Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

Stanley Fung Meninggal Dunia: Aktor Legendaris Hong Kong Berpulang, Pesan Terakhir untuk Sahabatnya Bikin Haru!

stanley fung meninggal dunia aktor legendaris hong kong berpulang pesan terakhir untuk sahabatnya bikin haru portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Dunia hiburan Hong Kong kembali berduka. Aktor veteran legendaris, Stanley Fung Shui-fan, telah menghembuskan napas terakhirnya di usia 81 tahun pada Minggu (1/11) lalu. Kepergiannya meninggalkan kesedihan mendalam, terutama karena hanya berselang beberapa hari setelah ia harus melepas kepergian sahabat karibnya, sesama aktor Hong Kong, Benz Hui.

Kabar duka ini sontak menyebar cepat, mengejutkan banyak pihak yang mengenal sosoknya. Stanley Fung dikenal sebagai pribadi yang tulus dan berdedikasi tinggi, baik di depan maupun di belakang layar. Ia adalah salah satu wajah ikonik yang mewarnai "golden era" perfilman Hong Kong.

banner 325x300

Kabar Duka dari Dewan Kota New Taipei

Pengumuman resmi mengenai berpulangnya Stanley Fung disampaikan melalui laman Facebook anggota Dewan Kota New Taipei, Tsai Shu-chun. Ungkapan duka mendalam yang ia sampaikan menjadi cerminan betapa berharganya sosok Fung di mata banyak orang, melampaui batas-batas industri hiburan.

"Saya mendengar berita itu dua jam yang lalu dan hati saya hancur," tulis Tsai dalam bahasa Mandarin, seperti dilansir dari Strait Times. Ia melanjutkan, "Kata-katanya begitu ekspresif dan senyumnya bercerita. Ia tulus dan menawan, baik di depan maupun di belakang kamera."

Tsai Shu-chun juga menambahkan harapan yang menyentuh hati, menggambarkan kerinduan akan kehadiran dan karisma sang aktor. "Semoga Anda terus bercerita dan mengabadikan kehidupan di panggung lain, tetap dengan senyum itu," ujarnya, menunjukkan betapa ia akan dirindukan.

Perjalanan Akhir yang Penuh Ketabahan

Menurut laporan media lokal Hong Kong, Stanley Fung menghabiskan dua bulan terakhir hidupnya di rumah sakit. Kondisi kesehatannya yang menurun drastis membuatnya harus mengandalkan selang hidung dan mesin oksigen untuk bernapas, sebuah perjuangan yang panjang dan berat.

Sebuah keputusan yang menunjukkan ketabahan dan kemandiriannya adalah penandatanganan perintah "Do Not Resuscitate" (DNR). Ini berarti ia tidak ingin dilakukan tindakan resusitasi jantung dan paru (CPR) atau intervensi invasif lainnya jika kondisinya memburuk, sebuah pilihan yang dihormati oleh keluarga dan kerabatnya.

Sesuai keinginannya, petugas medis hanya memberikan perawatan suportif dasar. Fung ingin pergi dengan tenang, tanpa upaya medis yang agresif, sebuah pilihan yang mencerminkan kedamaian dalam menghadapi akhir hayat.

Jejak Karir Gemilang di Industri Film Hong Kong

Stanley Fung adalah salah satu pilar industri film dan televisi Hong Kong yang bersinar terang dari era 1970-an hingga 1990-an. Namanya melekat erat dengan berbagai produksi yang dicintai penonton, menjadikannya ikon di masanya.

Ia dikenal luas melalui perannya dalam serial komedi populer ‘Lucky Stars’, di mana ia sering beradu akting dengan nama-nama besar lainnya seperti Sammo Hung dan Jackie Chan. Fung menjadi bagian integral dari formula komedi laga yang sangat digandrungi pada masanya, seringkali berperan sebagai karakter yang lugu namun cerdik, memancing tawa penonton.

Selain itu, film ‘The Romancing Star’ juga menjadi salah satu karyanya yang tak terlupakan, menunjukkan kepiawaiannya dalam genre komedi romantis. Kemampuan aktingnya yang serbaguna memungkinkan Fung untuk memerankan berbagai karakter, dari yang kocak hingga serius, selalu dengan sentuhan khasnya yang memukau. Ia adalah aktor yang mampu membuat penonton tertawa sekaligus terharu, meninggalkan kesan mendalam di setiap penampilannya.

Stanley Fung juga dikenal dengan etos kerjanya yang luar biasa. Ia tidak hanya berakting, tetapi juga sering terlibat dalam proses kreatif di balik layar, menunjukkan dedikasinya yang total terhadap seni perfilman. Semangatnya untuk berkarya tak pernah padam, bahkan di usia senja. Proyek terakhirnya adalah film horor Taiwan berjudul ‘Them, Behind The Door’ yang dijadwalkan rilis pada tahun 2024, menjadi warisan terakhir dari dedikasinya terhadap seni peran.

Wasiat Terakhir dan Perpisahan yang Menyentuh Hati

Di saat-saat terakhirnya, Stanley Fung tidak sendiri. Ia didampingi oleh keponakan dan teman-teman lamanya, yang setia menemaninya hingga hembusan napas terakhir. Kehadiran orang-orang terdekat ini tentu memberikan kekuatan dan ketenangan bagi sang aktor di momen paling krusial dalam hidupnya.

Sebuah wasiat unik dan menyentuh juga ia tinggalkan. Mendiang berpesan agar jenazahnya dimakamkan di laut lepas Kepulauan Kinmen, Taiwan. Permintaan ini menunjukkan ikatan emosionalnya dengan tempat tersebut atau mungkin keinginannya untuk kembali ke alam dengan cara yang damai dan bebas.

Wasiat ini menjadi bukti betapa Stanley Fung adalah pribadi yang memikirkan detail hingga akhir hayatnya. Keinginannya untuk dimakamkan di laut lepas Kinmen akan selalu menjadi cerita tersendiri yang dikenang oleh orang-orang terdekatnya, menambah dimensi spiritual pada kepergiannya.

Duka Beruntun di Industri Film Hong Kong

Kepergian Stanley Fung menambah daftar panjang duka yang menyelimuti industri hiburan Hong Kong. Terlebih, ia berpulang hanya beberapa hari setelah sahabat karibnya, aktor Benz Hui, meninggal dunia, menciptakan gelombang kesedihan yang beruntun.

Benz Hui, yang juga merupakan aktor veteran, meninggal pada 28 Oktober 2023 di usia 76 tahun. Ia berpulang akibat kegagalan beberapa organ tubuh yang disebabkan oleh kanker, meninggalkan kesedihan mendalam bagi rekan-rekan dan penggemarnya yang setia.

Momen ini menjadi lebih pilu karena Stanley Fung sempat menuliskan kata perpisahan yang sangat mengharukan untuk sang sahabat di media sosialnya. "Kita harus berpisah pada akhirnya, tetapi aku lebih tua darimu dan sakit parah, hampir tidak bisa bertahan hidup," tulis Fung dalam unggahan di Facebook.

Ungkapan tersebut kini terasa seperti sebuah firasat atau pesan perpisahan ganda. Seolah-olah ia tahu bahwa gilirannya untuk pergi juga akan segera tiba, dan ia ingin menyampaikan salam terakhir kepada sahabatnya sebelum mengikuti jejaknya. Persahabatan antara Stanley Fung dan Benz Hui adalah salah satu yang patut diacungi jempol, terjalin erat selama puluhan tahun berkarya bersama. Kehilangan keduanya dalam waktu yang berdekatan tentu menjadi pukulan berat bagi dunia perfilman Hong Kong.

Warisan Abadi Sang Legenda Film

Stanley Fung meninggalkan warisan yang tak ternilai bagi industri film Hong Kong. Sepanjang karirnya, ia telah berkontribusi dalam membentuk "golden era" perfilman Hong Kong yang dikenal di seluruh dunia, sebuah masa di mana film-film dari wilayah tersebut mendominasi pasar Asia dan mulai menarik perhatian global.

Perannya tidak hanya sebagai aktor, tetapi juga sebagai inspirasi bagi generasi muda yang ingin terjun ke dunia seni peran. Dedikasi, profesionalisme, dan bakat alaminya akan selalu menjadi tolok ukur bagi para seniman. Ia adalah contoh nyata bagaimana konsistensi dan passion dapat menciptakan karir yang gemilang dan dikenang sepanjang masa.

Ia akan selalu dikenang sebagai aktor yang karismatik, dengan senyum khas dan kemampuan akting yang memukau. Setiap film dan serial yang dibintanginya adalah bagian dari sejarah sinema yang tak akan lekang oleh waktu, terus dinikmati oleh penggemar lama maupun generasi baru. Kepergiannya adalah kehilangan besar, namun semangat dan karyanya akan terus hidup. Selamat jalan, Stanley Fung. Karyamu akan selalu abadi, dan namamu akan selalu terukir dalam sejarah perfilman Hong Kong sebagai salah satu legenda yang tak tergantikan.

banner 325x300