Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

Heboh! Charli XCX ‘Gelapkan’ Rose BLACKPINK di Foto PFW, Fans Ngamuk Tuduh Rasisme & Pansos!

heboh charli xcx gelapkan rose blackpink di foto pfw fans ngamuk tuduh rasisme pansos portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Dunia maya kembali dihebohkan dengan drama panas yang melibatkan penyanyi asal Inggris, Charli XCX. Kali ini, ia menjadi sasaran amuk para penggemar Rose BLACKPINK, menambah panjang daftar kontroversi yang menyelimuti kariernya di industri musik. Insiden ini berawal dari sebuah unggahan foto di media sosial yang memicu tuduhan rasisme dan panjat sosial (pansos) terhadap Charli XCX.

Awal Mula Kontroversi: Foto ‘Gelap’ Rose di Paris Fashion Week

banner 325x300

Drama ini bermula pada awal Oktober 2025, ketika Charli XCX mengunggah serangkaian foto dari acara Yves Saint Laurent (YSL) di Paris Fashion Week (PFW) 2025. Dalam salah satu foto yang menjadi sorotan, Charli XCX terlihat berpose bersama Hailey Bieber dan Zoe Kravitz. Ketiganya tampak cerah dan menjadi pusat perhatian dengan sorot cahaya yang sempurna.

Namun, yang membuat penggemar Rose BLACKPINK meradang adalah keberadaan idola mereka dalam foto tersebut. Rose, yang duduk persis di samping Charli XCX, terlihat sangat gelap dan nyaris tak terlihat karena minimnya pencahayaan. Sementara itu, sisi kanan Hailey Bieber tampak lowong, seolah sengaja memberikan ruang bagi Charli, Hailey, dan Zoe untuk menjadi fokus utama.

Keadaan ini diperparah dengan tindakan majalah Elle Inggris yang juga mengunggah foto serupa, namun dengan bagian Rose yang dipotong sepenuhnya. Tindakan tersebut langsung memicu kemarahan besar dari para penggemar, yang menilai hal itu sebagai tindakan rasisme terang-terangan. Setelah badai protes, majalah tersebut akhirnya menghapus unggahan kontroversialnya.

Kemarahan Fans: Tuduhan Rasisme dan Panjat Sosial (Pansos)

Protes terhadap Charli XCX sebenarnya sudah berlangsung sejak ia pertama kali mengunggah foto tersebut. Namun, kemarahan penggemar Rose semakin memuncak setelah nama Charli XCX kembali mencuat ke permukaan. Hal ini terjadi menyusul dugaan sindiran dari Taylor Swift dalam album terbarunya, "The Life of a Showgirl," yang seolah membuka kembali luka lama.

Para penggemar Rose BLACKPINK menilai tindakan Charli XCX yang seolah tidak peduli dengan keberadaan idola mereka adalah sebuah penghinaan. Mereka menuduh Charli XCX sengaja "menggelapkan" Rose demi menonjolkan dirinya dan teman-temannya. Tuduhan rasisme pun tak terhindarkan, mengingat Rose adalah satu-satunya artis Asia dalam kelompok tersebut yang diperlakukan demikian.

Selain tuduhan rasisme, Charli XCX juga dituding melakukan panjat sosial atau pansos. Fans berpendapat bahwa Charli XCX sengaja memanfaatkan popularitas Rose untuk mendapatkan perhatian. Mereka menyoroti perbedaan jumlah pengikut di media sosial yang sangat mencolok: Rose BLACKPINK memiliki lebih dari 84 juta pengikut, sementara Charli XCX hanya sekitar 8 juta.

Perbandingan Followers Bikin Fans Makin Geram

"Rose lebih muda darimu~ dan punya banyak pengikut~ cantik dan kaya, betapa cemburunya dia~~" tulis seorang netizen, menyiratkan kecemburuan Charli XCX. Komentar lain yang tak kalah pedas berbunyi, "Rose lah yang membuatnya terkenal," merujuk pada dugaan Charli XCX mencari popularitas lewat Rose.

"Rose adalah Duta Saint Laurent. Siapa kamu?" tanya netizen lain, mempertanyakan status Charli XCX dibandingkan Rose yang merupakan wajah global merek mewah tersebut. "Kamu duduk di sebelah Rose untuk ketenaran," tuduh netizen lainnya, memperkuat dugaan pansos. Angka perbandingan pengikut pun menjadi bukti nyata bagi para penggemar: "8.8M vs 84.4M, itu sudah jadi bukti."

Beberapa komentar bahkan menunjukkan rasa tidak suka yang ekstrem, seperti "Aku tidak tahu siapa kamu. Aku membencimu. Aku kesal." dan "Rose dan siapa?" yang menunjukkan ketidakpedulian terhadap Charli XCX. "Apakah kamu ingin perhatian melalui Rose? Kalau begitu sukses total," sindir netizen lain, menyiratkan bahwa Charli XCX berhasil mendapatkan perhatian, meski dengan cara yang negatif.

Respons Kalem Rose BLACKPINK di Tengah Badai Hujatan

Di tengah badai hujatan dan kontroversi yang melibatkan namanya, Rose BLACKPINK justru menunjukkan sikap yang sangat kalem dan profesional. Ia tidak terpancing untuk menanggapi insiden foto tersebut secara langsung. Sebaliknya, Rose memilih untuk fokus pada pekerjaannya dan menunjukkan rasa hormatnya.

Bintang iklan Yves Saint Laurent itu kedapatan hanya berterima kasih dan menunjukkan rasa hormatnya kepada direktur kreatif YSL, Anthony Vaccarello. "Terima kasih telah mengundangku ke pertunjukan luar biasa lainnya. Karyamu sangat indah. Love you," tulis Rose pada akhir pekan kemarin, seperti diberitakan detikPop. Sikap tenang Rose ini justru semakin membuat para penggemar bangga dan mengkritik tindakan Charli XCX.

Bukan Kali Pertama: Riwayat Drama Charli XCX dengan Sesama Artis

Kontroversi dengan penggemar Rose BLACKPINK ini bukanlah kali pertama bagi Charli XCX. Penyanyi ini memang memiliki riwayat panjang permasalahan dengan sejumlah penyanyi perempuan di industri musik. Salah satu netizen bahkan menuliskan, "Jadi kamu jahat pada Camila Cabello, Rose, dan sekarang Taylor." Ini menunjukkan bahwa Charli XCX kerap terlibat dalam drama dengan rekan-rekan sesama artisnya.

Sebelumnya, Charli XCX pernah dituduh bersikap tidak baik terhadap Camila Cabello, meskipun detail spesifiknya tidak dijelaskan dalam berita ini. Namun, yang paling baru dan kembali menjadi sorotan adalah "perseteruannya" dengan mega bintang Taylor Swift, yang semakin memperpanas suasana.

Senggolan dengan Taylor Swift, Ada Apa Lagi?

Nama Charli XCX kembali jadi sorotan setelah Taylor Swift merilis lagu "Actually Romantic" dalam album terbarunya, "The Life of a Showgirl." Bait-bait dalam lagu tersebut banyak dianggap netizen sebagai serangan balik Taylor Swift kepada Charli XCX. Hal ini bermula dari lagu Charli XCX berjudul "Sympathy is a Knife" di album "Brat" (2024).

Lagu "Sympathy is a Knife" disebut-sebut mengisahkan ketidaknyamanan Charli XCX bila berada dekat dengan Taylor Swift. Bahkan, Charli XCX menyiratkan harapannya agar Taylor Swift putus dengan Matty Healy, yang merupakan teman suami Charli XCX di band The 1975. Perseteruan terselubung ini menunjukkan bahwa drama di antara para selebriti papan atas Hollywood memang tak ada habisnya.

Dengan rentetan kontroversi yang terus menerpa, mulai dari tuduhan rasisme dan pansos dari fans Rose BLACKPINK hingga senggolan dengan Taylor Swift, Charli XCX sepertinya harus menghadapi sorotan tajam publik. Apakah ia akan memberikan klarifikasi atau memilih bungkam? Hanya waktu yang bisa menjawab. Yang jelas, drama di dunia hiburan ini masih jauh dari kata usai dan akan terus menarik untuk dinantikan kelanjutannya.

banner 325x300