Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

The Long Walk: Adaptasi Stephen King Ini Guncang Bioskop, Kalahkan ‘The Shining’ di Rotten Tomatoes!

the long walk adaptasi stephen king ini guncang bioskop kalahkan the shining di rotten tomatoes portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Dunia perfilman horor kembali dihebohkan dengan kehadiran ‘The Long Walk’. Film adaptasi novel legendaris Stephen King ini baru saja tayang di bioskop dan langsung memicu gelombang pujian dari para kritikus internasional, menjadikannya perbincangan hangat di kalangan pecinta film.

Tak tanggung-tanggung, film ini berhasil mencetak skor fantastis di laman agregator Rotten Tomatoes, menempatkannya di jajaran adaptasi King terbaik sepanjang masa. Sebuah pencapaian yang membanggakan dan sulit ditandingi.

banner 325x300

Mengukir Sejarah di Rotten Tomatoes

Per Jumat (12/9), ‘The Long Walk’ sukses meraih skor kritikus 93 persen dari total 129 ulasan. Angka ini jelas bukan main-main, apalagi jika dibandingkan dengan deretan film adaptasi Stephen King lainnya yang sudah menjadi klasik.

Capaian ini semakin istimewa karena ‘The Long Walk’ hanya terpaut satu persen lebih rendah dari ‘Carrie’ (1976) yang memegang rekor 94 persen dari 80 ulasan. Ini menunjukkan betapa dekatnya film baru ini dengan posisi puncak adaptasi King terbaik.

Melampaui Ikon-Ikon Klasik

Skor impresif ‘The Long Walk’ ini berhasil melampaui film-film adaptasi King lainnya yang sudah menjadi ikon dan sangat dicintai publik. Bayangkan, film ini mengungguli ‘Stand By Me’ (1986) yang meraih 92 persen dan ‘Gerald’s Game’ (2017) dengan 91 persen.

Bahkan, film drama kriminal legendaris ‘The Shawshank Redemption’ (1994) yang mendapat 89 persen pun harus mengakui keunggulan ‘The Long Walk’ di mata kritikus. Ini adalah indikasi kuat akan kualitas luar biasa yang ditawarkan.

Tak hanya itu, film horor yang begitu melekat di ingatan seperti ‘It’ (2017) dengan 85 persen dan ‘The Shining’ (1980) dengan 84 persen pun harus mengakui keunggulan ‘The Long Walk’ di laman agregator tersebut. Sebuah prestasi yang patut diacungi jempol.

Pujian Berlimpah dari Kritikus Internasional

Capaian ‘The Long Walk’ yang langsung masuk daftar adaptasi terbaik novel Stephen King ini diakui banyak kritikus. Mereka menyoroti berbagai aspek yang membuat film ini begitu istimewa dan layak mendapatkan perhatian.

Frank Scheck, kritikus dari Hollywood Reporter, menilai film bertema dunia distopia ini menyajikan beragam emosi khas cerita-cerita penulis legendaris tersebut. Ia memuji bagaimana film ini mampu menggali kedalaman psikologis yang menjadi ciri khas King.

Scheck menambahkan, "Meski ‘The Long Walk’ tidak sepenuhnya bebas dari keterbatasan naratif, film ini menampilkan banyak emosi yang menjadi ciri khas adaptasi terbaik King." Ini menunjukkan bahwa film ini berhasil menyentuh inti dari karya asli.

Kritikus lain juga sepakat bahwa film yang diarahkan Francis Lawrence ini cukup setia mengikuti karya asli. Mereka bahkan menyebutnya berhasil menyajikan pengalaman yang paling mengerikan dalam beberapa tahun terakhir.

Linda Marric dari HeyUGuys menulis, "’The Long Walk’ merupakan adaptasi King yang setia dan salah satu pengalaman sinematik paling mengerikan selama bertahun-tahun." Ini adalah testimoni kuat akan dampak horor yang ditawarkan film ini.

Bintang Muda Bersinar, Sutradara Brilian

Penilaian positif dari kritikus juga diungkapkan kepada para pemeran yang didominasi bintang muda Hollywood. David Jonsson dan Cooper Hoffman dipuji selangit karena sukses memikul tugas berat sebagai pemeran utama.

Adam Graham dari Detroit News berkomentar, "Pemerannya secara konsisten menjanjikan, terutama Jonsson, yang bersama Hoffman menyuguhkan inti kemanusiaan pada kontes yang tidak kenal ampun." Mereka berhasil membawa kedalaman emosi ke dalam cerita yang brutal.

Selain itu, sutradara Francis Lawrence tak luput dipuji karena mampu mengeksekusi skenario karya JT Mollner dengan brilian. Ia berhasil membawa premis segar ‘The Long Walk’ menjadi tontonan yang seru hingga akhir cerita.

Meredith G. White dari Arizona Republic mengungkapkan, "Lawrence tidak menggurui dalam upayanya membuat film ini menjadi pukulan emosional yang menyakitkan." Ini menunjukkan kemampuannya dalam mengarahkan cerita dengan sensitivitas tinggi.

Ada Kritik, Tapi Tak Mengurangi Kilau

Meski banjir pujian, ‘The Long Walk’ juga tak luput dari beberapa kritik yang memberikan perspektif berbeda. Sejumlah ulasan menilai film tersebut gagal menyajikan dunia distopia yang kuat dan justru lebih kental menunjukkan elemen drama.

Kemudian, ulasan lain menilai kontes jalan kaki itu kurang maksimal dalam menggambarkan nilai atau pesan yang ingin disampaikan ‘The Long Walk’. Ini menjadi catatan kecil di tengah lautan pujian yang diterimanya.

Neil Pond dari Neil’s Entertainment Picks mengkritik, "Film ini ingin mengajak penonton ke dalam kisah yang relevan secara sosial. Sayangnya, semua dilalui dengan perjalanan darat yang buruk dan menyedihkan untuk mencapainya." Namun, kritik ini terbilang minor dan tidak mengurangi kilau film secara keseluruhan.

Siapa di Balik Layar ‘The Long Walk’?

Film ‘The Long Walk’ diarahkan oleh sutradara Francis Lawrence, sosok yang tidak asing lagi di industri perfilman. Ia dikenal sebagai sutradara waralaba distopia ‘The Hunger Games’, ‘Constantine’ (2005), hingga ‘Water for Elephants’ (2011). Pengalamannya dalam menggarap cerita-cerita dengan nuansa kelam dan tekanan emosional jelas menjadi nilai tambah.

Skenario film ini dikerjakan oleh JT Mollner, yang juga pernah menulis naskah ‘Outlaws and Angels’ (2016) hingga ‘Strange Darling’ (2023). Kolaborasi mereka berhasil menerjemahkan kompleksitas novel King ke dalam format sinematik yang memukau.

‘The Long Walk’ dibintangi deretan aktor muda yang memerankan para peserta kontes, seperti Cooper Hoffman, David Jonsson, Garrett Wareing, Charlie Plummer, Ben Wang, hingga Roman Griffin Davis. Mereka adalah wajah-wajah baru yang menjanjikan di Hollywood.

Tak ketinggalan, nama-nama senior dan berpengalaman seperti Mark Hamill, Judy Greer, hingga Josh Hamilton juga turut terlibat sebagai pemeran pendukung film tersebut. Kehadiran mereka menambah kekuatan akting dalam film ini.

Wajib Tonton di Bioskop!

Dengan segala pujian dan capaian luar biasa di Rotten Tomatoes, ‘The Long Walk’ jelas menjadi salah satu film horor yang paling dinantikan dan wajib tonton di tahun ini. Film ini menawarkan pengalaman sinematik yang mendalam, penuh ketegangan, dan emosi yang kuat.

Jangan lewatkan kesempatan untuk merasakan ketegangan dan emosi yang ditawarkan film adaptasi Stephen King terbaik ini. ‘The Long Walk’ sudah tayang di bioskop mulai 10 September 2025. Siapkah kamu mengikuti perjalanan panjang yang mengerikan ini?

banner 325x300