski demikian, format baru ini tidak serta merta menjamin semua bintang lapangan hijau bisa berpartisipasi. Kualifikasi tetap menjadi medan perang yang brutal, di mana satu kesalahan kecil bisa berakibat fatal. Ini membuktikan bahwa di sepak bola internasional, kehebatan individu saja tidak cukup; dibutuhkan kerja sama tim yang solid dan sedikit keberuntungan.

5 Bintang Top yang Absen di Piala Dunia 2026

Berikut adalah lima pemain kelas dunia yang harus absen dari Piala Dunia 2026, lengkap dengan kisah perjuangan dan kegagalan tim nasional mereka.

Jan Oblak: Tembok Slovenia yang Tak Mampu Menembus Batas

Nama Jan Oblak sudah tidak asing lagi di telinga para pecinta sepak bola Eropa. Penjaga gawang asal Slovenia ini dikenal sebagai salah satu yang terbaik di dunia, berkat refleksnya yang luar biasa, kemampuan membaca permainan, dan seringkali melakukan penyelamatan-penyelamatan gemilang bersama Atletico Madrid. Ia adalah tembok terakhir yang kokoh di bawah mistar gawang.

Namun, kehebatan individu Oblak ternyata tidak cukup untuk mengangkat performa tim nasional Slovenia di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026. Slovenia tergabung di grup B yang cukup kompetitif dan hanya mampu meraih empat poin dari enam pertandingan yang dimainkan. Mereka gagal bersaing dengan Swiss dan Kosovo yang tampil lebih konsisten.

Meskipun Oblak kerap melakukan penyelamatan heroik di bawah mistar gawang, kehebatan individunya tak cukup untuk mengangkat performa tim secara keseluruhan. Absennya Oblak tentu menjadi kerugian besar bagi para penggemar sepak bola yang ingin melihat aksi penyelamatan kelas dunia di turnamen tertinggi. Ini juga menjadi pengingat betapa sulitnya membawa tim kecil bersinar di kancah internasional.

Dominik Szoboszlai: Jenderal Lini Tengah Hungaria yang Patah Hati

Dominik Szoboszlai adalah salah satu gelandang muda paling menjanjikan di dunia saat ini. Sejak bergabung dengan Liverpool, namanya makin melejit berkat visi bermainnya yang brilian, tendangan jarak jauh yang mematikan, dan kemampuannya menghidupkan lini tengah tim. Ia adalah jenderal lapangan tengah yang mampu mengubah jalannya pertandingan.

Sayangnya, Szoboszlai harus menerima nasib tragis gagal tampil di Piala Dunia 2026 bersama tim nasional Hungaria. Hungaria sebenarnya punya peluang emas untuk melaju ke babak playoff jelang laga terakhir kualifikasi melawan Irlandia. Mereka bahkan sempat unggul 2-1 di babak pertama, membuat harapan para pendukung membumbung tinggi.

Namun, di babak kedua, Irlandia berhasil bangkit dan membalikkan keadaan menjadi 3-2. Kekalahan dramatis ini membuat Hungaria gagal melaju ke babak playoff, dan mimpi Szoboszlai untuk tampil di Piala Dunia harus pupus. Sebagai kapten dan motor serangan, absennya Szoboszlai dari Piala Dunia 2026 adalah kehilangan besar bagi turnamen, yang seharusnya bisa menampilkan magisnya.

Victor Osimhen: Striker Haus Gol Nigeria yang Terhenti

Victor Osimhen mencuri perhatian dunia sejak berseragam Napoli, di mana ia menjadi mesin gol utama dan membawa klub tersebut meraih Scudetto. Insting golnya yang tajam, kecepatan, dan kekuatan fisiknya membuatnya menjadi rebutan klub-klub besar Eropa. Ia adalah prototipe striker modern yang diidamkan banyak pelatih.

Namun, aksi Osimhen tidak bisa kita saksikan di Piala Dunia 2026. Tim nasional Nigeria, yang dikenal sebagai salah satu kekuatan sepak bola Afrika, secara mengejutkan gagal lolos dari babak kualifikasi. Kualifikasi zona Afrika memang dikenal sebagai salah satu yang paling sengit dan penuh kejutan.

Nigeria harus mengakui keunggulan Kongo dalam perebutan tiket ke playoff antarkonfederasi, setelah kalah dalam pertandingan krusial. Bayangkan saja, seorang striker dengan insting gol setajam Osimhen harus absen dari panggung terbesar sepak bola. Kehadirannya selalu menjanjikan gol dan ancaman serius bagi pertahanan lawan, dan tentu akan sangat dirindukan.

Khvicha Kvaratskhelia: Bintang Georgia yang Terlalu Sendiri

Khvicha Kvaratskhelia adalah fenomena baru di dunia sepak bola. Setelah tampil memukau bersama Napoli dan kemudian pindah ke Paris Saint-Germain, ia makin bersinar dengan dribel-dribel memukau, kecepatan, dan kemampuan mencetak gol serta assist. Julukan "Kvaradona" yang disematkan kepadanya bukan tanpa alasan.

Namun, kejeniusan individu Kvaratskhelia tidak cukup untuk membawa tim nasional Georgia berbicara banyak di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Georgia, sebagai tim yang relatif baru di kancah sepak bola internasional, memang menghadapi tantangan berat di grup kualifikasi mereka. Mereka hanya mampu memetik satu kemenangan dari enam laga yang dimainkan.

Meskipun Kvaratskhelia seringkali menunjukkan magisnya dengan dribel memukau dan gol-gol indah, ia tidak bisa berjuang sendirian. Kualitas pemain lain di tim Georgia belum mampu menopang performa sang bintang. Absennya Kvaratskhelia berarti kita tidak akan melihat aksi "Kvaradona" di panggung dunia, sebuah kerugian besar bagi para penikmat sepak bola yang haus akan tontonan berkelas.

Andre Onana: Penjaga Gawang Kamerun yang Gagal Beraksi

Andre Onana adalah penjaga gawang yang memiliki karir klub yang cukup cemerlang, pernah membela Inter Milan dan Manchester United. Dengan gaya bermainnya yang modern, kemampuan distribusi bola yang mumpuni, dan refleks yang cepat, ia adalah salah satu kiper top di generasinya. Keberaniannya dalam bermain dengan kaki juga menjadi nilai tambah.

Sayangnya, Onana juga tidak akan memeriahkan gelaran Piala Dunia 2026. Tim nasional Kamerun, yang dikenal sebagai salah satu raksasa sepak bola Afrika dengan sejarah panjang di Piala Dunia, secara mengejutkan harus takluk di babak playoff perebutan tiket menuju babak playoff antarkonfederasi.

Kamerun gagal melewati hadangan lawan yang dianggap lebih lemah, mengakhiri mimpi mereka untuk tampil di piala dunia. Onana, yang diharapkan bisa menjadi pahlawan di bawah mistar gawang, tak mampu menolong timnya dari kekalahan. Absennya Kamerun dan Onana tentu menjadi pukulan telak bagi sepak bola Afrika dan para penggemar kiper-kiper berkelas.

Pelajaran dari Kualifikasi Piala Dunia 2026

Kisah lima bintang ini menjadi pengingat betapa kerasnya persaingan di kualifikasi Piala Dunia. Bahkan dengan format 48 tim sekalipun, tidak ada jaminan bagi para pemain terbaik untuk tampil di panggung tertinggi jika tim nasional mereka tidak mampu menunjukkan performa kolektif yang solid. Sepak bola adalah olahraga tim, dan kehebatan individu saja seringkali tidak cukup.

Kegagalan mereka juga menyoroti perbedaan besar antara sepak bola klub dan internasional. Di klub, para pemain top dikelilingi oleh rekan setim yang juga berkelas, sistem yang mapan, dan sumber daya yang melimpah. Sementara di tim nasional, mereka seringkali harus berjuang dengan materi pemain yang lebih terbatas dan waktu persiapan yang minim.

Ini juga menjadi motivasi bagi tim-tim kecil untuk terus berjuang, dan bagi para bintang untuk tidak pernah menyerah pada mimpi mereka. Mungkin di edisi Piala Dunia berikutnya, kita akan melihat mereka kembali dengan tekad yang lebih membara.

Siapa lagi menurutmu bintang yang seharusnya ada di Piala Dunia 2026 tapi gagal lolos? Bagikan pendapatmu di kolom komentar!

banner 325x300