Kabar mengejutkan datang dari lingkaran pertemanan selebriti Hollywood. Dua nama besar, Taylor Swift dan Blake Lively, disebut-sebut sudah tidak lagi menjalin komunikasi, bahkan setelah bertahun-tahun dikenal sebagai sahabat karib. Keretakan ini diduga terjadi di tengah badai drama hukum yang melibatkan Blake Lively dan sutradara Justin Baldoni.
Menurut laporan eksklusif dari Page Six pada Kamis (16/10), sumber terdekat mengungkapkan bahwa kedua bintang tersebut tidak pernah lagi berhubungan. Perpecahan ini disinyalir bermula sejak musim dingin lalu, tepat ketika kasus hukum yang menyeret nama Blake Lively mulai terkuak ke publik.
"Mereka tidak pernah berhubungan," tegas salah satu sumber kepada Page Six, mengkonfirmasi rumor yang telah beredar luas. Sumber lain juga menambahkan bahwa Lively dan Swift belum pernah berbicara atau bertemu satu sama lain sejak saat itu, meski tidak merinci kronologi pasti di balik kerenggangan ini.
Sejak saat itu, para paparazzi yang biasanya selalu sigap mengabadikan momen kebersamaan mereka, seperti makan malam atau jalan-jalan santai, tak lagi berhasil menemukan jejak pertemuan mereka. Absennya foto-foto kebersamaan ini semakin memperkuat dugaan bahwa ada sesuatu yang tidak beres dalam persahabatan mereka.
Drama Hukum yang Mengguncang Hollywood
Pangkal dari kerumitan hubungan Blake Lively dan Taylor Swift ini adalah gugatan hukum yang dilayangkan Lively terhadap Justin Baldoni. Baldoni sendiri merupakan sutradara sekaligus lawan main Lively dalam film yang sangat dinantikan, "It Ends With Us." Lively menuduh Baldoni melakukan pelecehan seksual dan tindakan pembalasan.
Gugatan tersebut tidak hanya menargetkan Baldoni, tetapi juga produser dan humas film. Lively mengklaim bahwa mereka telah meluncurkan kampanye fitnah daring terhadap dirinya sebagai bentuk hukuman atas pengaduannya. Tuduhan ini tentu saja mengguncang industri hiburan.
Sidang gugatan yang sangat dinanti-nantikan ini dijadwalkan akan berlangsung pada musim semi 2026. Kasus ini akan disidangkan di pengadilan federal di New York, dan diperkirakan akan menjadi salah satu sorotan utama di kalender hukum Hollywood.
Bagaimana Taylor Swift Terseret?
Nama Taylor Swift, yang dikenal sebagai sahabat lama Blake Lively, pertama kali disebut-sebut dalam perselisihan ini ketika serangkaian pesan teks terungkap. Pesan-pesan tersebut, yang merupakan bagian dari gugatan balik Baldoni (meskipun kemudian dibatalkan), menunjukkan adanya nama "Taylor" di dalamnya.
Salah satu pesan teks yang menjadi bukti menunjukkan percakapan antara Baldoni dan Lively. Mereka berdiskusi mengenai naskah untuk sebuah adegan dalam film "It Ends With Us," dan di situlah nama Taylor Swift muncul, memicu spekulasi dan kebingungan di kalangan publik.
Situasi semakin memanas ketika Taylor Swift sendiri menerima panggilan pengadilan dalam kasus tersebut pada Mei 2025. Namun, panggilan tersebut kemudian dicabut, menandakan bahwa keterlibatannya mungkin tidak sesignifikan yang dibayangkan banyak orang.
Bantahan Tegas dari Kubu Swift
Juru bicara Taylor Swift segera mengeluarkan pernyataan resmi untuk meluruskan duduk perkara. Mereka menegaskan bahwa Swift sama sekali tidak terlibat dalam produksi film "It Ends With Us" di luar satu aspek kecil. Bantahan ini dirancang untuk meredakan spekulasi yang berkembang liar.
"Taylor Swift tidak pernah menginjakkan kaki di lokasi syuting film ini, dia tidak terlibat dalam pemilihan pemain atau keputusan kreatif apa pun," kata juru bicara Swift saat itu. Pernyataan ini secara jelas membatasi peran sang superstar dalam proyek film tersebut.
Peran Minim Taylor Swift
Lebih lanjut, juru bicara tersebut menjelaskan bahwa Taylor Swift juga tidak memberikan musik untuk film ini, kecuali satu lagu. "Dia tidak memberi musik untuk film ini, dia tidak pernah melihat suntingan atau membuat catatan apa pun tentang film ini," tambah mereka, menekankan minimnya kontribusi Swift.
Satu-satunya keterlibatan Taylor Swift adalah izin penggunaan satu lagunya, "My Tears Ricochet," untuk film tersebut. Ini adalah praktik umum di industri film, di mana banyak artis lain juga melakukan hal serupa. Swift bahkan tidak menonton "It Ends With Us" hingga beberapa minggu setelah dirilis ke publik.
Juru bicara Swift juga menyoroti fakta bahwa sang penyanyi sedang sibuk berkeliling dunia selama tahun 2023 dan 2024 dengan tur konsernya yang fenomenal. Hal ini secara logis membatasi waktu dan kemampuannya untuk terlibat dalam proyek film secara mendalam.
Tudingan "Clickbait"
Pihak Taylor Swift juga tidak ragu untuk menuding bahwa panggilan pengadilan yang sempat dilayangkan kepadanya adalah sebuah taktik. Mereka melihatnya sebagai upaya untuk memanfaatkan nama besar Swift demi menarik perhatian publik dan menciptakan "clickbait" tabloid.
"Mengingat keterlibatannya dalam pemberian lisensi lagu untuk film tersebut, yang juga dilakukan oleh 19 artis lainnya, dokumen panggilan pengadilan ini dirancang untuk menggunakan nama Taylor Swift guna menarik perhatian publik dengan menciptakan clickbait tabloid alih-alih berfokus pada fakta-fakta kasus ini," jelas juru bicara tersebut. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa nama Swift sengaja diseret untuk kepentingan publisitas.
Ketika Persahabatan Selebriti Diuji
Kisah keretakan persahabatan antara Taylor Swift dan Blake Lively ini menjadi pengingat betapa rumitnya menjaga hubungan di bawah sorotan publik. Drama hukum yang melibatkan salah satu pihak seringkali dapat menyeret dan menguji ikatan persahabatan yang paling kuat sekalipun.
Dalam dunia selebriti, di mana setiap gerak-gerik menjadi santapan media, menjaga privasi dan batasan pribadi menjadi tantangan tersendiri. Apalagi ketika nama besar seperti Taylor Swift terseret dalam kasus hukum yang sensitif, dampaknya bisa sangat luas.
Masa Depan Hubungan Mereka
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Blake Lively maupun Taylor Swift mengenai status persahabatan mereka. Publik hanya bisa berspekulasi berdasarkan laporan sumber dan absennya interaksi publik di antara keduanya.
Apakah keretakan ini bersifat sementara dan akan pulih setelah drama hukum mereda? Atau apakah ini adalah akhir dari salah satu persahabatan paling ikonik di Hollywood? Hanya waktu yang akan menjawab bagaimana nasib hubungan antara Taylor Swift dan Blake Lively ke depannya.


















