Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

Man City Pesta Gol Hancurkan Liverpool 3-0, Laga ke-1000 Pep Guardiola Diwarnai Drama VAR Kontroversial!

man city pesta gol hancurkan liverpool 3 0 laga ke 1000 pep guardiola diwarnai drama var kontroversial portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Manchester City sukses mengukir kemenangan telak 3-0 atas rival abadi mereka, Liverpool, dalam lanjutan pekan ke-11 Liga Inggris. Pertandingan yang digelar di Etihad Stadium pada Senin (10/11) dini hari WIB ini menjadi panggung sempurna bagi The Citizens untuk menunjukkan dominasi mereka. Namun, kemenangan meyakinkan ini juga diwarnai insiden kontroversial yang membuat banyak pihak bertanya-tanya.

Kemenangan atas Liverpool ini terasa sangat spesial bagi sang manajer, Pep Guardiola. Laga ini menandai pertandingan ke-1.000-nya sebagai seorang pelatih profesional, sebuah pencapaian luar biasa yang dirayakan dengan pesta gol di hadapan publik sendiri. Tentu saja, senyum lebar terpancar dari wajah pelatih asal Spanyol tersebut setelah peluit panjang dibunyikan.

banner 325x300

Babak Pertama Penuh Drama dan Kontroversi

Sejak awal pertandingan, tensi tinggi sudah terasa di antara kedua tim. Man City langsung tancap gas dan mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-15 setelah kiper Liverpool, Giorgi Mamardashvilli, dianggap melanggar Jeremy Doku di kotak terlarang. Sayangnya, Erling Haaland yang maju sebagai eksekutor gagal menunaikan tugasnya, tembakannya berhasil dibaca dengan baik oleh Mamardashvilli.

Namun, kegagalan tersebut tak lantas membuat Haaland patah arang. Striker Norwegia itu menebus kesalahannya pada menit ke-29. Memanfaatkan umpan silang akurat dari Matheus Nunes, Haaland melompat tinggi dan menyundul bola dengan sempurna untuk membobol gawang Liverpool, mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan City. Gol ini seolah menjadi pelecut semangat bagi tim tuan rumah.

Liverpool sebenarnya sempat memberikan respons keras. Pada menit ke-39, Virgil van Dijk berhasil menyundul bola masuk ke gawang Man City memanfaatkan situasi sepak pojok, membuat para pendukung The Reds bersorak kegirangan. Namun, kegembiraan itu hanya sesaat. Wasit menganulir gol tersebut setelah Andy Robertson, yang berada dalam posisi offside, dianggap mengganggu pandangan kiper Gianluigi Donnarumma saat ingin melakukan penyelamatan. Keputusan ini sontak memicu perdebatan senggol di media sosial dan di kalangan pengamat sepak bola.

Di masa injury time babak pertama, Man City berhasil memperbesar keunggulan mereka. Tembakan Nico Gonzalez dari luar kotak penalti membentur kaki Van Dijk, membuat arah bola berubah drastis dan mengecoh Mamardashvilli. Kiper Liverpool itu pun harus memungut bola dari gawangnya untuk kedua kalinya, mengakhiri babak pertama dengan skor 2-0 untuk keunggulan The Citizens.

Dominasi Berlanjut di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Manchester City tidak mengendurkan serangan mereka. Jeremy Doku kembali menunjukkan aksinya pada menit ke-55. Winger lincah asal Belgia itu melakukan aksi individu memukau, melewati dua pemain bertahan Liverpool sebelum melepaskan tembakan keras yang sayangnya masih tepat mengarah ke pelukan Mamardashvilli.

Liverpool mencoba merespons dengan melakukan pergantian pemain. Cody Gakpo yang baru masuk ke lapangan langsung mendapatkan peluang emas tiga menit berselang. Namun, sontekan Gakpo memanfaatkan umpan dari Conor Bradley masih melambung di atas mistar gawang Man City, membuang kesempatan untuk memperkecil ketertinggalan.

Man City akhirnya berhasil mencetak gol ketiganya pada menit ke-63, sekaligus mengunci kemenangan mereka. Jeremy Doku lagi-lagi menjadi bintang. Kali ini, ia melepaskan tembakan melengkung yang indah dari luar kotak penalti. Bola melesat ke tiang jauh dan menggetarkan jaring gawang Liverpool, membuat skor berubah menjadi 3-0 dan pesta gol pun dimulai.

Penyelamatan Gemilang dan Peluang Terbuang

Meskipun sudah unggul jauh, Man City tetap waspada. Kiper Gianluigi Donnarumma menunjukkan kelasnya pada menit ke-76. Ia melakukan penyelamatan apik dengan menghalau tembakan keras dari luar kotak penalti yang dilepaskan oleh Dominik Szoboszlai, menjaga gawangnya tetap perawan.

Liverpool terus berupaya mencari gol hiburan, namun keberuntungan belum berpihak pada mereka. Empat menit berselang, Mohamed Salah membuang peluang emas untuk memperkecil kekalahan. Sontekannya memanfaatkan miskoordinasi di pertahanan Man City hanya tipis berada di samping gawang Donnarumma, membuat para pendukung The Reds harus gigit jari.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 untuk kemenangan Manchester City atas Liverpool tidak berubah. Hasil ini tidak hanya menjadi perayaan manis bagi Pep Guardiola di laga ke-1.000-nya, tetapi juga mengirimkan pesan kuat kepada para pesaing di Liga Inggris. Liverpool harus pulang dengan kepala tertunduk, merenungkan kekalahan telak dan keputusan kontroversial yang mungkin saja mengubah jalannya pertandingan.

Susunan Pemain

Manchester City (4-1-4-1): Gianluigi Donnarumma; Matheus Nunes, Ruben Dias, Josko Gvardiol, Nico O’Reilly; Nico Gonzalez; Bernardo Silva, Phil Foden, Rayan Cherki, Jeremy Doku; Erling Haaland.

Liverpool (4-2-3-1): Giorgi Mamardashvilli; Conor Bradley, Ibrahima Konate, Virgil van Dijk, Andy Robertson; Alexis Mac Allister, Dominik Szoboszlai, Florian Wirtz; Hugo Ekitike.

banner 325x300