Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

Drama Gila di San Siro: AC Milan Nyaris Tumbang, Gol Menit Akhir Selamatkan Wajah!

drama gila di san siro ac milan nyaris tumbang gol menit akhir selamatkan wajah portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Pertandingan pekan kedelapan Liga Italia menyajikan drama yang tak terduga di markas kebanggaan AC Milan, San Siro. Rossoneri, yang diunggulkan penuh, harus berjuang mati-matian untuk sekadar meraih satu poin saat menjamu tim promosi, Pisa. Sebuah gol di penghujung laga menjadi penyelamat dari kekalahan yang bisa sangat memalukan.

Dominasi Awal yang Menipu AC Milan

banner 325x300

Sejak peluit awal dibunyikan pada Sabtu dini hari (25/10/2025), AC Milan langsung tancap gas, menunjukkan dominasi yang mutlak atas tamunya. Pasukan Stefano Pioli tampil percaya diri, menguasai lini tengah dan terus menekan pertahanan Pisa yang terlihat kewalahan. Penguasaan bola mencapai angka fantastis, sekitar 68 persen di 45 menit pertama, menggambarkan betapa Milan mengontrol jalannya pertandingan.

Tekanan tanpa henti ini membuahkan hasil cepat. Pada menit ketujuh, Rafael Leão berhasil memecah kebuntuan. Berawal dari skema tendangan bebas yang cerdik, umpan pendek yang akurat membuka ruang di sisi pertahanan Pisa, dan Leão dengan dingin menceploskan bola ke gawang lawan. Gol ini seolah menegaskan bahwa Milan akan menjalani malam yang mudah.

Namun, di balik dominasi itu, ada celah yang belum terlihat. Meskipun menciptakan beberapa peluang, Milan gagal menggandakan keunggulan, membiarkan Pisa tetap dalam permainan. Tim tamu, meski kesulitan keluar dari tekanan, menunjukkan pertahanan yang gigih dan tidak mudah menyerah begitu saja.

Pisa Bangkit, Penalti Kontroversial Ubah Arah Pertandingan

Memasuki babak kedua, angin pertandingan mulai bergeser. Pisa, yang sebelumnya hanya bisa bertahan, mulai menunjukkan keberanian untuk menyerang dan keluar dari bayang-bayang dominasi Milan. Mereka bermain lebih lepas, dan kepercayaan diri mulai tumbuh seiring berjalannya waktu.

Titik balik krusial terjadi pada menit ke-60. Sebuah insiden di kotak terlarang Milan membuat wasit menunjuk titik putih. Bek Milan kedapatan melakukan handball, sebuah keputusan yang memicu perdebatan namun tak bisa dibantah. Juan Cuadrado, dengan tenang dan penuh keyakinan, maju sebagai eksekutor penalti.

Tanpa kesalahan, Cuadrado sukses menggetarkan jala gawang Milan, mengubah skor menjadi 1-1. Gol ini bukan hanya menyamakan kedudukan, tetapi juga memberikan suntikan moral yang luar biasa bagi Pisa, sekaligus membuat para pemain Milan terkejut dan sedikit goyah. San Siro yang tadinya riuh dengan sorakan, kini dipenuhi ketegangan.

Kejutan Besar: Pisa Unggul di Menit Akhir!

Gol penalti Cuadrado benar-benar mengubah dinamika pertandingan. Pisa yang awalnya dipandang sebelah mata, kini bermain dengan semangat membara. Mereka mulai menemukan celah di pertahanan Milan yang terlihat kurang fokus dan sedikit frustrasi. Rossoneri mencoba merespons, namun serangan mereka terasa kurang tajam.

Dan kemudian, kejutan yang tak terduga datang. Pada menit ke-86, San Siro terdiam. M’Bala Nzola berhasil mencetak gol yang membuat Pisa unggul 2-1. Gol ini lahir dari umpan terobosan brilian dari Ebenezer Akinsanmiro yang membelah pertahanan Milan. Nzola dengan sigap menyambut bola dan menaklukkan kiper Milan, membuat papan skor berubah secara dramatis.

Kemenangan sudah di depan mata bagi Pisa. Para pemain dan staf pelatih mereka mulai merayakan, seolah tiga poin bersejarah sudah dalam genggaman. Milan, di sisi lain, tampak terpukul dan terancam menelan kekalahan memalukan di kandang sendiri. Waktu normal hampir habis, dan harapan mulai menipis bagi Rossoneri.

Gol Penyelamat di Detik-detik Terakhir

Namun, AC Milan adalah tim besar dengan mental juara. Mereka menolak menyerah begitu saja. Di sisa waktu yang sangat singkat, termasuk tambahan waktu yang diberikan wasit, Rossoneri mengerahkan segala daya upaya. Serangan demi serangan dilancarkan, mencari celah di pertahanan Pisa yang kini semakin rapat.

Ketegangan mencapai puncaknya di menit ke-93. Di tengah keputusasaan yang mulai melanda, Zachary Athekame muncul sebagai pahlawan. Dalam sebuah skema serangan terakhir yang penuh perjuangan, Athekame berhasil menceploskan bola ke gawang Pisa. Gol dramatis ini menyamakan kedudukan menjadi 2-2, memicu ledakan kegembiraan di tribun San Siro.

Gol Athekame bukan hanya menyelamatkan Milan dari kekalahan, tetapi juga menjaga harga diri mereka di kandang sendiri. Meskipun hanya meraih hasil imbang, gol di menit-menit akhir ini terasa seperti kemenangan kecil, mengingat situasi genting yang mereka hadapi.

Implikasi Hasil Imbang: Puncak Klasemen Tetap Aman, Namun Ada Peringatan

Hasil imbang 2-2 ini tentu saja terasa pahit bagi AC Milan. Kehilangan dua poin di kandang sendiri saat melawan tim yang secara kualitas di bawah mereka adalah sesuatu yang harus dievaluasi. Dengan total 17 poin, Milan memang masih kokoh di puncak klasemen sementara Liga Italia, namun jarak dengan pesaing terdekat bisa saja menipis.

Ini menjadi peringatan keras bagi Stefano Pioli dan anak asuhnya. Konsistensi dan fokus penuh selama 90 menit plus tambahan waktu adalah kunci untuk meraih Scudetto. Mereka tidak bisa lagi meremehkan lawan, sekecil apa pun nama tim tersebut. Mentalitas pantang menyerah memang patut diacungi jempol, namun kebobolan dua gol di kandang sendiri adalah catatan yang perlu diperbaiki.

Di sisi lain, bagi Pisa, hasil imbang ini adalah pencapaian luar biasa. Meraih satu poin di San Siro akan menjadi suntikan moral yang sangat berharga dalam perjuangan mereka menghindari zona degradasi. Dengan total 4 poin, mereka masih berada di posisi ke-17, namun hasil ini membuktikan bahwa mereka punya potensi untuk memberikan kejutan.

Pertandingan ini membuktikan bahwa Liga Italia selalu menyajikan drama dan kejutan. AC Milan mungkin sedikit kecewa, namun mereka harus segera bangkit dan belajar dari pengalaman ini. Perjalanan menuju gelar juara masih panjang dan penuh tantangan, dan setiap poin sangat berarti.

banner 325x300