Harapan besar EXO-L untuk melihat idolanya kembali dalam formasi lengkap sembilan member kini berada di ujung tanduk. Chen, Baekhyun, dan Xiumin, yang dikenal sebagai subunit EXO-CBX, telah menyatakan kesediaan penuh mereka untuk bergabung dalam comeback grup. Mereka bahkan telah menyetujui semua persyaratan yang diajukan oleh SM Entertainment demi mewujudkan reuni yang dinanti ini.
Namun, di tengah kesepakatan yang sudah terjalin, SM Entertainment justru merilis pengumuman mengejutkan. Agensi tersebut mengumumkan rencana fan meeting dan album baru EXO tanpa menyertakan nama ketiga member CBX, memicu pertanyaan besar tentang masa depan formasi grup.
Harapan EXO-L untuk Formasi Lengkap
Sejak debutnya, EXO telah dikenal sebagai salah satu grup K-Pop paling berpengaruh dengan basis penggemar yang sangat loyal, EXO-L. Perjalanan mereka tidak selalu mulus, dengan beberapa perubahan formasi yang sempat membuat penggemar khawatir. Namun, semangat untuk melihat EXO kembali dengan kekuatan penuh, terutama dengan kehadiran Chen, Baekhyun, dan Xiumin, selalu membara.
Kehadiran kesembilan member asli, termasuk Lay yang kini lebih aktif di Tiongkok, selalu menjadi impian bagi banyak penggemar. Potensi comeback dengan formasi lengkap ini bukan hanya sekadar reuni, melainkan simbol ketahanan dan ikatan kuat yang telah terjalin selama bertahun-tahun. Kabar mengenai kesediaan CBX untuk bergabung tentu saja disambut dengan antusiasme tinggi.
Drama Negosiasi CBX dan SM Entertainment
Kisah ini bermula ketika Chen, Baekhyun, dan Xiumin, yang kini bernaung di bawah agensi INB100, secara aktif mencari jalan untuk kembali berpartisipasi dalam aktivitas grup EXO. INB100 sendiri merupakan agensi yang didirikan oleh Baekhyun setelah ketiganya memutuskan untuk tidak memperbarui kontrak eksklusif mereka dengan SM Entertainment. Meskipun demikian, komitmen mereka terhadap EXO tidak pernah luntur.
Menurut pernyataan dari INB100, CBX bertemu dengan perwakilan SM Entertainment pada Juli 2025 untuk membahas kemungkinan reuni dan partisipasi mereka dalam comeback mendatang. Pembicaraan tersebut berlanjut ke tahap negosiasi praktis pada September, menunjukkan keseriusan kedua belah pihak dalam mencapai kesepakatan. Puncaknya, setelah sesi mediasi kedua pada 2 Oktober, ketiga anggota CBX secara resmi menyetujui semua persyaratan yang diajukan SM. Mereka bahkan telah mengosongkan jadwal pribadi mereka, siap sedia untuk bergabung dalam persiapan comeback EXO di akhir tahun.
Pengumuman Mengejutkan dari SM Entertainment
Di tengah harapan dan kesepakatan yang telah dicapai, sebuah pengumuman dari SM Entertainment datang bak petir di siang bolong. Agensi tersebut secara resmi mengumumkan bahwa EXO akan mengadakan fan meeting pada 13-14 Desember dan merilis album penuh kedelapan mereka pada awal 2026. Namun, daftar member yang akan berpartisipasi hanya mencakup Suho, Chanyeol, D.O., Kai, Sehun, dan Lay.
Absennya nama Chen, Baekhyun, dan Xiumin dalam pengumuman tersebut sontak menimbulkan kebingungan dan kekecewaan. INB100 mengungkapkan keterkejutan mereka atas keputusan SM ini, mengingat CBX telah menunjukkan itikad baik dan menyetujui semua syarat yang diajukan. Situasi ini menciptakan ketegangan baru, mempertanyakan transparansi dan komunikasi antara kedua belah pihak.
Komitmen CBX untuk EXO dan EXO-L
Meskipun menghadapi rintangan, komitmen CBX terhadap EXO dan para penggemar tetap teguh. INB100 menegaskan bahwa Chen, Baekhyun, dan Xiumin sangat menghargai dukungan yang telah diberikan EXO-L selama bertahun-tahun. Mereka memiliki keinginan tulus untuk kembali sebagai bagian dari grup yang lengkap, demi memenuhi harapan para penggemar yang selalu setia.
"Baik INB100 maupun CBX telah berjanji untuk melanjutkan aktivitas grup EXO dan telah melakukan segala upaya untuk mewujudkannya," kata agensi tersebut. Mereka juga menyatakan akan terus berupaya mencapai kesepakatan sesegera mungkin, agar EXO dapat bersatu kembali dalam formasi yang diharapkan banyak orang. Ini menunjukkan bahwa pintu negosiasi masih terbuka, setidaknya dari sisi CBX.
Kilas Balik Konflik Hukum CBX dan SM Entertainment
Situasi saat ini tidak bisa dilepaskan dari sejarah konflik hukum antara CBX dan SM Entertainment yang cukup panjang dan berliku. Perselisihan ini bermula ketika Chen, Baekhyun, dan Xiumin menuduh SM tidak memberikan catatan pendapatan yang transparan dan tepat. Mereka juga merasa terbebani dengan dugaan pemaksaan kontrak jangka panjang yang tidak adil.
Pada awalnya, CBX berusaha mengakhiri kontrak eksklusif mereka dengan SM, dengan alasan dugaan kegagalan agensi dalam menyediakan akuntansi yang transparan. Mereka bahkan meminta pengungkapan catatan akuntansi yang mencakup 13 tahun aktivitas grup, serta mengajukan permohonan pemeriksaan dokumen dan putusan pengadilan. Namun, pengadilan menolak sebagian besar permintaan tersebut, memutuskan bahwa hanya catatan dari awal kontrak eksklusif baru yang akan ditinjau.
SM Entertainment membalas dengan tuduhan campur tangan ilegal dari pihak eksternal dan mengajukan gugatan balik. Agensi tersebut menuduh ketiga member telah gagal memenuhi persyaratan pembayaran yang telah disepakati. Konflik ini semakin memanas dengan saling tuding dan proses hukum yang berlarut-larut.
Komisi Perdagangan yang Adil dan Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata kemudian turut melakukan penyelidikan terhadap dugaan pelanggaran terkait kontrak tersebut. Setelah serangkaian investigasi mendalam, kedua lembaga tersebut tidak menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh SM Entertainment. Pada akhirnya, pengadilan memutuskan untuk memenangkan SM dalam sengketa ini. Meskipun konflik hukum telah usai dengan kemenangan SM, meninggalkan SM dan membentuk INB100 adalah langkah yang diambil CBX untuk mengelola karier solo mereka.
Masa Depan EXO: Antara Harapan dan Realita
Kondisi saat ini menempatkan EXO di persimpangan jalan. Di satu sisi, ada harapan besar dari penggemar untuk melihat formasi lengkap, didukung oleh kesediaan CBX. Di sisi lain, ada keputusan agensi yang seolah mengabaikan keinginan tersebut, memunculkan pertanyaan tentang dinamika internal dan masa depan grup. Apakah SM Entertainment akan mempertimbangkan kembali keputusannya setelah pernyataan dari INB100? Atau apakah comeback mendatang akan tetap berjalan dengan enam member, meninggalkan harapan EXO-L akan reuni sembilan member sebagai angan-angan?
Situasi ini tidak hanya memengaruhi member dan agensi, tetapi juga sentimen penggemar yang mendambakan keutuhan grup. Bagaimana drama ini akan berakhir masih menjadi misteri, namun satu hal yang pasti, masa depan EXO akan terus menjadi sorotan utama di dunia K-Pop.


















