Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

Ditolak Twilight, Jennifer Lawrence Akhirnya ‘Balas Dendam’ Manis ke Robert Pattinson di Film Baru!

ditolak twilight jennifer lawrence akhirnya balas dendam manis ke robert pattinson di film baru portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Setelah penantian panjang selama 17 tahun, impian Jennifer Lawrence untuk beradu akting dengan Robert Pattinson akhirnya terwujud. Momen yang dinanti-nantikan itu tiba dalam film terbaru mereka, Die My Love, yang siap menggebrak layar lebar. Ini adalah sebuah "balas dendam" manis bagi JLaw, mengingat ia pernah ditolak untuk peran Bella Swan di film Twilight yang melambungkan nama Pattinson.

Kini, bintang peraih Oscar itu tampil satu frame dengan mantan vampir Edward Cullen dalam sebuah proyek film yang digarap oleh sutradara visioner Lynne Ramsay. Film ini diadaptasi dari novel berjudul sama karya Ariana Hawricz, menjanjikan sebuah tontonan yang intens dan penuh drama.

banner 325x300

Kilas Balik Penolakan Twilight yang Pahit

Bagi penggemar film, kisah penolakan Jennifer Lawrence dari audisi Twilight sudah menjadi legenda tersendiri. Pada tahun 2008, saat Twilight sedang mencari pemeran utama, JLaw muda mencoba peruntungannya untuk peran Bella Swan. Namun, takdir berkata lain.

Ia pernah mengungkapkan dalam siniar The Rewatchables pada tahun 2023 bahwa ia "tidak mendapatkan kabar lagi" setelah audisi tersebut. Peran ikonik itu akhirnya jatuh ke tangan Kristen Stewart, dan sisanya adalah sejarah. Twilight menjadi fenomena global, dan Robert Pattinson menjelma menjadi idola jutaan remaja.

"Ya, ini benar-benar balas dendam yang sudah saya nantikan," ujar Lawrence dengan nada bercanda namun penuh makna, seperti diberitakan Variety pada Minggu (2/11). Pernyataan ini jelas menunjukkan bahwa pengalaman masa lalu itu masih membekas, dan kini ia bisa menertawakannya.

‘Die My Love’: Kisah Gelap yang Memukau

Dalam Die My Love, Jennifer Lawrence dan Robert Pattinson akan membawa penonton ke dalam sebuah kisah yang jauh dari romansa vampir. Lawrence memerankan Grace, seorang ibu muda yang bergulat dengan depresi pascamelahirkan yang parah. Situasi ini mendorongnya ke ambang batas kewarasan.

Pattinson, di sisi lain, berperan sebagai Jackson, pasangan Grace yang harus menghadapi gejolak emosional istrinya. Konflik yang terjadi di antara keduanya semakin memperparah kondisi Grace, hingga ia mengalami psikosis. Ini adalah kondisi mental di mana penderitanya kesulitan membedakan antara kenyataan dan fantasi.

Film ini menjanjikan kedalaman emosi dan ketegangan psikologis yang luar biasa. Sutradara Lynne Ramsay dikenal dengan gaya penceritaannya yang gelap, realistis, dan seringkali mengganggu, seperti yang terlihat dalam karyanya We Need to Talk About Kevin atau You Were Never Really Here. Kehadiran Ramsay memastikan bahwa Die My Love bukan sekadar drama biasa.

Intensitas di Layar, Keheningan di Balik Kamera

Variety melaporkan bahwa di layar, Lawrence dan Pattinson akan terlibat dalam adu mulut yang sengit dan intens. Mereka saling memaki tanpa henti dalam perang kata-kata yang brutal, menunjukkan sisi gelap dari sebuah hubungan yang retak. Penampilan keduanya diprediksi akan sangat kuat dan menguras emosi.

Namun, yang menarik adalah kontras antara dinamika di layar dengan hubungan mereka di balik layar. JLaw mengungkapkan bahwa di luar syuting, suasana di antara mereka justru sangat tenang dan penuh penghargaan. Ini adalah sebuah profesionalisme yang patut diacungi jempol.

"Bagian favorit saya saat bekerja dengannya mungkin adalah kami bisa berada di ruangan yang sama, tetapi tidak berbicara dalam waktu yang sangat lama," kata Lawrence. "Saya sangat menghargai hal itu pada seorang rekan kerja." Ini menunjukkan tingkat kenyamanan dan rasa hormat yang tinggi, di mana mereka tidak perlu mengisi setiap momen dengan obrolan.

Pujian Kritikus dan Debut di Cannes 2025

Die My Love telah membuat gempar dunia perfilman sejak penayangan perdananya di Cannes Film Festival 2025. Film ini berhasil memukau para kritikus dan mendapatkan beragam pujian atas naskahnya yang kuat, penyutradaraan yang brilian, serta akting memukau dari para pemerannya.

Bahkan, film ini juga berhasil meraih nominasi Palme d’Or, penghargaan tertinggi di festival film bergengsi tersebut. Ini adalah indikasi kuat bahwa Die My Love bukan hanya sekadar tontonan biasa, melainkan sebuah karya seni yang patut diperhitungkan dalam kancah perfilman internasional.

Proyek ini juga didukung oleh nama-nama besar di balik layar. Jennifer Lawrence sendiri bertindak sebagai produser, bersama dengan legenda hidup Martin Scorsese, Justine Ciarrocchi, Molly Smith, Thad dan Trent Luckinbill, serta Andrea Calderwood. Deretan produser ini menjamin kualitas dan visi artistik yang tinggi.

Menanti ‘Die My Love’ di Bioskop

Selain Lawrence dan Pattinson, Die My Love juga dibintangi oleh jajaran aktor berbakat lainnya seperti LaKeith Stanfield, Nick Nolte, dan Sissy Spacek. Kehadiran mereka semakin menambah daya tarik dan kedalaman cerita yang disajikan. Kolaborasi antara talenta-talenta ini dipastikan akan menghasilkan sebuah karya yang tak terlupakan.

Bagi kamu yang sudah penasaran, Die My Love rencananya akan tayang di bioskop Amerika mulai 7 November 2025. Penantian 17 tahun Jennifer Lawrence untuk beradu akting dengan Robert Pattinson akhirnya terbayar lunas dengan sebuah film yang penuh intensitas, drama, dan pujian kritikus. Ini adalah bukti bahwa terkadang, penolakan di masa lalu bisa menjadi pemicu untuk sebuah "balas dendam" yang jauh lebih manis di masa depan.

banner 325x300