Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

Terkuak! Persahabatan Taylor Swift & Blake Lively Dikabarkan Kandas di Tengah Badai Hukum ‘It Ends With Us’?

terkuak persahabatan taylor swift blake lively dikabarkan kandas di tengah badai hukum it ends with us portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Dunia hiburan kembali dihebohkan dengan kabar tak terduga yang menyelimuti dua ikon Hollywood, Taylor Swift dan Blake Lively. Persahabatan yang selama ini dikenal sangat erat dan sering menjadi sorotan publik, kini dikabarkan merenggang, bahkan disebut-sebut sudah tidak lagi terjalin. Kabar ini muncul di tengah pusaran drama hukum yang melibatkan Blake Lively dengan lawan mainnya, Justin Baldoni, terkait film "It Ends With Us."

Menurut laporan eksklusif dari Page Six pada Kamis (16/10), sumber terdekat mengungkapkan bahwa Taylor Swift dan Blake Lively sudah tak pernah lagi berkomunikasi sejak musim dingin lalu. Periode ini bertepatan dengan mulai terungkapnya drama hukum yang menyeret nama Blake Lively ke meja hijau. Rumor yang sempat beredar tentang "reuni sederhana" di antara keduanya pun dibantah tegas.

banner 325x300

Rumor Retaknya Persahabatan Dua Bintang Hollywood

Hubungan Taylor Swift dan Blake Lively memang selalu menjadi panutan bagi banyak penggemar. Keduanya sering terlihat menghabiskan waktu bersama, mulai dari makan malam santai hingga menghadiri acara-acara penting. Keakraban mereka tak jarang diabadikan oleh paparazzi, menunjukkan betapa dekatnya ikatan persahabatan di antara mereka.

Namun, pemandangan tersebut kini telah menjadi kenangan. Sumber Page Six dengan lugas menyatakan, "Mereka tidak pernah berhubungan." Penegasan ini diperkuat oleh sumber lain yang juga membenarkan bahwa Lively dan Swift belum pernah berbicara atau bertemu satu sama lain dalam beberapa waktu terakhir, tanpa merinci lebih lanjut kronologinya.

Kejadian ini tentu saja mengejutkan banyak pihak, mengingat Blake Lively dan Taylor Swift dikenal sebagai salah satu "BFF" (Best Friends Forever) paling solid di Hollywood. Absennya kebersamaan mereka di hadapan publik dan lensa kamera paparazzi semakin memperkuat dugaan bahwa ada keretakan serius dalam hubungan persahabatan mereka.

Akar Masalah: Gugatan Blake Lively Terhadap Justin Baldoni

Penyebab utama di balik merenggangnya persahabatan dua bintang ini diduga kuat berakar dari kasus hukum yang sedang dihadapi Blake Lively. Aktris pemeran "Gossip Girl" itu melayangkan gugatan terhadap Justin Baldoni, yang tak hanya menjadi lawan mainnya tetapi juga sutradara dalam film adaptasi novel populer "It Ends With Us."

Dalam gugatannya, Lively menuduh Baldoni melakukan pelecehan seksual dan pembalasan. Tak hanya itu, ia juga mengklaim bahwa Baldoni, bersama produser dan humas film, telah melancarkan kampanye fitnah daring terhadap dirinya. Kampanye ini disebut-sebut sebagai bentuk hukuman atas pengaduan yang telah ia sampaikan.

Kasus ini tentu saja menjadi sorotan tajam di industri perfilman, mengingat reputasi kedua belah pihak. Tuduhan serius yang dilayangkan Lively menciptakan gelombang kehebohan, dan publik pun menantikan bagaimana kelanjutan dari drama hukum yang kompleks ini. Sidang gugatan tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada musim semi 2026 di pengadilan federal New York.

Nama Taylor Swift Terseret dalam Pusaran Hukum

Yang membuat situasi semakin rumit adalah bagaimana nama Taylor Swift, sahabat lama Blake Lively, tiba-tiba ikut terseret dalam perselisihan ini. Keterlibatan Swift pertama kali disebut ketika dalam pertukaran teks yang terungkap, ada nama "Taylor" sebagai bagian dari gugatan balik Baldoni yang kemudian dibatalkan.

Salah satu pesan teks yang menjadi bukti menunjukkan percakapan antara Baldoni dan Lively mengenai naskah untuk sebuah adegan dalam film "It Ends With Us." Kehadiran nama "Taylor" dalam konteks ini memicu spekulasi liar di kalangan penggemar dan media, bertanya-tanya sejauh mana keterlibatan sang superstar pop.

Puncaknya, Taylor Swift bahkan menerima panggilan pengadilan (subpoena) dalam kasus tersebut pada Mei 2025. Panggilan ini tentu saja menambah daftar panjang drama yang harus dihadapi Swift di tengah jadwal tur dunianya yang padat. Namun, tak lama setelah itu, panggilan pengadilan tersebut dicabut, memberikan sedikit kelegaan bagi pelantun "Cruel Summer" itu.

Klarifikasi Tegas dari Pihak Taylor Swift

Menanggapi keterlibatan namanya dalam kasus yang sensitif ini, juru bicara Taylor Swift memberikan klarifikasi tegas untuk meluruskan kesalahpahaman yang beredar. Pihak Swift menegaskan bahwa sang bintang sama sekali tidak terlibat dalam produksi film "It Ends With Us" secara substansial.

"Taylor Swift tidak pernah menginjakkan kaki di lokasi syuting film ini, dia tidak terlibat dalam pemilihan pemain atau keputusan kreatif apa pun," kata juru bicara Swift kala itu. Pernyataan ini secara gamblang membantah spekulasi mengenai peran Swift yang lebih besar dalam proyek film tersebut.

Lebih lanjut, juru bicara tersebut menambahkan, "Dia tidak memberi musik untuk film ini, dia tidak pernah melihat suntingan atau membuat catatan apa pun tentang film ini, dia bahkan tidak menonton ‘It Ends With Us’ hingga beberapa minggu setelah dirilis ke publik, dan sedang berkeliling dunia selama tahun 2023 dan 2024." Ini menunjukkan bahwa fokus Swift sepenuhnya ada pada karier musiknya dan tur yang sedang berjalan.

Keterlibatan Taylor Swift dalam film ini, menurut juru bicaranya, hanyalah sebatas izin penggunaan satu lagu, yaitu "My Tears Ricochet." Lagu ini merupakan salah satu dari 19 lagu yang dilisensikan oleh berbagai artis untuk film tersebut. Pihak Swift menekankan bahwa dokumen panggilan pengadilan yang sempat dilayangkan itu dirancang untuk menggunakan nama besar Taylor Swift.

Tujuannya, menurut juru bicara, adalah "guna menarik perhatian publik dengan menciptakan clickbait tabloid alih-alih berfokus pada fakta-fakta kasus ini." Pernyataan ini mengindikasikan adanya upaya untuk memanfaatkan popularitas Swift demi kepentingan kasus hukum yang sedang berjalan, tanpa adanya keterlibatan nyata dari sang bintang.

Masa Depan Persahabatan dan Kasus Hukum yang Menanti

Dengan semua drama yang terungkap, pertanyaan besar kini menggantung di udara: bagaimana nasib persahabatan antara Taylor Swift dan Blake Lively? Apakah keretakan ini bersifat sementara ataukah akan menjadi perpisahan permanen bagi dua sahabat yang pernah begitu dekat? Publik tentu berharap agar kedua bintang ini bisa menemukan jalan keluar dari situasi pelik ini.

Di sisi lain, kasus hukum antara Blake Lively dan Justin Baldoni masih akan terus bergulir. Dengan jadwal sidang yang ditetapkan pada musim semi 2026, drama di balik layar "It Ends With Us" ini dipastikan akan terus menjadi perbincangan hangat. Kita tunggu saja bagaimana kelanjutan dari kisah persahabatan dan drama hukum yang menghebohkan Hollywood ini.

banner 325x300