Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

Siap-siap Merinding! ‘Monster’ Season 3 Netflix Ungkap Kisah Nyata Ed Gein, Pembunuh di Balik Teror ‘Psycho’

siap siap merinding monster season 3 netflix ungkap kisah nyata ed gein pembunuh di balik teror psycho portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Netflix kembali menggebrak dengan musim ketiga dari antologi drama kriminal biografi yang sangat dinanti, "Monster". Setelah sukses besar dengan kisah Jeffrey Dahmer dan Menendez bersaudara, kini giliran salah satu pembunuh paling mengerikan dalam sejarah Amerika Serikat yang akan diangkat: Ed Gein. Serial ini siap mengajak penonton menyelami pikiran gelap di balik kekejaman yang menginspirasi banyak film horor legendaris.

Bagi penggemar kisah nyata yang mencekam, nama Ed Gein mungkin sudah tidak asing lagi. Ia adalah sosok di balik inspirasi film-film horor ikonik seperti Psycho (1960) karya Alfred Hitchcock, The Texas Chainsaw Massacre, bahkan The Silence of the Lambs. Kekejaman dan perbuatannya yang tak terbayangkan telah lama menjadi bahan perbincangan, memicu rasa takut sekaligus penasaran akan sisi tergelap manusia.

banner 325x300

Siapa Sebenarnya Ed Gein? Teror Nyata di Balik Fiksi Hollywood

Ed Gein bukanlah karakter fiksi semata. Ia adalah seorang pembunuh dan perampok makam yang beroperasi di Plainfield, Wisconsin, pada tahun 1950-an. Kisahnya yang penuh dengan obsesi aneh, nekrofilia, dan mutilasi telah mengguncang Amerika dan dunia.

Apa yang membuat seorang pria biasa berubah menjadi monster? Serial "Monster: The Ed Gein Story" akan berusaha mengupas tuntas latar belakang dan perjalanan psikologis Ed Gein. Penonton akan diajak melihat bagaimana masa kecil yang terisolasi dan hubungan yang toksik dengan ibunya membentuk kepribadiannya yang menyimpang.

Masa Kecil yang Kelam: Bayang-bayang Ibu Dominan

Serial ini membuka tirai kehidupan Ed Gein sebagai anak bungsu dari dua bersaudara. Ia tumbuh besar bersama ibunya, Augusta, seorang wanita yang sangat keras, konservatif, dan dominan, di sebuah rumah terpencil di desa kecil Plainfield, Wisconsin. Keberadaan ayah dan kakaknya tidak banyak diceritakan, meninggalkan Ed dalam cengkeraman ibunya.

Ketergantungan Ed pada Augusta sangat kentara. Ia bertanggung jawab atas banyak pekerjaan ladang, hidup dalam isolasi yang hampir sempurna. Hubungan ibu-anak yang tidak sehat ini menjadi fondasi utama bagi perkembangan kepribadian Ed yang kemudian hari dikenal tak biasa dan mengerikan.

Sekilas Dunia Luar dan Perkenalan dengan Adeline

Meskipun terisolasi, Ed sesekali mencari pelarian. Ia kerap nongkrong di sebuah restoran lokal, tempat ia bertemu dengan Adeline, seorang gadis yang ia taksir. Adeline menjadi jembatan Ed ke dunia luar, memberinya informasi dan sudut pandang yang berbeda.

Di restoran itu pula, Ed sering membaca koran, mengikuti berita Perang Dunia II dan aksi brutal Nazi yang sedang marak. Adeline, yang bercita-cita menjadi fotografer dan memiliki kenalan di surat kabar, bahkan memberikan Ed komik propaganda kekejaman perempuan Jerman atas Yahudi. Interaksi ini, meskipun singkat, memberikan Ed gambaran tentang kekerasan dan kekejaman yang mungkin tanpa sadar memengaruhi pikirannya.

Tragedi Keluarga: Kematian Henry dan Titik Balik Pertama

Kehidupan Ed yang monoton tiba-tiba terusik oleh kedatangan abangnya, Henry. Saat Ed sedang membelah kayu bakar, Henry mengungkapkan niatnya untuk meninggalkan rumah selamanya. Ia bahkan mendesak Ed untuk melakukan hal yang sama, menyebut ibu mereka sudah sangat toksik.

Ucapan Henry yang menghina ibunya memicu amarah Ed. Tanpa sadar, Ed melemparkan balok kayu ke arah Henry, membuatnya tersungkur. Panik dan syok, Ed segera pergi, berharap semua itu hanyalah mimpi buruk. Namun, kenyataan pahit menunggunya keesokan hari.

Rencana Licik dan Duka Mendalam

Pagi harinya, Ed menemukan Henry masih tergeletak tak berdaya di ladang. Dalam kepanikan yang luar biasa, ia mencari cara untuk menyamarkan kematian Henry sebagai kecelakaan. Kebakaran lahan pun menjadi alibi yang ia ciptakan untuk menutupi perbuatannya.

Kabar kematian Henry mengguncang Augusta, ibunya. Ed berusaha meyakinkan Augusta bahwa ia akan menjadi anak yang lebih baik, menggantikan posisi Henry. Namun, tak lama setelah itu, Augusta sendiri terkena stroke, menambah beban dan kesedihan Ed.

Kehilangan Terbesar dan Obsesi yang Memburuk

Sejak Augusta terkena stroke, Ed merawat ibunya sendirian. Ia menggendong, memandikan, dan melakukan segala hal untuk sang ibu. Namun, takdir berkata lain. Suatu kali, setelah emosi saat menagih utang, Augusta meninggal dunia karena serangan jantung.

Kematian Augusta menjadi titik balik paling krusial dalam hidup Ed. Ia bukan hanya kehilangan satu-satunya keluarga yang tersisa, tetapi juga harus berhadapan dengan kekosongan dan berbagai hal yang tak bisa ia jelaskan. Di sinilah obsesinya mulai tumbuh, berkembang di luar batas kewajaran manusia, mendorongnya ke jalan yang gelap dan mengerikan.

Di Balik Layar ‘Monster: The Ed Gein Story’

Untuk musim ketiga ini, ada perubahan signifikan di balik layar. Ian Brennan, yang sebelumnya berduet dengan Ryan Murphy, kini bertindak sendirian sebagai showrunner. Murphy memilih untuk mundur, menyerahkan kendali penuh kepada Brennan untuk menggarap kisah mencekam ini.

Brennan tidak hanya menulis tunggal untuk delapan episode, tetapi juga menyutradarai dua episode. Ia dibantu oleh Max Winkler yang duduk sebagai sutradara untuk enam episode lainnya. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan narasi yang kuat dan visual yang memukau.

Deretan Bintang yang Menghidupkan Teror

Serial ini dibintangi oleh jajaran aktor papan atas yang siap menghidupkan karakter-karakter kompleks ini:

  • Charlie Hunnam sebagai Ed Gein, sang pembunuh berantai yang menjadi pusat cerita.
  • Suzanna Son sebagai Adeline, gadis yang menjadi koneksi Ed dengan dunia luar.
  • Vicky Krieps sebagai Ilse Koch, karakter yang mungkin akan menambah dimensi kekejaman.
  • Laurie Metcalf sebagai Augusta, ibu Ed yang dominan.
  • Tom Hollander sebagai Alfred Hitchcock, sutradara legendaris yang terinspirasi oleh Ed Gein.

Peringatan Konten dan Tanggal Rilis

Seperti dua musim sebelumnya, "Monster: The Ed Gein Story" akan berisi sejumlah adegan kekerasan dan berbagai adegan yang mungkin membuat penonton tidak nyaman. Serial ini dikhususkan untuk penonton berusia 18 tahun ke atas, mengingat kontennya yang dewasa dan sangat sensitif.

Siapkan mentalmu, karena "Monster: The Ed Gein Story" akan tayang di Netflix mulai 3 Oktober 2025. Jangan lewatkan kesempatan untuk menyelami salah satu kisah kriminal paling gelap dan berpengaruh dalam sejarah.

[Gambas:Youtube]

banner 325x300